Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S3 Bimbingan Konseling

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Kajian Akuntanbilitas Bimbingan dan Konseling

8600102013

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=5.04

1

1 Mei 2025

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Bakhrudin All Habsy, M.Pd




Dr. Retno Tri Hariastuti, M.Pd., Kons




NAJLATUN NAQIYAH

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-8

Mampu menunjukkan kepemimpinan akademik dalam pengelolaan, pengembangan dan pembinaan sumber daya serta organisasi yang berada dibawah tanggung jawabnya

PLO-9

Mampu melakukan pengabdian kepada masyarakat sebagai hilirisasi penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat global

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mahasiswa dapat menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, serta bertanggung jawab secara profesional dan etis.

PO - 2

Mahasiswa dapat menampikan proses yang bertanggungjawab dalam layanan BK

PO - 3

Mahasiswa mampu memanfaatkan hasil layanan BK dalam permasalahan masyarkat

Matrik PLO-PO

 
POPLO-2PLO-8PLO-9
PO-1✔  
PO-2 ✔ 
PO-3  ✔

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1✔✔✔✔✔✔✔✔
PO-2✔✔✔
PO-3✔✔✔✔✔

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Melakukan pengkajian dan memberikan pemahaman mengenai akuntabilitas kinerja BK. Mahasiswa mempelajari, menguji, serta menelaah mengenai hakikat, pengetahuan, dan keterampilan agar dapat bertanggungjawab dalam menjalankan tugas dan wewenangnya dalam BK. kepada berbagai pihak, seperti pimpinan sekolah, orang tua, atau klien sendiri, melalui pelaporan dan evaluasi berkala mengenai keberhasilan, kegagalan, serta penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas program dan layanan BK serta memastikan bahwa konselor bertindak profesional dan etis demi kepentingan terbaik konseli. Pembelajaran yang dilakukan dalam perkuliahan menggunakan metode seperti ceramah, diskusi, kolaboratif, kooperatif, dan problem based learning.

Pustaka

Utama :

  1. Gysbers, N. C. (2004). Comprehensive guidance and counseling programs: The evolution of accountability. Professional school counseling, 1-14.
  2. Lombana, J. H. (1985). Guidance accountability: A new look at an old problem. The School Counselor, 32(5), 340-346.
  3. Myrick, R. D. (2003). Accountability: counselors count. Professional School Counseling, 6(3), 174-179.
  4. Krumboltz, J. D. (1974). An accountability model for counselors. The Personnel and Guidance Journal, 52(10), 639-646.
  5. Ziomek-Daigle, J. (Ed.). (2015). School counseling classroom guidance: Prevention, accountability, and outcomes. Sage Publications.
  6. Purwoko, Budi DKK. 2024. Strategi Pengembangan Kurikulum, untuk Program Kelas Internasional di Perguruan Tinggi Indonesia. Surabaya. Cv. Giga World Wide.
  7. Stone, C. B., & Dahir, C. A. (2011). School counselor accountability: A MEASURE of student success. (No Title).

Pendukung :

  1. Utami, F. P. (2020). Evaluation of Career Guidance and Counseling Program through Accountability Model Bridge. In PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences).
  2. Curry, J., & Lambie, G. W. (2007). Enhancing school counselor accountability: The large group guidance portfolio. Professional School Counseling, 11(2), 2156759X0701100210.
  3. Dahir, C. A., & Stone, C. B. (2003). Accountability: A MEASURE of the impact school counselors have on student achievement. Professional School Counseling, 6(3), 214-221.
  4. Gubser, M. M. (1974). Performance-Based Counseling: Accountability or Liability?. The School Counselor, 21(4), 296-302.
  5. PPT Stratategi Pengembangan Kurikulum Kelas Internasional

Dosen Pengampu

Dr. Retno Tri Hariastuti, M.Pd., Kons.

