Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Program Studi S2 Fisika

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

OPTIKA TERPADU

4510203024

Mata Kuliah Pilihan Program Studi

T=3

P=0

ECTS=6.72

1

4 Januari 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Muhimmatul Khoiro, S.Si.




Dr. Muhimmatul Khoiro, S.Si.




NUGRAHANI PRIMARY PUTRI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-5

Mampu mengelola riset dan mengembangkan keilmuan fisika atau fisika terapan untuk menghasilkan model/metode/teori yang teruji dan inovatif, serta mempublikasikannya pada forum atau jurnal ilmiah pada tingkat nasional/internasional.

PLO-7

Mengembangkan model matematis dan atau model fisis dengan pendekatan inter- atau multidisiplin untuk menyelesaikan masalah IPTEKS terkait dengan Fisika.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mengembangkan pemikiran logis dan sistematis untuk menganalisis karakteristik komponen-komponen kunci (sumber optik, detektor, konektor, coupler) dan mengevaluasi unjuk kerja sistem komunikasi serat optik melalui pemodelan power budget dan rise-time budget

PO - 2

Mampu menganalisis secara sistematis prinsip-prinsip fisis dan memodelkan secara matematis fenomena perambatan cahaya, dispersi, dan atenuasi (rugi-rugi) dalam berbagai jenis serat optik

PO - 3

Mengembangkan gagasan inovatif mengenai potensi aplikasi teknologi serat optik, seperti pada bidang sensor atau sistem komunikasi generasi berikutnya, berdasarkan analisis kritis terhadap tren riset dan perkembangan keilmuan terkini

Matrik PLO-PO

 
POPLO-3PLO-5PLO-7
PO-1  
PO-2  
PO-3  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Optika Terpadu membahas prinsip dasar dan penerapan teknologi optik dalam sistem komunikasi optik dan pemrosesan sinyal. Materi yang dipelajari mencakup konsep-konsep dasar tentang gelombang elektromagnetik, interferensi, difraksi, dan polarisasi, serta aplikasi teknik-teknik tersebut dalam sistem optik terpadu. Pada dasarnya, optika terpadu adalah cabang dari ilmu optika yang mempelajari penggunaan komponen-komponen optik dalam ukuran kecil dan terintegrasi, serta pemrosesan informasi melalui gelombang optik. Topik utama dalam mata kuliah ini meliputi, struktur dan karakteristik bahan optik terpadu, panduan dasar tentang gelombang cahaya dalam media optic, teknik fabrikasi komponen optik terpadu seperti waveguides, modulators, dan detektor optik, penggunaan optika terpadu dalam aplikasi komunikasi optik, sensor, dan perangkat fotonik lainnya dan analisis dan desain sistem optik terpadu untuk aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Mata kuliah ini akan memberikan dasar teori serta keterampilan praktis dalam merancang dan menganalisis sistem optik terpadu yang digunakan dalam teknologi komunikasi modern.

Pustaka

Utama :

  1. Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.
  2. Yariv, A., & Pepper, D. (1996). Optical Waves in Crystals: Propagation and Control of Laser Radiation. Wiley

Pendukung :

