Mata Kuliah Halal Food (2 SKS)

Deskripsi Mata Kuliah :

Pada mata kuliah ini mahasiswa belajar tentang konsep pangan halal. Mata kuliah ini merupakan salah satu mata kuliah program studi yang dirancang bagi mahasiswa sarjana pendidikan tata boga untuk mempelajari aspek teknis dan non teknis yang berkaitan dengan industri pangan halal di Indonesia. Aspek teknis meliputi titik kritis produksi pangan, bahan baku, dan penanganan sampai ke tingkat konsumen, sedangkan aspek non teknis meliputi persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi halal bagi industri jasa boga menggunakan berbagai bentuk pembelajaran berupa kuliah, demonstrasi, perancangan, praktik dan menggunakan berbagai metode pembelajaran berupa diskusi kelompok, studi kasus, dan pembelajaran berbasis masalah.

Capaian Mata Kuliah :
  1. Mahasiswa memiliki pengetahuan terkait konsep dasar pangan halal dan Sistem Jaminan Halal (SJH).
  2. Mampu merancang dokumen halal dan kelengkapannya serta mempresentasikannya.
  3. Mampu mensosialisasikan cara produksi makanan yang baik dan benar, membuat diagram alir produksi dan menentukan titik kritisnya.
  4. Memiliki moral, etika dan kepribadian yang baik di dalam mempelajari konsep pangan halal dan penerapannya pada proses produksi menu di industri jasa boga secara cerdas, jujur, komunikatif, bertanggung jawab secara mandiri maupun bekerjasama dalam tim atas pekerjaan/tugas secara profesional dibidangnya sesuai dengan prosedur yang berlaku dengan penuh percaya diri namun tetap memperhatikan pendapat orang lain dan kepekaan sosial.

Sumber Rujukan :
  1. Dr. Ir. Anton Apriyantono, MS., 2004, Teknologi & Manajemen Pangan Halal, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB.
  2. Dr. Yusuf Qardhawi, 1995, Halal & Haram dalam Islam
  3. Tien R. Muchtadi, 1997, Teknologi Proses Pengolahan Pangan, Pusat Antar Universitas Pangan & Gizi, IPB.
  4. Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan & Kosmetika, Pedoman untuk memperoleh Sertifikat Halal, Majelis Ulama Indonesia, 1999.
  5. Dirjen LPPOM Depkes RI, Peraturan Pemerintah No. 69 tahun 1999 tentang Pangan.
  6. Aditya R, Syah D, Arintawati. 2015. Fermentation Profiles of Nabidh (Fruit Juice). Journal of Halal Research. 1(1):25-29.
  7. Fatwa MUI terbaru tentang No. 10 tahun 2018 tentang Produk Makanan dan Minuman yang Mengandung Alkohol/Etanol
  8. Gunduz S, Yilmaz H, Goren AC. 2013. Halal Food and Metrology: Ethyl Alcohol Contents of Beverages. J. Chem. Metrol. 7(1):7-9.
  9. Najiha AA, Tajul AY, Norziah MH, WanNadiah WA. 2010. A Preliminary Study on Halal Limits for Ethanol Content in Food Products. Meadle-East Journal of Scientific Research. 6(1):45-50.
  10. Rizqiyah R. 2007. Pengaruh Variasi Waktu Pemeraman terhadap Kadar Etanol Jus Buah Kurma (Analisis Hadits Nabi Secara Saintifik). UIN Sunan Kalijaga. Yogyakarta.
  11. Dr. Ir. Anton Apriyantono, MS., 2004, Teknologi & Manajemen Pangan Halal, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB.
  12. Modul International Auditor Halal Training, 2018, IIUM, Malaysia
  13. Modul Serol

© 2025. Develop BY PPTIx UNESA TEAM