Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Kedokteran
Program Studi S1 Fisioterapi

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Anatomi II

1120203009

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=1

ECTS=4.77

2

7 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Susi Susanti, S.Kes., M.Biomed.




dr. Rizky Patria Nevangga, M.Or.




FIRDAUSI KAHFI MAULANA

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-1

Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya

PLO-3

Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan

PLO-5

Menguasai konsep teoritis dalam IPTEKS dan psikososial yang spesifik di bidang keahlainnya sesuai standar kompetensi

PLO-8

Mampu mengimplementasikan fisioterapi pada bidang kesehatan olahraga prestasi, olahraga rekreasi, dan disabilitas

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mampu menghormati nilai agama, bangsa, budaya dan etika akademik dalam menerapkan anatomi terapan pada pasien

PO - 2

Mampu menganalisis penerapan konsep teoritis IPTEKS dalam mengimplementasikan anatomi terapan yang spesifik pada bidang keahlian berdasarkan standar kompetensi yang berlaku

PO - 3

Mampu mengembangan pemikiran yang logis, kritis, sistematis dan kreatif dalam mengimplementasikan anatomi terapan yang spesifik pada bidang keahlian berdasarkan standar kompetensi yang berlaku

PO - 4

Mampu menganalisis hasil implementasi anatomi terapan dalam yang spesifik pada bidang kesehatan olahraga prestasi, olahraga rekreasi dan disabilitas berdasarkan standar kompetensi yang berlaku

Matrik PLO-PO

 
POPLO-1PLO-3PLO-5PLO-8
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah Anatomi II merupakan kelanjutan dari Anatomi I yang berfokus pada studi mendalam tentang struktur dan organisasi sistem muskuloskeletal, sistem saraf perifer, serta sistem kardiovaskular dan pernapasan pada tubuh manusia. Isi mata kuliah mencakup anatomi topografi dan fungsional dari ekstremitas atas, ekstremitas bawah, toraks, serta kepala dan leher, dengan penekanan pada hubungan struktur anatomi dengan fungsi gerak dan dukungan. Tujuannya adalah agar mahasiswa mampu mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan menganalisis struktur anatomi yang relevan dengan praktik fisioterapi, memahami hubungan antara anatomi dengan biomekanika gerak normal, serta menerapkan pengetahuan ini dalam penilaian klinis. Ruang lingkup meliputi studi tulang, sendi, otot, pembuluh darah, saraf, dan organ-organ terkait, dengan pendekatan yang mengintegrasikan anatomi dengan prinsip-prinsip rehabilitasi untuk mempersiapkan mahasiswa dalam melakukan intervensi terapeutik yang aman dan efektif.

Pustaka

Utama :

  1. Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.
  2. Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.
  3. Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.

Pendukung :

  1. Permadi, A. W., ST, S., Fis, M., Triyanita, M., Kes, S. T., Fis, M., ... & Nesi, S. F. (2025). Prediksi Soal UKOM Mahasiswa Pendidikan D3 Fisioterapi 2025.
  2. Amelya, E., Abdillah, O. Z., Setiawan, D., Kurniawan, B., & Maulana, F. K. (2024). Efektivitas Pelvic Tilt Dan Sit Stretching Dalam Meningkatkan Kemampuan Fungsional Pasien Hernia Nukleus Pulposus. Jurnal Kesehatan Ilmiah (JKI), 1(2), 11-14.
  3. Maulana, F., Ayuningtyas, T., Susanti, S., Nurpratiwi, R., & Nevangga, R. (2024). Studi Rounded Shoulder Posture Pada Wanita Lanjut Usia: Peran Kinesiotaping in Stretching Exercise. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Учредители: Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, 8(3), 8040-8046.
  4. Nurpratiwi, R., Susanti, S., Solikah, N. L., Ayuningtyas, T. R., Rochmania, A., Saputri, R. K., ... & Nevangga, R. P. (2025). The Relationship between Body Mass Index (BMI) and VO2Max in Sports Students. Journal of Sport Medicine and Physiotherapy, 1(1), 33-39.
  5. Firmansyah, A., Kusuma, D. A., Budijono, A. P., Wahyudi, H., Rusdiawan, A., Solikah, N. L., & Putro, A. B. (2024). Validity test of hamstring muscle strength test for handball athletes. Retos, 51, 610-614.

Dosen Pengampu

Resti Nurpratiwi, S.Ft., M.Fis.

Susi Susanti, S.Kes., M.Biomed.

