|

|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Program Studi S2 Fisika
|
Kode Dokumen
|
SEMESTER LEARNING PLAN
|
|
Course
|
KODE
|
Rumpun MataKuliah
|
Bobot Kredit
|
SEMESTER
|
Tanggal Penyusunan
|
|
Dinamika Atmosfer
|
4510203034
|
Mata Kuliah Pilihan Program Studi
|
T=3
|
P=0
|
ECTS=6.72
|
1
|
29 Januari 2026
|
|
OTORISASI
|
Pengembang S.P
|
Koordinator Rumpun matakuliah
|
Koordinator Program Studi
|
Prof. Dr. Madlazim, M.Si.
|
Prof. Dr. Madlazim, M.Si.
|
NUGRAHANI PRIMARY PUTRI
|
|
Model Pembelajaran
|
Case Study
|
|
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah
|
|
PLO-1
|
Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya
|
|
PLO-3
|
Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
|
|
PLO-5
|
Mampu mengelola riset dan mengembangkan keilmuan fisika atau fisika terapan untuk menghasilkan model/metode/teori yang teruji dan inovatif, serta mempublikasikannya pada forum atau jurnal ilmiah pada tingkat nasional/internasional.
|
Program Objectives (PO)
|
|
PO - 1
|
Mahasiswa mampu menganalisis karakteristik atmosfer sebagai fluida geofisika berdasarkan sifat fisis atmosfer, stratifikasi statik, serta pengaruh rotasi Bumi terhadap dinamika aliran atmosfer.
|
|
PO - 2
|
Mahasiswa mampu menganalisis keseimbangan energi atmosfer melalui kajian radiasi, fluks panas sensibel dan laten, serta distribusi energi secara vertikal dan meridional dalam sistem atmosfer.
|
|
PO - 3
|
Mahasiswa mampu menjelaskan dan menganalisis dinamika vertikal atmosfer serta proses konveksi berdasarkan konsep stabilitas atmosfer, gaya apung, dan mekanisme pertukaran massa serta energi di troposfer.
|
|
PO - 4
|
Mahasiswa mampu mengaplikasikan persamaan dasar dinamika fluida atmosfer, termasuk persamaan gerak, kontinuitas, termodinamika, dan persamaan keadaan, untuk menjelaskan fenomena atmosfer skala lokal hingga global.
|
|
PO - 5
|
Mahasiswa mampu menganalisis sirkulasi umum atmosfer global, meliputi sel Hadley, Ferrel, dan Polar, arus jet, serta peran gelombang dan eddy dalam transport momentum, energi, dan massa.
|
|
PO - 6
|
Mahasiswa mampu mengevaluasi fenomena dinamika atmosfer melalui pembelajaran berbasis proyek dan studi kasus dengan menggunakan data observasi, data reanalisis, atau hasil kajian ilmiah yang relevan.
|
Matrik PLO-PO
|
| |
| PO | PLO-1 | PLO-3 | PLO-5 | | PO-1 | | ✔ | | | PO-2 | | ✔ | | | PO-3 | | ✔ | | | PO-4 | | | ✔ | | PO-5 | | | ✔ | | PO-6 | ✔ | | |
|
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)
|
| |
| PO |
Minggu Ke |
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
| PO-1 | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | | | | | PO-2 | | | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | | | | PO-3 | | | | | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | | PO-4 | | | | | | | | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | | PO-5 | | | | | | | | | | | | ✔ | ✔ | | | | | PO-6 | | | | | | | | | | | | | | ✔ | ✔ | ✔ |
|
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah ini mempelajari dinamika atmosfer dalam kerangka dinamika fluida geofisika, meliputi keseimbangan geostrofik dan hidrostatik, sirkulasi umum atmosfer, dinamika jet stream, serta peran gelombang dan eddy dalam transport momentum, energi, dan vortisitas potensial. Pembahasan mencakup interaksi antara proses dinamika dan termodinamika atmosfer untuk memahami variabilitas cuaca dan iklim, sebagai dasar penelitian lanjut di bidang meteorologi dan klimatologi. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan mekanisme dasar dinamika atmosfer, menganalisis interaksi antara proses skala besar dan gangguan atmosfer, serta membangun landasan akademik yang kuat untuk penelitian lanjutan di bidang sains atmosfer dan iklim.
|
|
Pustaka
|
Utama :
|
|
- Marshall, J., & Plumb, R. A. (2008). Atmosphere, ocean, and climate dynamics: An introductory text. Academic Press.
