Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Teknik Mesin

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Praktek Termodinamika

2120101167

T=0

P=1

ECTS=1.59

4

28 Mei 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




PRIYO HERU ADIWIBOWO

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

Program Objectives (PO)

PO - 1

mahasiswa dapat menerapkan siklus thermodinamika pada dunia industri

Matrik PLO-PO

 
PO
PO-1

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Matakuliah ini merupakan pemahaman Hukum II Thermodinamika tentang konsep entropy dan penerapan siklus thermodinamika pada dunia industri. Pembahasan diawali dari pengenalan konsep entropy, perubahan entropy, dan kesetimbangan entropy untuk massa atur dan volume atur. Berikutnya adalah pengenalan konsep exergy, kesetimbangan exergy pada sistem massa atur dan volume atur, dan efisiensi exergetic. Pengenalan siklus Rankine sebagai siklus penghasil daya yang dilengkapi peralatan pendukung untuk mengoptimalkan performa seperti superheat, reheat, dan supercritical. Pengenalan sistem tenaga gas seperti siklus Otto, Diesel, Dual, dan Brayton yang dilengkapi reheat dan intercooling.

Pustaka

Utama :

  1. Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
  2. Reynold, William C. and Perkin Henry C., 1977, Engineering Thermodynamics 2nd ed., McGraw-Hill.
  3. Holman, 1980, Thermodynamics, 3rd ed., McGraw-Hill.
  4. Kogakusha, Wood and Bernard D., 1982, Applications of Thermodynamics 2nd ed., Addison-Wesley.

Pendukung :

  1. materi PPT

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Muhaji, S.T., M.T.

Dr. Aris Ansori, S.Pd., M.T.

Aris Purwanto, S.Pd.,M.Sc.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

  1. Mahasiswa dapat memahami konsep entropy, perubahan entropy dan kesetimbangan entropy dalam sistem
  2. Mahasiswa dapat menghitung nilai entropy dalam sistem
  1. Mahasiswa mampu membedakan proses reversibel dan irreversibel
  2. dapat memahami konsep entropy, perubahan entropy dan kesetimbangan entropy dalam sistem
  3. dapat menghitung nilai entropy dalam sistem massa atur
Kriteria:
  1. sesuai rubrikmampu membedakan proses reversibel dan irreversibel dengan benar
  2. dapat menjelaskan konsep entropy, perubahan entropy dan kesetimbangan entropy dalam sistem dengan benar

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
6 X 50

Materi: proses reversible dan irreversibel
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.

Materi: konsep entrophy
Pustaka: Reynold, William C. and Perkin Henry C., 1977, Engineering Thermodynamics 2nd ed., McGraw-Hill.
5%

2

Minggu ke 2

  1. Mahasiswa dapat memahami konsep entropy dalam sistem massa atur
  2. Mahasiswa dapat menghitung nilai entropy dalam sistem massa atur
  1. Mahasiswa mampu membedakan proses reversibel dan irreversibel
  2. dapat memahami konsep entropy dalam sistem massa atur
  3. dapat menghitung nilai entropy dalam sistem massa atur
Kriteria:
  1. sesuai rubrikmampu membedakan proses reversibel dan irreversibel dengan benar
  2. dapat memahami konsep entropy dalam sistem massa atur dengan benar

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
6 X 50

Materi: proses reversible dan irreversibel
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.

Materi: konsep entrophy
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
5%

3

Minggu ke 3

  1. Mahasiswa dapat memahami konsep entropy dalam sistem volume atur
  2. Mahasiswa dapat menghitung nilai entropy dalam sistem volume atur
  1. dapat memahami konsep entropy dalam sistem volume atur
  2. dapat menghitung nilai entropy dalam sistem volume atur
Kriteria:
  1. dapat menjelaskan entropy dalam sistem volume atur dengan benar
  2. dapat menghitung nilai entropy dalam sistem volume atur dengan benar

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
6 X 50

Materi: konsep entrophy dalam sistem volume atur
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
5%