Tita Rachma Ayuningtyas, S.Kes., Ftr., M.Biomed.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu memahami konsep anatomi terapan dalam fisioterapi

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep anatomi terapan meliputi bidang gerak dan sumbu gerak
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep anatomi terapan meliputi jenis sendi serta struktur jaringan tulang, kartilago dan otot
  3. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep anatomi terapan meliputi struktur ligament, fascia dan bursa
  4. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep anatomi terapan meliputi: struktur saraf dan kulit
  5. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien
  6. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of body
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of body
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of body
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
6%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio capitis dan cervicalis

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan struktur jaringan spesifik pada regio capitis dan cervicalis serta struktur yang terkait pada kasus: Forward Head Posture, Cervicogenic Headache, Cervical Radiculopathy dan Torticollis
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio capitis dan cervicalis
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of capitis dan cervicalis region
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of capitis dan cervicalis region
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of capitis dan cervicalis region
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
6%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu memahami anatomi terapan pada regio capitis dan cervicalis

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio capitis dan cervicalis dan struktur yang terkait pada kasus: Upper Crossed Syndrome, Thoracic Outlet Syndrome, Temporomandibular Disorder dan Whiplash Associated Disorder
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio capitis dan cervicalis
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of capitis and cervicalis region
Pustaka:

Materi: General orientation and local palpation of capitis and cervicalis region
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of capitis and cervicalis region
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of capitis and cervicalis region
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
6%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio shoulder

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio shoulder dan struktur yang terkait pada kasus: Rotator Cuff Tendinopathy, Shoulder Impingement Syndrome, Frozen Shoulder dan SLAP Lesion
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio shoulder
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of shoulder complex
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of shoulder complex
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of shoulder complex
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
6%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio shoulder

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio shoulder dan struktur yang terkait pada kasus: Bicipital Tendinitis, Scapular Dyskinesis dan Anterior Dislocation
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio shoulder
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of shoulder complex
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of shoulder complex
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of shoulder complex
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
6%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio elbow dan wrist

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio elbow dan wrist dan struktur yang terkait pada kasus: Lateral Epicondylitis, Medial Epicondylitis, dan Cubital Tunnel Syndrome
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio elbow dan wrist
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of elbow and wrist complex
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of elbow and wrist complex
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of elbow and wrist complex
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
6%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio elbow dan wrist

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio elbow dan wrist dan struktur yang terkait pada kasus: De Quervain’s Syndrome, Triangular Fibrocartilage Complex dan Carpal Tunnel Syndrome
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio elbow dan wrist
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of elbow and wrist complex
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of elbow and wrist complex
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of elbow and wrist complex
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
6%

8

Minggu ke 8

  1. Mahasiswa mampu memahami konsep anatomi terapan dalam fisioterapi
  2. Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio capitis dan cervicalis
  3. Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio shoulder
  4. Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio elbow dan wrist
  1. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep anatomi terapan meliputi: bidang gerak, sumbu gerak, jenis sendi, struktur jaringan tulang, kartilago dan otot, struktur ligament, fascia dan bursa, struktur saraf dan kulit
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan struktur jaringan spesifik pada regio capitis dan cervicalis serta struktur yang terkait pada kasus: Forward Head Posture, Cervicogenic Headache, Cervical Radiculopathy, Torticollis, Upper Crossed Syndrome, Thoracic Outlet Syndrome, Temporomandibular Disorder dan Whiplash Associated
  3. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio shoulder dan struktur yang terkait pada kasus: Rotator Cuff Tendinopathy, Shoulder Impingement Syndrome, Frozen Shoulder, SLAP Lesion, Bicipital Tendinitis, Scapular Dyskinesis dan Anterior Dislocation
  4. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio elbow dan wrist dan struktur yang terkait pada kasus: Lateral Epicondylitis, Medial Epicondylitis, Cubital Tunnel Syndrome, De Quervain’s Syndrome, Triangular Fibrocartilage Complex dan Carpal Tunnel Syndrome
  5. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio capitis & cervicalis dan ekstremitas atas
  6. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Luring
Teori: 50 Menit Praktikum: 120 Menit

Materi: General orientation and local palpation of capitis & cerrvicalis region, shoulder complex, elbow and wrist complex
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of capitis & cervicalis region, shoulder complex, elbow and wrist complex
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of capitis & cervicalis region, shoulder complex, elbow and wrist complex
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
8%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio vertebrae dan trunk

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio vertebrae dan trunk dan struktur yang terkait pada kasus: Low Back Pain Non-Spesifik, Hernia Nucleus Pulposus, Scoliosis, Costovertebral Joint Dysfunction dan Core Instability
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio vertebrae dan trunk
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of thoracic and lumbar complex
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of thoracic and lumbar complex
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of thoracic and lumbar complex
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
6%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio hip

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio hip dan struktur yang terkait pada kasus: Hip Osteoarthritis, Greater Trochanteric Pain Syndrome dan Femoroacetabular Impingement
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio hip
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of hip complex
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of hip complex
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.