- Holton, J. R. (2004). An introduction to dynamic meteorology (4th ed.). Academic Press.
- Wallace, J. M., & Hobbs, P. V. (2006). Atmospheric science: An introductory survey (2nd ed.). Academic Press.
|
|
Pendukung :
|
|
- Semua sumber yang relevan yaitu power point, handbook, modul, dan internet
|
|
Dosen Pengampu
|
Prof. Dr. Madlazim, M.Si. |
|
Minggu Ke-
|
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian
|
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu]
|
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ]
|
Bobot Penilaian (%)
|
|
Indikator
|
Kriteria & Bentuk
|
Luring (offline)
|
Daring (online)
|
|
(1)
|
(2)
|
(3)
|
(4)
|
(5)
|
(6)
|
(7)
|
(8)
|
|
1
Minggu ke 1
|
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar dinamika atmosfer dalam kerangka dinamika fluida geofisika, meliputi atmosfer sebagai fluida geofisika, skala gerak atmosfer, pengaruh rotasi Bumi, serta keterkaitan dinamika atmosfer dengan sistem iklim. |
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi karakteristik atmosfer sebagai fluida geofisika.
- Mahasiswa mampu menjelaskan ruang lingkup dinamika atmosfer dan kaitannya dengan dinamika fluida geofisika.
- Mahasiswa mampu menguraikan pengaruh rotasi Bumi dan skala gerak terhadap fenomena atmosfer.
- Mahasiswa mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi kasus yang diberikan.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep dasar dinamika atmosfer.
- Kejelasan dan ketepatan penggunaan istilah ilmiah kebumian/atmosfer.
- Kelogisan argumentasi dalam diskusi.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan pengantar dan diskusi interaktif mengenai ruang lingkup dinamika atmosfer; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji fenomena sirkulasi atmosfer skala besar sebagai konteks awal untuk mengidentifikasi peran gaya gradien tekanan, gaya Coriolis, gaya gravitasi, dan skala gerak dalam atmosfer (full ceramah dan diskusi). (2 x 50) menit dan dilanjutkan kegiatan daring |
Mahasiswa mengerjakan studi kasus secara berkelompok terkait fenomena dinamika atmosfer sederhana dan mempresentasikan hasil analisis singkat melalui forum diskusi daring. 50 menit |
Materi: Pengantar dinamika atmosfer (Atmosfer sebagai fluida geofisika, skala ruang dan waktu dalam atmosfer, gaya-gaya dasar dalam dinamika atmosfer, keterkaitan dinamika atmosfer, cuaca, dan iklim) Pustaka: Marshall, J., & Plumb, R. A. (2008). Atmosphere, ocean, and climate dynamics: An introductory text. Academic Press. |
2% |
|
2
Minggu ke 2
|
Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar dinamika atmosfer dalam kerangka dinamika fluida geofisika, meliputi atmosfer sebagai fluida geofisika, skala gerak atmosfer, pengaruh rotasi Bumi, serta keterkaitan dinamika atmosfer dengan sistem iklim. |
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi karakteristik atmosfer sebagai fluida geofisika.
- Mahasiswa mampu menjelaskan ruang lingkup dinamika atmosfer dan kaitannya dengan dinamika fluida geofisika.
- Mahasiswa mampu menguraikan pengaruh rotasi Bumi dan skala gerak terhadap fenomena atmosfer.
- Mahasiswa mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi kasus yang diberikan.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep dasar dinamika atmosfer.