Dr. Bakhrudin All Habsy, M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mampu menjelaskan tentang pengertian, tujuan, prinsip, faktor yang mempengaruhi Akuntabilitas Kinerja BK

1. Dapat menjelaskan pengertian penelitian 2. Dapat menjelaskan jenis penelitian berdasarkan bidangnya3. Dapat menjelaskan jenis penelitian berdasarkan tempat penelitian4. Dapat menjelaskan jenis penelitian berdasarkan pendekatan penelitian

Kriteria:

keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Materi: Pemahaman konsep dasar dan jenis penelitian.
Pustaka: . 1 . McMillan, James H., Schumacher, Sally. 2 0 1 0 . Research in Education . Seventh Edition 2 . Hadi, Sutrisno . 2015. Metodologi Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar 3. Cozby, Paul C., Bates, Scott C. 2012. Methods in behavioral research . New York: McGraw-Hill Companies, Inc 4 . Creswell, John W. 2016. Research Design , Pendekatan, metode kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar 5 . Rusijono dan Mustaji . 2013. Penelitian teknologi pembelajaran . Surabaya: Unesa University Press

Materi: Pengertian, tujuan, prinsip, faktor yang mempengaruhi evaluasi bimbingan dan konseling
Pustaka:

Materi: Akuntabilitas Kinerja Bimbingan dan Koinseling
Pustaka: Stone, C. B., & Dahir, C. A. (2011). School counselor accountability: A MEASURE of student success. (No Title).
2%

2

Minggu ke 2

Akuntabilitas model American School Counselor Association

  1. 1. Memahami landasan filosofis Akuntabilitas dalam BK
  2. 2. Memahamai Landasan Etis Akuntabilitas dalam BK
Kriteria:

keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 80%


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Materi: Landasan filosofis Akuntabilitas dalam BK
Pustaka: Gysbers, N. C. (2004). Comprehensive guidance and counseling programs: The evolution of accountability. Professional school counseling, 1-14.

Materi: Landasan Etis Akuntabilitas dalam BK
Pustaka: Myrick, R. D. (2003). Accountability: counselors count. Professional School Counseling, 6(3), 174-179.

Materi: Akuntabilitas American School Counselor Association
Pustaka: Stone, C. B., & Dahir, C. A. (2011). School counselor accountability: A MEASURE of student success. (No Title).
4%

3

Minggu ke 3

Mampu mmerumuskan Model dan Sistem Akuntabilitas (ASCA, MEASURE, DSCP)

  1. 1. Mahasisma mampu merumuskan sistem akuntabilitas model American School Counselor Association
  2. 2. Mahasisma mampu merumuskan sistem akuntabilitas model MEASURE (Eaker-Richards Model)
  3. 2. Mahasisma mampu merumuskan sistem akuntabilitas model DSCP (Data-Driven School Counseling Practice)
Kriteria:

keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 75%


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Materi: Akuntabilitas model American School Counselor Association
Pustaka: Gysbers, N. C. (2004). Comprehensive guidance and counseling programs: The evolution of accountability. Professional school counseling, 1-14.

Materi: Akuntabilitas model MEASURE (Eaker-Richards Model)
Pustaka: Ziomek-Daigle, J. (Ed.). (2015). School counseling classroom guidance: Prevention, accountability, and outcomes. Sage Publications.

Materi: Akuntabilitas model DSCP (Data-Driven School Counseling Practice)
Pustaka: Krumboltz, J. D. (1974). An accountability model for counselors. The Personnel and Guidance Journal, 52(10), 639-646.

