Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Pengelolaan Usaha Busana Industri

8321203139

T=3

P=0

ECTS=4.77

7

10 Januari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




.......................................




.......................................




IMAMI ARUM TRI RAHAYU

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-5

Memiliki sikap professional sebagai pendidik dan praktisi dalam bidang tata busana yang meliputi disiplin, jujur, bertanggung jawab dan bekerjasama.

PLO-6

Terampil bekerjasama dan berkomunikasi efektif dalam bidang tata busana

PLO-9

Terampil dalam kompetensi keahlian di bidang tata busana meliputi: fashion designer, pattern maker dan dressmaker, dan kriya fashion berwawasan kewirausahaan

PLO-13

Mampu menerapkan konsep bidang profesional tata busana untuk pemecahan masalah terkait pembelajaran tata busana dan produksi busana

PLO-14

Mererapkan konsep enterpreneurship bidang tata busana

Program Objectives (PO)

PO - 1

Menerapkan prinsip-prinsip manajemen usaha busana industri dalam perencanaan bisnis (C3)

PO - 2

Menganalisis peluang pasar dan tren industri busana untuk pengembangan usaha (C4)

PO - 3

Mengevaluasi sistem produksi dan operasi dalam usaha busana industri berdasarkan standar efisiensi dan kualitas (C5)

PO - 4

Menciptakan model bisnis dan strategi pemasaran inovatif untuk produk busana industri (C6)

PO - 5

Menerapkan sistem pengelolaan keuangan dan akuntansi dasar dalam usaha busana (C3)

PO - 6

Menganalisis aspek legalitas dan regulasi usaha di industri busana (C4)

PO - 7

Mengevaluasi manajemen sumber daya manusia dan budaya kerja dalam industri busana (C5)

PO - 8

Menciptakan rencana pengembangan usaha busana industri yang berkelanjutan dan berwawasan kewirausahaan (C6)

PO - 9

Menerapkan teknik komunikasi dan negosiasi efektif dalam konteks bisnis busana industri (C3)

PO - 10

Menganalisis sistem rantai pasok dan logistik dalam industri busana untuk optimasi operasional (C4)

Matrik PLO-PO

 
POPLO-5PLO-6PLO-9PLO-13PLO-14
PO-1   
PO-2   
PO-3   
PO-4   
PO-5   
PO-6   
PO-7   
PO-8   
PO-9   
PO-10   

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5
PO-6
PO-7
PO-8
PO-9
PO-10

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha di bidang industri busana. Fokus pembelajaran mencakup aspek-aspek kewirausahaan, perencanaan bisnis, manajemen produksi, pemasaran, keuangan, dan operasional dalam konteks industri busana. Tujuannya adalah agar mahasiswa mampu menganalisis peluang usaha, menyusun rencana bisnis yang feasible, serta mengelola sumber daya secara efektif dan efisien untuk menciptakan usaha busana yang berkelanjutan dan kompetitif. Ruang lingkup mata kuliah meliputi studi kelayakan usaha, perencanaan koleksi, manajemen rantai pasok, strategi pemasaran digital dan konvensional, pengelolaan keuangan usaha, serta etika bisnis dalam industri fashion.

Pustaka

Utama :

  1. Gerry Cooklin. 2004.Introduction To Clothing Manufacture. UK. Blackwell Publishing.
  2. George R. Terry, Lislie W. Rue, Dasar-DasarManajemen, alihbahasa GA. Ticoalu, BumiAksara ,Jakarta, 2013. 3. Jeannet A. jarrow . 1997. Inside Fashion Bussiness. new York . Harper & Row. 4. Sharon Lee Tate. 2004.Inside fashion Design. New york. Harper& Row.
  3. __________________FashionBusiness. New york. Harper & Row.
  4. RyanAriefiansyah & Miyosi margi Utami. 2012. Harga Pokok Penjualan. New Agogos. Jakarta.
  5. ThamrinAbdullah, Francius Tantri. 2014.ManajemenPemasaran. Raja Grafindo, Persena. Jakarta.

Pendukung :

Dosen Pengampu

Drs. Ec. Mein Kharnolis, M.SM.

Dr. Irma Russanti, S.Pd., M.Ds.

Dr. Imami Arum Tri Rahayu, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Memahami konsep dasar pengelolaan usaha busana

1. Mendefinisikan pengelolaan usaha busana 2. Mengenal jenis usaha busana. 3. Menjelaskan prinsip-prinsip pengelolaan usaha busana. 4. Menjelaskan prosedur pengelolaan usaha busana

Kriteria:

0-100


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes
Asinkronus dan Sinkronus melalui platform google meet, WA serta google classroom
3 X 50
Membuat dan mengumpulkan outline (kerangka) perencanaan bisnis untuk sebuah ide usaha busana industri sederhana melalui LMS.
Materi: Konsep dasar manajemen usaha busana industri, Prinsip-prinsip manajemen (POAC) dalam konteks usaha busana, Pengertian, tujuan, dan komponen perencanaan bisnis (business plan), Analisis peluang pasar dan ide usaha di industri busana
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

2

Minggu ke 2

Memahami manajemen Administrasi

1. Menjelaskan pengertian manajemen administrasi2. Menyimpukan tujuan dan manfaat manajemen administrasi3. Menganalisis tentang administrasi HRD4. Membedakan sitem penggajian .