- Kejelasan dan ketepatan penggunaan istilah ilmiah kebumian/atmosfer.
- Kelogisan argumentasi dalam diskusi.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan pengantar dan diskusi interaktif mengenai ruang lingkup dinamika atmosfer; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji fenomena sirkulasi atmosfer skala besar sebagai konteks awal untuk mengidentifikasi peran gaya gradien tekanan, gaya Coriolis, gaya gravitasi, dan skala gerak dalam atmosfer (full ceramah dan diskusi). (2 x 50) menit dan dilanjutkan kegiatan daring |
Mahasiswa mengerjakan studi kasus secara berkelompok terkait fenomena dinamika atmosfer sederhana dan mempresentasikan hasil analisis singkat melalui forum diskusi daring. 50 menit |
Materi: Pengantar dinamika atmosfer (Atmosfer sebagai fluida geofisika, skala ruang dan waktu dalam atmosfer, gaya-gaya dasar dalam dinamika atmosfer, keterkaitan dinamika atmosfer, cuaca, dan iklim) Pustaka: Marshall, J., & Plumb, R. A. (2008). Atmosphere, ocean, and climate dynamics: An introductory text. Academic Press. |
2% |
|
3
Minggu ke 3
|
Mahasiswa mampu menganalisis keseimbangan energi atmosfer melalui kajian neraca energi global, meliputi radiasi gelombang pendek, radiasi gelombang panjang, albedo, serta distribusi energi dalam sistem atmosfer. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan komponen utama neraca energi global.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi peran radiasi matahari dan radiasi terestrial dalam sistem atmosfer.
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep albedo, absorpsi, emisi, dan refleksi dalam keseimbangan energi atmosfer.
- Mahasiswa mampu menganalisis keterkaitan neraca energi global dengan kondisi atmosfer dan iklim.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan komponen neraca energi global.
- Ketepatan analisis hubungan antar-komponen energi atmosfer.
- Kejelasan penggunaan istilah ilmiah.
- Kesesuaian jawaban terhadap tugas yang diberikan. Bentuk Penilaian:
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai neraca energi global; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji ketidakseimbangan distribusi energi Matahari di permukaan dan atmosfer sebagai dasar terbentuknya sirkulasi atmosfer. (2 × 50 menit) dan dilanjutkan kegiatan daring |
Mahasiswa mengerjakan tugas secara berkelompok untuk menganalisis skema neraca energi global dan implikasinya terhadap dinamika atmosfer. 50 menit |
Materi: Neraca energi global, radiasi gelombang pendek, radiasi gelombang panjang, albedo Bumi, distribusi energi atmosfer. Pustaka: Marshall, J., & Plumb, R. A. (2008). Atmosphere, ocean, and climate dynamics: An introductory text. Academic Press. |
2% |
|
4
Minggu ke 4
|
Mahasiswa mampu menjelaskan struktur vertikal atmosfer berdasarkan distribusi suhu, gradien suhu lingkungan, serta keterkaitannya dengan kestabilan dan dinamika atmosfer. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan struktur vertikal atmosfer berdasarkan profil suhu.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, dan termosfer berdasarkan karakteristik termalnya.
- Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan distribusi suhu vertikal dengan proses dinamika atmosfer.
- Mahasiswa mampu menginterpretasikan profil suhu atmosfer secara konseptual.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan struktur vertikal atmosfer.
- Kejelasan interpretasi distribusi suhu terhadap lapisan atmosfer.
- Ketepatan penggunaan konsep gradien suhu vertikal.