Materi: Strategi Pengembangan Kurikulum Internasional di PT
Pustaka: Purwoko, Budi DKK. 2024. Strategi Pengembangan Kurikulum, untuk Program Kelas Internasional di Perguruan Tinggi Indonesia. Surabaya. Cv. Giga World Wide.
5%

4

Minggu ke 4

Demystfiying Data Pemanfaatan Data dalam Praktik Bimbingan dan Konseling untuk Pengambilan Keputusan, Intervensi, Monitoring, dan Akuntabilitas

  1. 1. Evaluasi Layanan BK: Teknik dan Instrumen
  2. 2. Model Evaluasi Layanan BK: Teknik dan Instrumen
Kriteria:

keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 75%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Materi: Evaluasi Layanan BK: Teknik dan Instrumen
Pustaka: Dahir, C. A., & Stone, C. B. (2003). Accountability: A MEASURE of the impact school counselors have on student achievement. Professional School Counseling, 6(3), 214-221.

Materi: Evaluasi Layanan BK: Teknik dan Instrumen
Pustaka: Gysbers, N. C. (2004). Comprehensive guidance and counseling programs: The evolution of accountability. Professional school counseling, 1-14.

Materi: Demystfiying Data Pemanfaatan Data dalam Praktik Bimbingan dan Konseling untuk Pengambilan Keputusan, Intervensi, Monitoring, dan Akuntabilitas
Pustaka: Stone, C. B., & Dahir, C. A. (2011). School counselor accountability: A MEASURE of student success. (No Title).
5%

5

Minggu ke 5

MEASURE: Enam Langkah untuk Meningkatkan Keberhasilan Siswa

Mampu menjelaskan tujuan melakukan kajian pustaka

Kriteria:

keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 75%


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Materi: model pendekatan Akuntabilitas Kinerja BK di Indonesia dan di Amerika
Pustaka: Myrick, R. D. (2003). Accountability: counselors count. Professional School Counseling, 6(3), 174-179.

Materi: model pendekatan Akuntabilitas Kinerja BK di Indonesia dan di Amerika
Pustaka: Gysbers, N. C. (2004). Comprehensive guidance and counseling programs: The evolution of accountability. Professional school counseling, 1-14.

Materi: MEASURE: Enam Langkah untuk Meningkatkan Keberhasilan Siswa
Pustaka: Stone, C. B., & Dahir, C. A. (2011). School counselor accountability: A MEASURE of student success. (No Title).
3%

6

Minggu ke 6

Akuntabilitas berbasis data (Data-Driven Counseling)

Mahasiswa mampu menyusun Akuntabilitas berbasis data

Kriteria:

keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 75%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio, Praktik / Unjuk Kerja, Tes
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Materi: Akuntabilitas berbasis data (Data-Driven Counseling)
Pustaka: Lombana, J. H. (1985). Guidance accountability: A new look at an old problem. The School Counselor, 32(5), 340-346.

Materi: Bukti Akuntabilitas Konselor Sekolah
Pustaka: Stone, C. B., & Dahir, C. A. (2011). School counselor accountability: A MEASURE of student success. (No Title).
8%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa memahami Tantangan Etika dalam Praktik Akuntabilitas dalam BK

Mampu menjelaskan jenis Tantangan Etika dalam Praktik Akuntabilitas dalam BK

Kriteria:

keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 75%


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Materi: Tantangan Etika dalam Praktik Akuntabilitas dalam BK
Pustaka: Ziomek-Daigle, J. (Ed.). (2015). School counseling classroom guidance: Prevention, accountability, and outcomes. Sage Publications.

Materi: Tantangan Etika dalam Praktik Akuntabilitas dalam BK
Pustaka: Myrick, R. D. (2003). Accountability: counselors count. Professional School Counseling, 6(3), 174-179.
8%

8

Minggu ke 8

Mahasiswa mampu memahami Akuntabilitas dalam Konteks Multikultural dan Inklusif

Mampu menjelaskanAkuntabilitas dalam Konteks Multikultural dan Inklusif

Kriteria:

keberhasilan pemahaman materi bila mahasiswa telah mencapai 75%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Presentasi oleh dosen dan tanya jawab serta pemberian problem solving
3x50
Materi: Akuntabilitas dalam Konteks Multikultural dan Inklusif
Pustaka: Myrick, R. D. (2003). Accountability: counselors count. Professional School Counseling, 6(3), 174-179.