  1. Khoiro, M., Yantidewi, M., Firdaus, R. A., Haryadi, D., Tyas, S. H. Y., Laila, N. N., ... & Muadhif, F. I. (2023, November). Lead (Pb) Detection Analysis Based on Multimode Plastic Optical Fiber Sensor. In 2023 International Conference on Radar, Antenna, Microwave, Electronics, and Telecommunications (ICRAMET) (pp. 337-340). IEEE.
  2. Anargiansyah, M. B., Pramudya, F. R. A., Fayensi, B. R. P., Hikmah, R. N., Ghani, M. F., & Khoiro, M. (2024, November). Simulation of Cadmium (Cd) detection in palm oil using optical fiber sensors. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 2900, No. 1, p. 012043). IOP Publishing.
  3. Laila, N. N., Khoirunnisa, S. A., & Khoiro, M. (2024). Characterization and Determination of Lead Concentration in Water Using Bending Plastic Optical Fiber. International Journal of Microwave & Optical Technology, 19(4), 466-472.
  4. Haryadi, D., Tyas, S. H. Y., Wendra, N. D., Mutawakkillah, N., & Khoiro, M. (2025). Palm oil quality detection using optical fiber sensor based on evanescent absorption. EUREKA: Physics and Engineering, (3), 90-97.
  5. Khoiro, M., Firdaus, R. A., Rahmawati, E., Yantidewi, M., Fadhilah, N. U., Khairunnisa, S. A., & Fauziyah, N. A. (2025). Sensitive cadmium detection using chitosan-coated plastic optical fiber. Next Materials, 9, 101245.
  6. Khairunnisa, S. A., Yantidewi, M., Firdaus, R. A., Laila, N. N., & Khoiro, M. (2025). Evanescent field-based detection of Bisphenol-A using unclad plastic optical fibre sensors: design and performance evaluation. Journal of Modern Optics, 72(16-18), 813-821.
  7. Rahmatulloh, M. A., Hanto, D., Yantidewi, M., Khoiro, M., Rianaris, A., Pristianto, E. J., Kurniawan, D., & Firdaus, R. A. (2024). Characteristics Evaluation of Optical Fiber Length in Light Detection and Ranging (LiDAR). International Journal of Microwave & Optical Technology, 19(1), 126-131.
  8. Firdaus, R. A., Yunata, E. E., Rahmawati, E., Khoiro, M., Yantidewi, M., Oktafiani, F., Winarno, N., & Ramadani, R. (2025). Investigation of the Characteristics of Microstrip Antenna with Integrated Butterfly Slot Using the Fractal Method for IoT Applications. International Journal of Microwave & Optical Technology, 20(5).
  9. Laila, N. N., Fadhilah, N., & Mutawakkillah, N. (2023, November). Analysis of Changes in Modulation Parameters on Optical Communication System. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 2623, No. 1, p. 012019). IOP Publishing.

Dosen Pengampu

Dr. Muhimmatul Khoiro, S. Si.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menguraikan secara sistematis komponen dasar, prinsip kerja, dan posisi teknologi serat optik dalam bidang telekomunikasi

  1. Mahasiswa mampu menyebutkan tiga komponen utama sistem komunikasi optik
  2. Mahasiswa dapat menjelaskan prinsip dasar pemanduan cahaya
  3. Mahasiswa mampu membandingkan minimal dua keunggulan serat optik dibanding media lain
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Materi: Pengantar Komunikasi Serat Optik
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.
3%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu membangun model matematis dari perambatan cahaya dalam serat optik menggunakan parameter Numerical Aperture (NA) dan V-number

  1. Mahasiswa mampu menurunkan dan menggunakan rumus Numerical Aperture
  2. Mahasiswa mampu menghitung V-number untuk menentukan mode serat
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Materi: Teori Perambatan Cahaya dalam Serat Optik
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.
3%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu memodelkan secara matematis rugi-rugi daya (atenuasi) dan pelebaran pulsa (dispersi) yang terjadi pada serat optik

  1. Mahasiswa mampu menghitung total atenuasi dalam sebuah serat optik
  2. Mahasiswa dapat menggunakan formula untuk menghitung dispersi kromatik dan modal
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Materi: Jenis dan Karakteristik Serat Optik
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.

Materi: Karakteristik Serat Optik
Pustaka: Khoiro, M., Yantidewi, M., Firdaus, R. A., Haryadi, D., Tyas, S. H. Y., Laila, N. N., ... & Muadhif, F. I. (2023, November). Lead (Pb) Detection Analysis Based on Multimode Plastic Optical Fiber Sensor. In 2023 International Conference on Radar, Antenna, Microwave, Electronics, and Telecommunications (ICRAMET) (pp. 337-340). IEEE.
4%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu menganalisis secara logis fungsi dari setiap lapisan pelindung pada kabel serat optik untuk merancang proteksi mekanis yang efektif

  1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi fungsi lapisan core, cladding, buffer, strength member, dan jacket
  2. Mahasiswa dapat menentukan struktur kabel yang sesuai untuk studi kasus lingkungan tertentu
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Materi: Kabel Serat Optik
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.
3%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu menganalisis secara sistematis mekanisme rugi-rugi (loss) yang terjadi pada berbagai jenis sambungan serat optik untuk menentukan teknik penyambungan yang tepat