- Kesesuaian analisis dalam tugas.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai struktur vertikal atmosfer berdasarkan distribusi suhu; pembelajaran berbasis case method dengan menganalisis profil suhu vertikal atmosfer dan implikasinya terhadap kestabilan atmosfer. (2 × 50 menit) dan dilanjutkan kegiatan daring |
Mahasiswa mengerjakan tugas secara berkelompok untuk menginterpretasikan profil suhu vertikal atmosfer dari studi kasus atau sumber data yang disediakan. 50 menit |
Materi: Neraca energi global, radiasi gelombang pendek, radiasi gelombang panjang, albedo Bumi, distribusi energi atmosfer. Pustaka: Marshall, J., & Plumb, R. A. (2008). Atmosphere, ocean, and climate dynamics: An introductory text. Academic Press. Materi: Struktur vertikal atmosfer, distribusi suhu vertikal, gradien suhu lingkungan, tropopause dan stratopause. Pustaka: Wallace, J. M., & Hobbs, P. V. (2006). Atmospheric science: An introductory survey (2nd ed.). Academic Press. |
2% |
|
5
Minggu ke 5
|
Mahasiswa mampu menganalisis proses konveksi atmosfer berdasarkan konsep stabilitas atmosfer, gaya apung, dan gradien suhu vertikal, serta merumuskan kajian awal proyek terkait fenomena konvektif atmosfer. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep stabilitas dan ketidakstabilan atmosfer.
- Mahasiswa mampu menjelaskan peran gaya apung dalam gerak vertikal atmosfer.
- Mahasiswa mampu menganalisis kondisi atmosfer yang mendukung konveksi.
- Mahasiswa mampu merancang topik dan langkah awal proyek terkait fenomena konveksi atmosfer.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep stabilitas atmosfer.
- Ketepatan analisis proses konveksi atmosfer.
- Relevansi topik proyek dengan materi perkuliahan.
- Kejelasan rancangan awal proyek.
Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai stabilitas atmosfer dan proses konveksi; pembelajaran berbasis project-based learning dengan mengarahkan mahasiswa menyusun rancangan awal proyek kajian konveksi atmosfer berdasarkan fenomena nyata atau studi literatur. (2 × 50) menit dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa bekerja secara berkelompok untuk menyusun proposal awal proyek yang memuat topik, latar belakang, permasalahan, dan pendekatan analisis fenomena konveksi atmosfer. 50 menit |
Materi: Stabilitas atmosfer, gaya apung, konveksi bebas, konveksi terpaksa, gradien suhu vertikal. Pustaka: Holton, J. R. (2004). An introduction to dynamic meteorology (4th ed.). Academic Press. |
6% |
|
6
Minggu ke 6
|
Mahasiswa mampu menganalisis struktur meridional atmosfer berdasarkan distribusi suhu global dan gradien termal lintang sebagai penggerak sirkulasi atmosfer skala besar. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan distribusi suhu global secara meridional.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi gradien suhu antara lintang rendah dan lintang tinggi.
- Mahasiswa mampu menjelaskan hubungan distribusi suhu global dengan pembentukan sirkulasi umum atmosfer.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan distribusi suhu global.
- Ketepatan analisis gradien termal meridional.
- Kejelasan hubungan antara suhu global dan sirkulasi atmosfer.
- Kesesuaian analisis dalam tugas.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai distribusi suhu global dan variasinya menurut lintang; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji perbedaan penerimaan radiasi Matahari dan implikasinya terhadap gradien suhu meridional. (2 × 50 menit) dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa mengerjakan tugas secara berkelompok untuk menganalisis distribusi suhu global dan kaitannya dengan sirkulasi atmosfer skala besar. 50 menit |
Materi: Handbook berisikan Struktur meridional atmosfer, distribusi suhu global, gradien termal meridional, keterkaitan suhu dan sirkulasi atmosfer. Pustaka: Semua sumber yang relevan yaitu power point, handbook, modul, dan internet |
2% |
|
7
Minggu ke 7
|
Mahasiswa mampu mengaplikasikan persamaan dasar dinamika fluida atmosfer, khususnya persamaan momentum dan kontinuitas, untuk menjelaskan perilaku aliran atmosfer dalam kerangka dinamika fluida geofisika. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan bentuk dasar persamaan momentum atmosfer.
- Mahasiswa mampu menjelaskan prinsip kekekalan massa melalui persamaan kontinuitas.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen gaya yang bekerja dalam persamaan gerak atmosfer.