Kriteria:

0-100


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Sinkronus melalui platform gomeet dan asinkronus melalui WA, goclassroom
3 X 50
Penyusunan outline rencana bisnis dan analisis singkat studi kasus yang diunggah ke LMS., Mahasiswa diminta untuk memilih satu jenis usaha busana industri (misal: konveksi kaos, butik ready-to-wear, atau brand fashion spesifik). Kemudian, menyusun outline (kerangka) rencana bisnisnya yang mencakup minimal: Latar Belakang & Visi-Misi, Analisis Pasar & Target Pelanggan, dan Strategi Operasional Dasar. Selain itu, mahasiswa juga menganalisis keterkaitan minimal 2 prinsip manajemen (POAC) dalam outline yang dibuat.
Materi: Review prinsip-prinsip manajemen (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam konteks usaha busana., Komponen-komponen esensial perencanaan bisnis (Business Plan) untuk industri busana., Studi kasus penerapan prinsip manajemen dalam perencanaan bisnis usaha konveksi atau fashion brand lokal., Langkah-langkah praktis menyusun outline rencana bisnis usaha busana industri.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

3

Minggu ke 3

Memahami manajemen pemasaran.

1. Menjelaskan pengertian manajemen pemasaran. 2. Mengidentifikasi tujuan dan pemasaran. 3. Mengemukakan strategi pemasaran. 4. Mengaplikasikan pemasaran secara online dan offline .

Kriteria:

0-100


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Sinkronus melalui platform gomeet dan asinkronus melalui WA, goclassroom
3 X 50
Analisis Studi Kasus dan Penyusunan Laporan Awal, Mahasiswa diminta untuk memilih satu merek atau usaha busana (lokal/global), kemudian menganalisis peluang pasar dan tren yang dimanfaatkan atau bisa dimanfaatkan oleh merek tersebut. Hasil analisis disusun dalam bentuk laporan singkat atau portofolio analisis yang diunggah ke LMS.
Materi: Konsep dan ruang lingkup analisis peluang pasar., Sumber data dan metode identifikasi tren industri busana (fashion, teknologi, keberlanjutan)., Teknik analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) dalam konteks peluang pasar busana., Studi kasus pengembangan usaha berbasis tren pasar.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

4

Minggu ke 4

Memahami manajemen keuangan.

1. Menjelaskan pengertian manajemen keuangan. 2. Mengidentifikasi tujuan keuangan. 3. Menganalisis fungsi keuangan. 4. Mengkonsepkan tugas keuangan.


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio, Tes
Sinkronus melalui platform gomeet dan asinkronus melalui WA, goclassroom
3 X 50

Materi: Konsep dan sumber data peluang pasar di industri busana (data primer dan sekunder)., Teknik identifikasi dan analisis tren industri busana (fashion trend forecasting)., Analisis faktor eksternal (PESTEL: Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi, Lingkungan, Hukum) yang mempengaruhi pasar busana., Analisis SWOT untuk mengevaluasi peluang pasar., Penyusunan laporan analisis dan rekomendasi pengembangan usaha.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

5

Minggu ke 5

Memahami jenis usaha garmen industri

1. Mengkonsepkan pengertian garmen industri. 2. Mengidentifikasi karakteristik garmen industri 3. Menganalisis proses produksi garmen industri

Kriteria:

0-100


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum, Tes
Asinkronus dan sinkronus melalui platform gomeet, goclassroom, WA.
3 X 50
Analisis Studi Kasus dan Rekomendasi Tertulis, Mahasiswa diberikan data produksi (misalnya: waktu proses, jumlah cacat, penggunaan material) dari sebuah studi kasus usaha busana fiktif atau riil. Tugas mahasiswa adalah menganalisis data tersebut terhadap standar efisiensi dan kualitas yang telah dipelajari, mengevaluasi performa sistem produksinya, dan membuat laporan tertulis yang berisi rekomendasi perbaikan yang spesifik dan dapat diukur.
Materi: Konsep dan Komponen Sistem Produksi dan Operasi di Industri Busana, Standar Efisiensi Produksi (OEE, Throughput Time, Waste Reduction), Standar Kualitas Produksi (AQL, Defect Classification, Quality Control Points), Teknik Evaluasi Sistem: Audit Proses dan Analisis Gap, Studi Kasus: Evaluasi Lini Produksi Pakaian Jadi
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