  1. Mahasiswa dapat mengidentifikasi minimal tiga penyebab rugi-rugi pada konektor/sambungan
  2. Mahasiswa mampu memilih antara fusion splicing dan konektor mekanik untuk skenario tertentu
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Materi: Penyambung, Konektor, dan Coupler Serat Optik
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.
4%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu menginterpretasikan data hasil pengukuran OTDR untuk memodelkan distribusi rugi-rugi di sepanjang tautan serat optik

  1. Mahasiswa mampu membaca grafik OTDR (Optical Time-Domain Reflectometry) untuk menentukan lokasi dan besaran loss pada sambungan
  2. Mahasiswa mampu menghitung koefisien atenuasi serat berdasarkan data OTDR
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Ceramah, diskusi
3 x50 menit
Materi: Metode Pengujian Serat Optik
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.

Materi: Rugi-Rugi pada Serat Optik
Pustaka: Rahmatulloh, M. A., Hanto, D., Yantidewi, M., Khoiro, M., Rianaris, A., Pristianto, E. J., Kurniawan, D., & Firdaus, R. A. (2024). Characteristics Evaluation of Optical Fiber Length in Light Detection and Ranging (LiDAR). International Journal of Microwave & Optical Technology, 19(1), 126-131.
4%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu mengembangkan gagasan kreatif untuk memecahkan studi kasus sederhana dengan mengintegrasikan konsep-konsep komponen dan perambatan cahaya

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan mengusulkan solusi untuk masalah atenuasi atau dispersi pada sebuah jalur komunikasi
  2. Mahasiswa mampu memodifikasi sistem sederhana untuk meningkatkan performa
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Materi: Modifikasi Serat Optik
Pustaka: Laila, N. N., Khoirunnisa, S. A., & Khoiro, M. (2024). Characterization and Determination of Lead Concentration in Water Using Bending Plastic Optical Fiber. International Journal of Microwave & Optical Technology, 19(4), 466-472.

Materi: Modifikasi Serat Optik
Pustaka: Anargiansyah, M. B., Pramudya, F. R. A., Fayensi, B. R. P., Hikmah, R. N., Ghani, M. F., & Khoiro, M. (2024, November). Simulation of Cadmium (Cd) detection in palm oil using optical fiber sensors. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 2900, No. 1, p. 012043). IOP Publishing.

Materi: Atenuasi dalam Komunikasi
Pustaka: Firdaus, R. A., Yunata, E. E., Rahmawati, E., Khoiro, M., Yantidewi, M., Oktafiani, F., Winarno, N., & Ramadani, R. (2025). Investigation of the Characteristics of Microstrip Antenna with Integrated Butterfly Slot Using the Fractal Method for IoT Applications. International Journal of Microwave & Optical Technology, 20(5).
4%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu mengintegrasikan pemahaman optika terpadu untuk menyelesaikan masalah praktis

Mahasiswa dapat menyelesaikan soal berbasis studi kasus

Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Tes
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Ceramah, diskusi
3x50 menit
20%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu menganalisis secara sistematis kurva karakteristik daya-arus (L-I) untuk menentukan parameter unjuk kerja dari LED dan Laser Dioda

  1. Mahasiswa mampu menentukan arus ambang (threshold current) dari kurva L-I sebuah laser
  2. Mahasiswa mampu membandingkan efisiensi LED dan Laser berdasarkan kemiringan kurva L-I
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Materi: Sumber Optik untuk Serat Optik
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.
3%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menganalisis secara logis parameter unjuk kerja detektor optik (responsivitas, dark current, noise) untuk memilih komponen yang sesuai standar sistem

  1. Mahasiswa mampu menghitung responsivitas dari data yang diberikan
  2. Mahasiswa dapat memilih antara detektor PIN atau APD berdasarkan kebutuhan sistem
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Ceramah, diskusi
3x50 menit
Materi: Detektor Optik untuk Serat Optik
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.