- Mahasiswa mampu menerapkan persamaan momentum dan kontinuitas pada permasalahan atmosfer sederhana.
- Mahasiswa mampu mengembangkan proyek analisis sederhana berbasis persamaan fluida atmosfer.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan persamaan momentum dan kontinuitas.
- Ketepatan penerapan persamaan pada kasus sederhana.
- Kejelasan langkah analisis dalam proyek.
- Kesesuaian hasil proyek dengan konsep dinamika atmosfer.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai persamaan momentum dan kontinuitas dalam atmosfer; pembelajaran berbasis project-based learning dengan membimbing mahasiswa mengembangkan analisis kasus sederhana menggunakan prinsip kekekalan massa dan momentum pada atmosfer. (2 × 50 menit) dan dilanjutkan kegiatan daring |
Mahasiswa bekerja secara berkelompok untuk menyusun dan mengembangkan proyek analisis sederhana berbasis penerapan persamaan momentum dan kontinuitas pada fenomena atmosfer. 50 menit |
Materi: Persamaan momentum, persamaan kontinuitas, gaya gradien tekanan, gravitasi, kekekalan massa dalam atmosfer. Pustaka: Holton, J. R. (2004). An introduction to dynamic meteorology (4th ed.). Academic Press. |
6% |
|
8
Minggu ke 8
|
Mahasiswa mampu menunjukkan penguasaan konsep-konsep dasar dinamika atmosfer yang telah dipelajari pada paruh pertama semester melalui Ujian Tengah Semester. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan kembali konsep-konsep dasar dinamika atmosfer secara tepat.
- Mahasiswa mampu menganalisis persoalan dasar terkait struktur atmosfer, energi atmosfer, stabilitas, dan persamaan dasar dinamika atmosfer.
- Mahasiswa mampu menyelesaikan soal evaluasi secara sistematis dan benar.
|
Kriteria:
- Ketepatan jawaban terhadap soal UTS.
- Kelengkapan langkah penyelesaian.
- Ketepatan penggunaan konsep dan istilah ilmiah.
- Kemampuan analisis terhadap permasalahan yang diberikan.
- Pengumpulan hasil Proyek pertemuan 5
Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk |
Pelaksanaan Ujian Tengah Semester untuk mengevaluasi penguasaan mahasiswa terhadap materi minggu 1 sampai minggu 7. 2 × 50 menit |
Tidak ada. / Menyesuaikan kebijakan penyelenggaraan UTS. 0 menit |
Materi: Evaluasi materi minggu 1–7. Pustaka: Semua sumber yang relevan yaitu power point, handbook, modul, dan internet |
25% |
|
9
Minggu ke 9
|
Mahasiswa mampu menganalisis dinamika fluida berotasi dalam atmosfer, khususnya pengaruh gaya Coriolis terhadap arah dan karakter gerak massa udara pada berbagai skala. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep fluida berotasi dalam sistem atmosfer.
- Mahasiswa mampu menjelaskan asal fisis gaya Coriolis akibat rotasi Bumi.
- Mahasiswa mampu menganalisis pengaruh gaya Coriolis terhadap gerak horizontal atmosfer.
- Mahasiswa mampu mengaitkan gaya Coriolis dengan fenomena atmosfer skala besar.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep fluida berotasi dan gaya Coriolis.
- Ketepatan analisis arah pembelokan aliran akibat rotasi Bumi.
- Kejelasan penggunaan istilah ilmiah dinamika atmosfer.