Materi: Akuntabilitas dalam Konteks Multikultural dan Inklusif
Pustaka: Gysbers, N. C. (2004). Comprehensive guidance and counseling programs: The evolution of accountability. Professional school counseling, 1-14.
8%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu mempublikasikan dan Diseminasi Hasil Evaluasi Layanan BK

Mampu menjelaskan mampu mempublikasikan dan Diseminasi Hasil Evaluasi Layanan BK

Kriteria:

mahasiswa dianggap mampu menguasahi bila mencapai kebenaran 75%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio, Praktik / Unjuk Kerja
Colaborative learning, diskusi, tanya
jawab, tugas
3x50
Colaborative learning, diskusi, tanya jawab, tugas
3x50
Materi: Publikasi dan Diseminasi Hasil Evaluasi Layanan BK
Pustaka: Gysbers, N. C. (2004). Comprehensive guidance and counseling programs: The evolution of accountability. Professional school counseling, 1-14.
6%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menerapkan prosedur implemetasi sistem akuntabilitas layanan BK

Mampu menerapkan prosedur implemetasi sistem akuntabilitas layanan BK

Kriteria:

mahasiswa dianggap mampu menguasahi bila mencapai kebenaran 75%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Colaborative learning, diskusi, tanya
jawab, tugas
3x50
Colaborative learning, diskusi, tanya jawab, tugas
3x50
Materi: Prosedur implemetasi sistem akuntabilitas layanan BK
Pustaka: Gysbers, N. C. (2004). Comprehensive guidance and counseling programs: The evolution of accountability. Professional school counseling, 1-14.

Materi: Prosedur implemetasi sistem akuntabilitas layanan BK
Pustaka: Myrick, R. D. (2003). Accountability: counselors count. Professional School Counseling, 6(3), 174-179.
6%

11

Minggu ke 11

Model-model Evaluasi Program BK: - CIPP (Context, Input, Process, Product). - Model Kirkpatrick. - Model Evaluasi Format-Sumatif berbasis Outcome.

Model-model Evaluasi Program BK: - CIPP (Context, Input, Process, Product). - Model Kirkpatrick. - Model Evaluasi Format-Sumatif berbasis Outcome.

Kriteria:

mahasiswa dianggap mampu menguasahi bila mencapai kebenaran 75%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja
Colaborative learning, diskusi, tanya
jawab, tugas
3x50
Colaborative learning, diskusi, tanya jawab, tugas
3x50
Materi: Telaah kritis isu-isu kontemporer akuntabilitas
Pustaka: Gysbers, N. C. (2004). Comprehensive guidance and counseling programs: The evolution of accountability. Professional school counseling, 1-14.

Materi: Model-model Evaluasi Program BK: - CIPP (Context, Input, Process, Product). - Model Kirkpatrick. - Model Evaluasi Format-Sumatif berbasis Outcome.
Pustaka: Ziomek-Daigle, J. (Ed.). (2015). School counseling classroom guidance: Prevention, accountability, and outcomes. Sage Publications.
4%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu memahami Kode etik dan pelaporan hasil evaluasi

  1. Riset eksperimental dan kuasi-eksperimental dalam mengukur impact BK
  2. Pengantar Cost-Benefit Analysis (CBA) dalam intervensi konseling.
Kriteria:

mahasiswa dianggap mampu menguasahi bila mencapai kebenaran 75%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Colaborative learning, diskusi, tanya

jawab, tugas
3x50
Colaborative learning, diskusi, tanya jawab, tugas
3x50
Materi: Kode etik dan pelaporan hasil evaluasi
Pustaka: Krumboltz, J. D. (1974). An accountability model for counselors. The Personnel and Guidance Journal, 52(10), 639-646.