6

Minggu ke 6

Merencanakan usaha garmen industri

1. Membuat proposal usaha garmen secara individu 2. Meriset pasar 3. Meriset Trend Fashion 4. Meriset fabric &Trimming.

Kriteria:

0-100


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum, Praktik / Unjuk Kerja
Sinkronus melalui platform gomeet dan asinkronus melalui WA, goclassroom
3 X 50
Analisis Studi Kasus dan Forum Diskusi Kritis, Mahasiswa diberikan studi kasus berupa data produksi (output, defect, downtime) dan deskripsi proses dari suatu unit produksi busana. Mahasiswa diminta untuk: 1) Menganalisis data untuk mengevaluasi tingkat efisiensi dan kualitas, 2) Mengidentifikasi akar masalah, dan 3) Mem-posting rekomendasi perbaikan yang spesifik dan terukur di forum diskusi LMS, serta memberikan tanggapan kritis terhadap postingan rekan lainnya.
Materi: Konsep dan Komponen Sistem Produksi Busana Industri (Layout, Alur Material, Kapasitas)., Standar Efisiensi Produksi (Overall Equipment Effectiveness - OEE, Waktu Standar, Produktivitas)., Standar Kualitas dalam Produksi Busana (Toleransi Ukuran, Kualitas Jahitan, Kesesuaian Bahan)., Teknik Evaluasi Sistem: Analisis Value Stream Mapping, Audit Proses, dan Analisis Data Kualitas., Studi Kasus: Evaluasi Sistem Produksi di Perusahaan Busana Nyata.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

7

Minggu ke 7

Melakukan Persiapan Produksi garmen

1. Membuat desain dan koleksi 2. Membuat pecah pola 3. Membuat dan fitting sampel 4. Menghitung harga jual/Costing 5. Membuat master pola & marker. 6. Menyiapkan bahan utama dan penunjang 7. Menyiapkan label & kemasan. 8. Membuat cutting ticket. 9. Menyusun sistimatika produksi.

Kriteria:

skala 1-4


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Sinkronus melalui platform gomeet dan asinkronus melalui WA, goclassroom
3 X 50

Materi: Konsep dan Komponen Model Bisnis (Business Model Canvas)., Prinsip-Prinsip Strategi Pemasaran Inovatif untuk Industri Busana., Analisis Pasar dan Segmentasi Konsumen Fashion., Perencanaan dan Pengembangan Strategi Bauran Pemasaran (Marketing Mix 4P) untuk Busana., Studi Kasus Model Bisnis dan Strategi Pemasaran Perusahaan Busana Industri.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

8

Minggu ke 8

UTS

  1. Kemampuan menganalisis komponen manajemen SDM (rekrutmen, pelatihan, kompensasi) di industri busana.
  2. Kemampuan mengevaluasi hubungan antara budaya kerja dengan produktivitas dan kualitas produk.
  3. Kemampuan menyusun rekomendasi perbaikan manajemen SDM dan budaya kerja berdasarkan identifikasi masalah.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Tes

3 X 50

Materi: Konsep dan Komponen Manajemen Sumber Daya Manusia di Industri Kreatif, Budaya Kerja: Definisi, Karakteristik, dan Pengaruhnya terhadap Kinerja, Teknik Evaluasi Efektivitas Manajemen SDM dan Budaya Kerja, Studi Kasus: Praktik Terbaik dan Tantangan di Industri Busana
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

9

Minggu ke 9

Memproduksi busana dengan sistem garmen industri

1. Melakukan Spreading 2. Melakukan Cutting 3. Melakukan Bundling dan ticketing 4. Melakukan Sewing 5. Melakukan QC 6. Melakukan Pressing 7. Melakukan Labeling 8. Melakukan Packaging

Kriteria:

skal 1-4


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Pendkatan Project base learning, strategi pembelajaran Sinkronus melalui platform gomeet dan asinkronus melalui WA, goclassroom
3 X 50

Materi: Konsep dan komponen model bisnis inovatif (Business Model Canvas, Lean Canvas)., Analisis pasar dan konsumen dalam industri busana., Strategi pemasaran 4.0 untuk busana industri (digital marketing, content marketing, influencer collaboration)., Prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam bisnis busana., Studi kasus perusahaan busana industri yang sukses dengan model bisnis inovatif.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

10

Minggu ke 10

Memproduksi busana dengan sistem garmen industri

1. Melakukan Spreading 2. Melakukan Cutting 3. Melakukan Bundling dan ticketing 4. Melakukan Sewing 5. Melakukan QC 6. Melakukan Pressing 7. Melakukan Labeling 8. Melakukan Packaging