- Kesesuaian jawaban terhadap tugas yang diberikan.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai dinamika fluida berotasi dan gaya Coriolis; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji pengaruh rotasi Bumi terhadap pembelokan gerak massa udara dalam atmosfer. (2 × 50 menit) dan dilanjutkan kegiatan daring |
Mahasiswa mengerjakan tugas secara berkelompok untuk menganalisis studi kasus sederhana tentang pengaruh gaya Coriolis pada dinamika atmosfer. 50 menit |
Materi: Fluida berotasi, gaya Coriolis, rotasi Bumi, pembelokan gerak atmosfer, skala gerak atmosfer. Pustaka: Marshall, J., & Plumb, R. A. (2008). Atmosphere, ocean, and climate dynamics: An introductory text. Academic Press. |
3% |
|
10
Minggu ke 10
|
Mahasiswa mampu menganalisis pembentukan angin geostrofik dan angin termal dalam atmosfer berdasarkan keseimbangan antara gaya gradien tekanan dan gaya Coriolis, serta menjelaskan keterkaitannya dengan variasi horizontal suhu di atmosfer. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep keseimbangan geostrofik dalam dinamika atmosfer.
- Mahasiswa mampu menjelaskan syarat terbentuknya angin geostrofik.
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep angin termal sebagai respons terhadap gradien suhu horizontal.
- Mahasiswa mampu menganalisis hubungan antara distribusi suhu, gradien tekanan, dan struktur angin di atmosfer.
- Mahasiswa mampu mengembangkan proyek analisis sederhana terkait angin geostrofik dan angin termal.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep angin geostrofik dan angin termal.
- Ketepatan analisis hubungan gradien tekanan, gaya Coriolis, dan gradien suhu horizontal.
- Kejelasan penggunaan istilah ilmiah dinamika atmosfer.
- Kesesuaian analisis proyek dengan konsep yang dipelajari.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai keseimbangan geostrofik dan angin termal; pembelajaran berbasis project-based learning dengan mengarahkan mahasiswa menganalisis hubungan antara medan suhu horizontal dan struktur angin atmosfer pada kasus sederhana. (2 × 50 menit) dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa mengerjakan proyek secara berkelompok untuk menganalisis pembentukan angin geostrofik dan angin termal berdasarkan studi kasus atau data atmosfer sederhana. 50 menit |
Materi: Angin geostrofik, keseimbangan geostrofik, angin termal, gradien suhu horizontal, hubungan suhu dan angin dalam atmosfer. Pustaka: Holton, J. R. (2004). An introduction to dynamic meteorology (4th ed.). Academic Press. |
6% |
|
11
Minggu ke 11
|
Mahasiswa mampu menjelaskan dinamika lapisan Ekman dan lapisan batas atmosfer sebagai bagian dari interaksi antara atmosfer dan permukaan Bumi, serta menganalisis pengaruh gaya gesek terhadap struktur angin dekat permukaan. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep lapisan batas atmosfer (atmospheric boundary layer).
- Mahasiswa mampu menjelaskan pengaruh gaya gesek terhadap aliran atmosfer dekat permukaan.
- Mahasiswa mampu menjelaskan struktur spiral Ekman secara konseptual.
- Mahasiswa mampu menganalisis perbedaan karakter aliran atmosfer di lapisan bebas dan lapisan batas.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep lapisan Ekman dan lapisan batas atmosfer.
- Ketepatan analisis pengaruh gesekan terhadap arah dan kecepatan angin.
- Kejelasan penggunaan istilah ilmiah kebumian/atmosfer.
- Kesesuaian jawaban terhadap tugas yang diberikan.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai lapisan Ekman dan lapisan batas atmosfer; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji perubahan arah dan kecepatan angin akibat gesekan permukaan pada lapisan atmosfer bawah. (2 × 50 menit) dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa mengerjakan tugas secara berkelompok untuk menganalisis karakteristik lapisan batas atmosfer dan pengaruh gaya gesek pada aliran dekat permukaan. 50 menit |
Materi: Lapisan batas atmosfer, lapisan Ekman, gaya gesek, spiral Ekman, dinamika angin dekat permukaan. Pustaka: Wallace, J. M., & Hobbs, P. V. (2006). Atmospheric science: An introductory survey (2nd ed.). Academic Press. |
2% |
|
12
Minggu ke 12
|
Mahasiswa mampu menganalisis sirkulasi global atmosfer, khususnya pembentukan dan karakteristik sel Hadley, sebagai respons terhadap distribusi energi yang tidak merata dan pengaruh rotasi Bumi. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep sirkulasi umum atmosfer.