Materi: Pengantar Cost-Benefit Analysis (CBA) dalam intervensi konseling.
Pustaka: Lombana, J. H. (1985). Guidance accountability: A new look at an old problem. The School Counselor, 32(5), 340-346.

Materi: Riset eksperimental dan kuasi-eksperimental dalam mengukur impact BK
Pustaka: Gubser, M. M. (1974). Performance-Based Counseling: Accountability or Liability?. The School Counselor, 21(4), 296-302.
8%

13

Minggu ke 13

Pendekatan Kualitatif dalam Akuntabilitas:

  1. Studi Kasus fenomenologis.
  2. Analisis umpan balik pemangku kepentingan
Kriteria:

mahasiswa dianggap mampu menguasahi bila mencapai kebenaran 75%


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Colaborative learning, diskusi, tanya


jawab, tugas
3x50
Colaborative learning, diskusi, tanya jawab, tugas
3x50
Materi: Laporan Akuntabilitas dalam BK
Pustaka: Gysbers, N. C. (2004). Comprehensive guidance and counseling programs: The evolution of accountability. Professional school counseling, 1-14.

Materi: Analisis umpan balik pemangku kepentingan
Pustaka: Ziomek-Daigle, J. (Ed.). (2015). School counseling classroom guidance: Prevention, accountability, and outcomes. Sage Publications.
4%

14

Minggu ke 14

Akuntabilitas sebagai Alat Advokasi Profesi

  1. Strategi mengkomunikasikan hasil data (Reporting results)
  2. Pembuatan Executive Summary dan infografis kinerja BK untuk Stakeholder (Kepsek, Rektor, Pemerintah)
Kriteria:

mahasiswa dianggap mampu menguasahi bila mencapai kebenaran 75%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Colaborative learning, diskusi, tanya


jawab, tugas
3x50
Colaborative learning, diskusi, tanya jawab, tugas
3x50
Materi: Laporan Akuntabilitas dalam BK
Pustaka: Myrick, R. D. (2003). Accountability: counselors count. Professional School Counseling, 6(3), 174-179.

Materi: Pembuatan Executive Summary dan infografis kinerja BK untuk Stakeholder (Kepsek, Rektor, Pemerintah)
Pustaka: Krumboltz, J. D. (1974). An accountability model for counselors. The Personnel and Guidance Journal, 52(10), 639-646.

Materi: Strategi mengkomunikasikan hasil data (Reporting results)
Pustaka: Lombana, J. H. (1985). Guidance accountability: A new look at an old problem. The School Counselor, 32(5), 340-346.
5%

15

Minggu ke 15

Laporan Akuntabilitas dalam BK

Laporan Akuntabilitas dalam BK

Kriteria:

mahasiswa dianggap mampu menguasahi bila mencapai kebenaran 75%


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
presentasi individual , diskusi, tanya jawab



jawab, tugas
3x50
Colaborative learning, diskusi, tanya jawab, tugas
3x50
Materi: Laporan Akuntabilitas dalam BK
Pustaka: Ziomek-Daigle, J. (Ed.). (2015). School counseling classroom guidance: Prevention, accountability, and outcomes. Sage Publications.
6%

16

Minggu ke 16

Laporan Akuntabilitas dalam BK

Laporan Akuntabilitas dalam BK

Kriteria:

Laporan Akuntabilitas dalam BK


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
mengerjakan tugas penyusunan proposal penelitian di bidang manajemen pendidikan




jawab, tugas
3x50
Laporan Akuntabilitas dalam BK
seminggu
Materi: Laporan Akuntabilitas dalam BK
Pustaka: Myrick, R. D. (2003). Accountability: counselors count. Professional School Counseling, 6(3), 174-179.
18%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 16%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 56.5%
3. Penilaian Portofolio 4.67%
4. Praktik / Unjuk Kerja 16.17%
5. Tes 6.67%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.