Materi: Aplikasi detektor dalam Serat Optik
Pustaka: Khairunnisa, S. A., Yantidewi, M., Firdaus, R. A., Laila, N. N., & Khoiro, M. (2025). Evanescent field-based detection of Bisphenol-A using unclad plastic optical fibre sensors: design and performance evaluation. Journal of Modern Optics, 72(16-18), 813-821.
3%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu mengembangkan gagasan skema modulasi yang efisien untuk meningkatkan kapasitas transmisi data, berdasarkan analisis tren teknologi komunikasi optik

  1. Mahasiswa mampu menganalisis terhadap kelebihan dan kekurangan skema modulasi digital (NRZ, RZ)
  2. Mahasiswa mampu mengusulkan penerapan teknik modulasi lanjut (misal: QAM) pada sistem optik
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tugas
3x50 menit
Ceramah, diskusi, tugas
3x50 menit
Materi: Teknik Modulasi
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.

Materi: Simulasi Modulasi
Pustaka: Laila, N. N., Fadhilah, N., & Mutawakkillah, N. (2023, November). Analysis of Changes in Modulation Parameters on Optical Communication System. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 2623, No. 1, p. 012019). IOP Publishing.
3%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu mengembangkan gagasan desain sensor serat optik yang inovatif untuk aplikasi spesifik di bidang industri atau medis

  1. Mahasiswa mampu mengusulkan desain sensor serat optik untuk mengukur parameter fisis tertentu
  2. Mahasiswa mampu mengusulkan gagasan dari segi prinsip kerja dan implementasi sensor serat optik
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tugas
3x50 menit
Ceramah, diskusi, tugas
3x50 menit
Materi: Sensor Serat Optik
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.
4%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu menerapkan model matematis power budget dan rise-time budget untuk memprediksi kelayakan performa sebuah tautan komunikasi optik digital

  1. Mahasiswa mampu menghitung total power margin pada sebuah jalur komunikasi
  2. Mahasiswa dapat menghitung total rise time sistem dan membandingkannya dengan batasan bit rate
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi, tugas
3x50 menit
Diskusi, tugas
3x50 menit
Materi: Desain Sistem Komunikasi Serat Optik Digital
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.
4%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu menerapkan model matematis untuk menghitung dan memprediksi nilai Signal-to-Noise Ratio (SNR) dalam sebuah sistem komunikasi optik analog

  1. Mahasiswa mampu mengidentifikasi sumber-sumber noise utama
  2. Mahasiswa dapat menggunakan formula untuk menghitung nilai SNR pada sisi penerima
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi, tugas
3x50 menit
Diskusi, tugas
3x50 menit
Materi: Desain Sistem Komunikasi Serat Optik Analog
Pustaka: Allard, F. C. (Ed.). (1990). Fiber optics handbook for engineers and scientists. McGraw-Hill.
4%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu menganalisis secara kritis riset terkini untuk menghasilkan gagasan inovatif mengenai arah pengembangan teknologi serat optik di masa depan

  1. Mahasiswa mampu mereview dan menyajikan poin-poin utama dari sebuah artikel ilmiah terkait WDM/PON
  2. Mahasiswa mampu menganalisis tren terkini dan potensi pengembangan teknologi serat optik di masa depan berdasarkan studi literatur atau studi kasus yang diberikan
Kriteria:

Mahasiswa akan mendapatkan nilai penuh jika memenuhi indikator penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Diskusi, tugas
3x50 menit
Diskusi, tugas
3x50 menit
Materi: Tren Teknologi Serat Optik
Pustaka: Khoiro, M., Firdaus, R. A., Rahmawati, E., Yantidewi, M., Fadhilah, N. U., Khairunnisa, S. A., & Fauziyah, N. A. (2025). Sensitive cadmium detection using chitosan-coated plastic optical fiber. Next Materials, 9, 101245.

Materi: Aplikasi Lanjutan dari Serat Optik
Pustaka: Haryadi, D., Tyas, S. H. Y., Wendra, N. D., Mutawakkillah, N., & Khoiro, M. (2025). Palm oil quality detection using optical fiber sensor based on evanescent absorption. EUREKA: Physics and Engineering, (3), 90-97.
4%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa mampu mengintegrasikan seluruh pembelajaran untuk menyelesaikan masalah komprehensif

Mahasiswa mampu menyelesaikan soal berbasis analisis dan desain

Kriteria:

Mahasiswa dapat menerima nilai penuh jika memenuhi indikator


Bentuk Penilaian :
Tes
UAS
3x50 menit
UAS
3x50 menit
30%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 50%
2. Tes 50%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.