- Mahasiswa mampu menjelaskan mekanisme pembentukan sel Hadley.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi hubungan antara distribusi energi dan sirkulasi meridional atmosfer.
- Mahasiswa mampu menganalisis peran rotasi Bumi dalam membentuk struktur sirkulasi global.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep sirkulasi global atmosfer.
- Ketepatan analisis mekanisme pembentukan sel Hadley.
- Kejelasan hubungan antara distribusi energi dan sirkulasi atmosfer.
- Kesesuaian analisis dalam tugas.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai sirkulasi global atmosfer dan sel Hadley; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji hubungan antara neraca energi meridional, gerak vertikal, dan transport massa udara pada wilayah tropis. (2 × 50 menit) dan dilanjutkan kegiatan daring |
Mahasiswa mengerjakan tugas secara berkelompok untuk menganalisis mekanisme sirkulasi Hadley dan implikasinya terhadap distribusi iklim global. 50 menit |
Materi: Sirkulasi global atmosfer, sel Hadley, transport meridional, distribusi energi, rotasi Bumi dan sirkulasi atmosfer. Pustaka: Marshall, J., & Plumb, R. A. (2008). Atmosphere, ocean, and climate dynamics: An introductory text. Academic Press. |
2% |
|
13
Minggu ke 13
|
|
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep baroklinik dan instabilitas baroklinik.
- Mahasiswa mampu menjelaskan keterkaitan gradien suhu horizontal dengan perkembangan gangguan atmosfer lintang menengah.
- Mahasiswa mampu menganalisis mekanisme pembentukan badai ekstratropis secara konseptual.
- Mahasiswa mampu mengembangkan proyek analisis fenomena badai ekstratropis berdasarkan konsep instabilitas baroklinik.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep instabilitas baroklinik.
- Ketepatan analisis hubungan gradien suhu horizontal dengan pertumbuhan gangguan atmosfer.
- Relevansi proyek dengan fenomena atmosfer yang dikaji.
- Kejelasan dan kedalaman analisis proyek.
Bentuk Penilaian : Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai instabilitas baroklinik dan badai ekstratropis; pembelajaran berbasis project-based learning dengan mengarahkan mahasiswa menganalisis mekanisme pertumbuhan gangguan atmosfer pada wilayah lintang menengah. (2 × 50 menit) dan dilanjutkan kegiatan daring. |
Mahasiswa mengerjakan proyek secara berkelompok untuk mengkaji studi kasus badai ekstratropis dengan menekankan peran gradien suhu horizontal dan dinamika baroklinik. 50 menit |
Materi: Baroklinisitas, instabilitas baroklinik, badai ekstratropis, gradien suhu horizontal, dinamika lintang menengah. Pustaka: Semua sumber yang relevan yaitu power point, handbook, modul, dan internet |
6% |
|
14
Minggu ke 14
|
Mahasiswa mampu menganalisis variabilitas iklim, khususnya fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO), serta menjelaskan keterkaitannya dengan anomali sirkulasi atmosfer dan interaksi atmosfer-laut. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar variabilitas iklim.
- Mahasiswa mampu menjelaskan karakteristik fenomena ENSO.
- Mahasiswa mampu mengidentifikasi pengaruh ENSO terhadap sirkulasi atmosfer tropis.
- Mahasiswa mampu menganalisis dampak ENSO terhadap variabilitas cuaca dan iklim regional maupun global.
|
Kriteria:
- Ketepatan menjelaskan konsep ENSO dan variabilitas iklim.
- Ketepatan analisis hubungan antara anomali laut-atmosfer dan sirkulasi atmosfer.
- Kejelasan penggunaan istilah ilmiah kebumian/atmosfer.
- Kesesuaian jawaban terhadap tugas yang diberikan.