4

Minggu ke 4

  1. Mahasiswa dapat menghitung dan menganalisan produksi entropy dalam turbin uap
  2. mahasiswa dapat menghitung efisiensi isentropic turbin uap
  1. dapat menghitung dan menganalisan produksi entropy dalam turbin uap
  2. dapat menghitung efisiensi isentropic turbin uap
Kriteria:
  1. dapat menghitung dan menganalisan produksi entropy dalam turbin uapr dengan benar
  2. menghitung efisiensi isentropic turbin uap dengan benar

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, penugasan

Materi: produksi entrophy
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
5%

5

Minggu ke 5

  1. Mahasiswa dapat menghitung dan menganalisan produksi entropy pada kompresor
  2. mahasiswa dapat menghitung efisiensi isentropic kompresor
  1. dapat menghitung dan menganalisa produksi entropy pada kompresor
  2. dapat menghitung efisiensi isentropic kompresor
Kriteria:
  1. menghitung dan menganalisa produksi entropy pada kompresor dengan benar
  2. menghitung efisiensi isentropic kompresor dengan benar

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, penugasan

Materi: prosduksi entrophy pada kompressor
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.

Materi: efisiensi entrphy
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
5%

6

Minggu ke 6

  1. Mahasiswa dapat Memahami konsep exergy dalam sistem massa atur
  2. mahasiswa dapat Menghitung exergy gas buang dan pengrusakan exergy dalam dinding pemanggang
  1. Mahasiswa mampu memahami konsep, perubahan, dan kesetimbangan exergy
  2. dapat Menghitung exergy gas buang dan pengrusakan exergy dalam dinding pemanggang
Kriteria:
  1. dapat menjelaskan konsep, perubahan, dan kesetimbangan exergy dengan benar
  2. Menghitung exergy gas buang dan pengrusakan exergy dalam dinding pemanggang dengan benar

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: exergy
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
5%

7

Minggu ke 7

  1. mahasiswa dapat memahami konsep exergy dalam sistem volume atur
  2. Mahasiswa dapat Menghitung dalam heat exchanger
  1. dapat memahami konsep exergy dalam sistem volume atur
  2. dapat Menghitung eergy dalam heat exchanger
Kriteria:

Menghitung exergy dalam heat exchanger dengan benar


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
6 X 50

Materi: exergy dalam sistem volume atur
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.

Materi: exergy pada heat exchanger
Pustaka: Holman, 1980, Thermodynamics, 3rd ed., McGraw-Hill.
5%

8

Minggu ke 8

  1. mahasiswa dapat memahami konsep exergy dalam sistem volume atur
  2. Mahasiswa dapat Menghitung exergy turbin uap
  1. dapat memahami konsep exergy dalam sistem volume atur
  2. Dapat Menghitung exergy turbin uap
Kriteria:

menjelaskan konsep exergy dalam sistem volume atur dengan benar


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
6 X 50

Materi: exergy pada colume atur
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.

Materi: exergy pada sistem uap
Pustaka: Kogakusha, Wood and Bernard D., 1982, Applications of Thermodynamics 2nd ed., Addison-Wesley.
5%

9

Minggu ke 9

Short Quiz 2

Short Quiz 2

Kriteria:

sesuai rubrik


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Short Quiz 1 dan pembahasan project kelas
3 X 50

Materi: evaluasi materi exergy
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
5%

10

Minggu ke 10

Memahami siklus Rankine sebagai siklus penghasil daya

Mahasiswa mampu memahami siklus Rankline beserta perangkat pendukungnya

Kriteria:

menghitung kerja siklus Rankline ideal pada turbin dengan benar


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
9 X 50

Materi: siklus rankine
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
5%

11

Minggu ke 11

  1. mahasiswa dapat menghitung siklus Rankine dengan irreversibel
  2. mahasiswa dapat menganalisa performa siklus reheat dengan turbin irreversibel
  1. dapat menghitung siklus Rankine dengan irreversibel
  2. dapat menganalisa performa siklus reheat dengan turbin irreversibel
Kriteria:
  1. menghitung siklus Rankine dengan irreversibel dengan benar
  2. menganalisa performa siklus reheat dengan turbin irreversibel dengan benar