Materi: General orientation and local palpation of hip complex
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.
6%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio hip

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio hip dan struktur yang terkait pada kasus: Piriformis Syndrome dan Snapping Hip Syndrome
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio hip
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of hip complex
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of hip complex
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of hip complex
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
6%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio knee

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio knee dan struktur yang terkait pada kasus: Knee Osteoarthritis, Anterior Cruciate Ligament Injury, Medial Collateral Ligament Injury dan Meniscus Tear
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio knee
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of knee joint
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of knee joint
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of knee joint
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
6%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio knee

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio knee dan struktur yang terkait pada kasus: Patellofemoral Pain Syndrome, Patellar Tendinopathy dan Iliotibial Band Syndrome
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio knee
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of knee joint
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of knee joint
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of knee joint
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.
6%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio ankle

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio ankle dan struktur yang terkait pada kasus: Ankle Sprain, Medial Ankle Sprain, Chronic Ankle Instability dan Sinus Tarsi Syndrome
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio ankle
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Praktikum, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of ankle joint
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of ankle joint
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.

Materi: General orientation and local palpation of ankle joint
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.
6%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio ankle

  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio ankle dan struktur yang terkait pada kasus: Achilles Tendinopathy, Plantar Fasciitis dan Posterior Tibial Tendon Dysfunction
  2. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada regio ankle
  3. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Luring
Teori: 2x50 Menit Praktikum: 1x170 Menit

Materi: General orientation and local palpation of ankle joint
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.

Materi: General orientation and local palpation of ankle joint
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.

Materi: General orientation and local palpation of ankle joint
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.
6%

16

Minggu ke 16

  1. Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio vertebrae dan trunk
  2. Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio hip
  3. Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio knee
  4. Mahasiswa mampu memahami struktur anatomi terapan pada regio ankle
  1. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio vertebrae dan trunk dan struktur yang terkait pada kasus: Low Back Pain Non-Spesifik, Hernia Nucleus Pulposus, Scoliosis, Costovertebral Joint Dysfunction dan Core Instability
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio hip dan struktur yang terkait pada kasus: Hip Osteoarthritis, Greater Trochanteric Pain Syndrome, Femoroacetabular Impingement, Piriformis Syndrome dan Snapping Hip Syndrome
  3. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio knee dan struktur yang terkait pada kasus: Knee Osteoarthritis, Anterior Cruciate Ligament Injury, Medial Collateral Ligament Injury, Meniscus Tear, Patellofemoral Pain Syndrome, Patellar Tendinopathy dan Iliotibial Band Syndrome
  4. Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan klinis pada regio knee dan struktur yang terkait pada kasus: Ankle Sprain, Medial Ankle Sprain, Chronic Ankle Instability, Sinus Tarsi Syndrome, Achilles Tendinopathy, Plantar Fasciitis dan Posterior Tibial Tendon Dysfunction
  5. Mahasiswa mampu mengidentifikasi aspek keselamatan pasien pada ekstremitas bawah
  6. Mahasiswa mampu menerapkan prinsip komunikasi dan kolaborasi interprofesional dalam menganalisis kondisi pasien berbasis kasus
Kriteria:

Rubrik Penilaian


Bentuk Penilaian :
Tes
Luring
Teori: 50 Menit Praktikum 120 Menit

Materi: General orientation and local palpation of thoracic and lumbar complex, hip complex, knee joint, ankle joint
Pustaka:

Materi: General orientation and local palpation of thoracic and lumbar complex, hip complex, knee joint, ankle joint
Pustaka: Field, D., & Hutchinson, J. S. O. (2013). Field's anatomy, palpation, and surface markings. Elsevier Health Sciences.

Materi: General orientation and local palpation of thoracic and lumbar complex, hip complex, knee joint, ankle joint
Pustaka: Christy, C. (2022). Functional anatomy: musculoskeletal anatomy, kinesiology, and palpation for manual therapists. Jones & Bartlett Learning.

Materi: General orientation and local palpation of thoracic and lumbar complex, hip complex, knee joint, ankle joint
Pustaka: Reichert, B., & Stelzenmüller, W. (2021). Palpation techniques: surface anatomy for physical therapists. Thieme.
8%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 47%
2. Penilaian Praktikum 4%
3. Praktik / Unjuk Kerja 37%
4. Tes 12%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.