- Pengumpulan Proyek pertemuan ke-10
Bentuk Penilaian : Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja |
Perkuliahan dan diskusi interaktif mengenai variabilitas iklim dan ENSO; pembelajaran berbasis case method dengan mengkaji anomali laut-atmosfer di Pasifik tropis dan implikasinya terhadap sirkulasi atmosfer serta pola iklim. (2 × 50 menit) dan dilanjutkan kegiatan daring |
Mahasiswa mengerjakan tugas secara berkelompok untuk menganalisis studi kasus ENSO dan pengaruhnya terhadap variabilitas atmosfer dan iklim. 50 menit |
Materi: Variabilitas iklim, ENSO, interaksi atmosfer-laut, anomali sirkulasi atmosfer, dampak iklim regional dan global. Pustaka: Semua sumber yang relevan yaitu power point, handbook, modul, dan internet |
3% |
|
15
Minggu ke 15
|
Mahasiswa mampu mengevaluasi dan mengomunikasikan hasil analisis fenomena atmosfer melalui presentasi proyek secara ilmiah, sistematis, dan berbasis data atau kajian pustaka yang relevan. |
- Mahasiswa mampu menyajikan hasil proyek analisis fenomena atmosfer secara sistematis.
- Mahasiswa mampu menjelaskan latar belakang, metode, hasil, dan interpretasi proyek dengan tepat.
- Mahasiswa mampu mempertahankan argumen ilmiah dalam sesi tanya jawab.
- Mahasiswa mampu menunjukkan penggunaan sumber ilmiah yang relevan dan etis.
|
Kriteria:
- Ketepatan substansi ilmiah yang disampaikan.
- Kejelasan dan sistematika presentasi proyek.
- Kedalaman analisis fenomena atmosfer yang dikaji.
- Kemampuan menjawab pertanyaan dan mempertahankan argumen ilmiah.
- Ketepatan penggunaan referensi ilmiah dan etika akademik.
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Praktik / Unjuk Kerja |
Presentasi proyek dan diskusi kelas mengenai analisis fenomena atmosfer; pembelajaran berbasis project-based learning dengan menekankan kemampuan mahasiswa dalam mengomunikasikan hasil kajian secara ilmiah dan menanggapi umpan balik akademik. (2 × 50 menit) dan dilanjutkan kegiatan daring |
Mahasiswa melakukan finalisasi bahan presentasi dan unggah laporan/ringkasan hasil proyek secara berkelompok melalui media pembelajaran daring. 50 menit |
Materi: Presentasi proyek, analisis fenomena atmosfer, interpretasi hasil, komunikasi ilmiah, etika akademik dalam pelaporan hasil kajian. Pustaka: Semua sumber yang relevan yaitu power point, handbook, modul, dan internet |
8% |
|
16
Minggu ke 16
|
Mahasiswa mampu menunjukkan penguasaan konsep, prinsip, dan aplikasi dinamika atmosfer secara komprehensif melalui Ujian Akhir Semester. |
- Mahasiswa mampu menjelaskan konsep-konsep utama dinamika atmosfer secara komprehensif.
- Mahasiswa mampu menganalisis persoalan dinamika atmosfer yang mencakup sirkulasi, kestabilan, gaya-gaya atmosfer, dan variabilitas iklim.
- Mahasiswa mampu menyelesaikan soal evaluasi secara sistematis, logis, dan benar.
|
Kriteria:
- Ketepatan jawaban terhadap soal UAS.
- Kelengkapan langkah analisis dan penyelesaian.
- Ketepatan penggunaan konsep dan istilah ilmiah.
Bentuk Penilaian : Tes |
Pelaksanaan Ujian Akhir Semester untuk mengevaluasi penguasaan mahasiswa terhadap keseluruhan materi perkuliahan dinamika atmosfer. (2 × 50 menit) |
Tidak ada. / Menyesuaikan kebijakan penyelenggaraan UAS. 0 menit |
Materi: Evaluasi materi minggu 1–15. Pustaka: Semua sumber yang relevan yaitu power point, handbook, modul, dan internet |
25% |