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
ceramah, diskusi, penugasan

Materi: siklus rankine irreversible
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
5%

12

Minggu ke 12

  1. mahasiswa dapat menghitung siklus regeneratif dengan pemanas tangki terbuka
  2. mahasiswa dapat menganalisa performa siklus reheat-regenerative dengan pemanas dua tangki
  1. menghitung siklus regeneratif dengan pemanas tangki terbuka
  2. dapat menganalisa performa siklus reheat-regenerative dengan pemanas dua tangki
Kriteria:
  1. menghitung siklus regeneratif dengan pemanas tangki terbuka dengan benar
  2. menganalisa performa siklus reheat-regenerative dengan pemanas dua tangki dengan benar

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
ceramah, diskusi, penugasan

Materi: sikslus regeneratif sistem terbuka
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
5%

13

Minggu ke 13

  1. Mahasiwa dapat memahami siklus udara standar Otto
  2. Mahasiswa dapat menghitung dan menganalisa kerja siklus otto
  1. dapat memahami siklus udara standar Otto
  2. dapat menghitung dan menganalisa kerja siklus otto
Kriteria:
  1. menghitung dan menganalisa kerja siklus otto dengan benar
  2. menjelaskan siklus udara standar Otto dengan benar

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: siklus udara standar otto
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
5%

14

Minggu ke 14

  1. Mahasiwa dapat memahami siklus diesel
  2. Mahasiswa dapat menghitung dan menganalisa kerja siklus diesel
  1. dapat memahami siklus diesel
  2. dapat menghitung dan menganalisa kerja siklus diesel
Kriteria:
  1. menghitung dan menganalisa kerja siklus diesel dengan benar
  2. menjelaskan siklus diesel dengan benar

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
3 X 50

Materi: siklus diesel
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
5%

15

Minggu ke 15

  1. Memahami siklus udara standar Brayton
  2. Menganalisis siklus Brayton ideal pada turbin
  3. Menghitung efisiensi thermal siklus Brayton dengan regenerasi
  1. Mahasiswa mampu Memahami siklus udara standar Brayton
  2. Menganalisis siklus Brayton ideal pada turbin
  3. Menghitung efisiensi thermal siklus Brayton dengan regenerasi
Kriteria:
  1. menjelaskan siklus udara standar Brayton dengan benar
  2. Menganalisis siklus Brayton ideal pada turbin dengan benar
  3. Menghitung efisiensi thermal siklus Brayton dengan regenerasi dengan benar

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
6 X 50

Materi: siklus bryton
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
15%

16

Minggu ke 16

  1. Memahami siklus udara standar Brayton
  2. Menganalisis siklus Brayton ideal pada kompresor
  3. Menghitung efisiensi thermal siklus Brayton dengan reheat dan regenerasi
  1. Mahasiswa mampu Memahami siklus udara standar Brayton
  2. Menganalisis siklus Brayton ideal pada kompresor
  3. Menghitung efisiensi thermal siklus Brayton dengan reheat dan regenerasi
Kriteria:
  1. menjelaskan siklus udara standar Brayton dengan benar
  2. Menganalisis siklus Brayton ideal pada turbin dengan benar
  3. Menghitung efisiensi thermal siklus Brayton dengan reheat dan regenerasi dengan benar

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Ceramah, diskusi, tanya jawab, latihan, dan penugasan
6 X 50

Materi: siklus bryton
Pustaka: Moran, Michael J., Howard N. Saphiro, Daisie D. Boettner, and Margareth B. Bailey, 2011, Fundamentals of Engineering Thermodynamics 7th ed., John Wiley & Sons.
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 52.5%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 37.5%
3. Tes 10%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.