Kriteria:

skal 1-4


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Praktikum, Tes
Pendkatan Project base learning, strategi pembelajaran Sinkronus melalui platform gomeet dan asinkronus melalui WA, goclassroom
3 X 50
Studi Kasus dan Simulasi, Mahasiswa diberikan file data transaksi keuangan fiktif dari sebuah usaha busana kecil (misalnya, home industry konveksi) selama satu bulan. Tugas mahasiswa adalah: 1) Mengklasifikasikan setiap transaksi (pemasukan/pengeluaran, jenis biaya). 2) Mencatat transaksi tersebut ke dalam template buku kas digital yang disediakan. 3) Menyusun laporan laba rugi berdasarkan data yang telah dicatat. 4) Memberikan analisis singkat (maksimal 200 kata) mengenai kinerja keuangan usaha tersebut berdasarkan laporan yang dibuat. Tugas dikumpulkan melalui LMS dalam format dokumen (PDF atau Excel).
Materi: Konsep dasar akuntansi dan siklus akuntansi untuk usaha busana., Sistem pencatatan keuangan sederhana (buku kas, buku bank)., Klasifikasi biaya dalam usaha busana (bahan baku, tenaga kerja, overhead)., Penyusunan dan interpretasi laporan laba rugi usaha busana., Analisis rasio keuangan dasar untuk usaha kecil-menengah (seperti gross profit margin).
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

11

Minggu ke 11

Memproduksi busana dengan sistem garmen industri

1. Melakukan Spreading 2. Melakukan Cutting 3. Melakukan Bundling dan ticketing 4. Melakukan Sewing 5. Melakukan QC 6. Melakukan Pressing 7. Melakukan Labeling 8. Melakukan Packaging

Kriteria:

skal 1-4


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Pendkatan Project base learning, strategi pembelajaran Sinkronus melalui platform gomeet dan asinkronus melalui WA, goclassroom
3 X 50
Analisis Studi Kasus dan Pembuatan Laporan, Mahasiswa secara individu atau berkelompok diminta untuk mencari dan menganalisis satu studi kasus nyata (dari berita, jurnal, atau laporan) mengenai pemenuhan atau pelanggaran aspek legalitas/regulasi pada sebuah usaha busana di Indonesia. Tugas berupa laporan tertulis yang menganalisis jenis regulasi yang terlibat, proses/kendala pemenuhan, implikasi hukum/bisnis, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Tugas dikumpulkan dan didiskusikan melalui forum LMS.
Materi: Konsep dasar legalitas usaha: Pengertian, jenis, dan pentingnya bagi usaha busana industri., Regulasi spesifik industri busana: Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk tekstil, labelisasi, perlindungan konsumen, hak cipta desain., Analisis persyaratan dan proses perizinan usaha (online single submission/OSS)., Implikasi hukum dan risiko bisnis dari ketidakpatuhan regulasi., Studi kasus: Analisis pemenuhan legalitas pada usaha busana skala UMKM dan menengah/besar.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

12

Minggu ke 12

Memproduksi busana dengan sistem garmen industri

1. Melakukan Spreading 2. Melakukan Cutting 3. Melakukan Bundling dan ticketing 4. Melakukan Sewing 5. Melakukan QC 6. Melakukan Pressing 7. Melakukan Labeling 8. Melakukan Packaging

Kriteria:

skal 1-4

Pendkatan Project base learning, strategi pembelajaran Sinkronus melalui platform gomeet dan asinkronus melalui WA, goclassroom
3 X 50

10%

13

Minggu ke 13

Mengevaluasi kualitas produk garmen industri

Mengevaluasi kualitas produk garmen industri dengan metode define, measure, analysis, improve dan control

Kriteria:

0-100


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
Metode diskusi, strategi pembelajaran Sinkronus melalui platform gomeet dan asinkronus melalui WA, goclassroom
3 X 50
Penyusunan dan pengumpulan draf rencana pengembangan usaha (business plan) dalam format digital, serta partisipasi dalam forum diskusi online terkait analisis kasus pengembangan usaha.
Materi: Konsep dan strategi pengembangan usaha busana industri., Analisis SWOT dan peluang pasar untuk pengembangan usaha., Prinsip ekonomi sirkular dan keberlanjutan dalam industri busana., Inovasi produk dan model bisnis kewirausahaan., Penyusunan rencana bisnis (business plan) untuk pengembangan usaha., Teknik presentasi dan pitching rencana bisnis.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

14

Minggu ke 14

Pemasaran produk garmen industri

Melakukan pemasaran produk garmen industri

Kriteria:

0-100


Bentuk Penilaian :
Praktik / Unjuk Kerja, Aktifitas Partisipasif
Pemasaran produk garmen industry secara online dan offline
3 X 50
Analisis Studi Kasus dan Perencanaan Negosiasi, Mahasiswa diberikan studi kasus tertulis atau video mengenai situasi negosiasi dalam bisnis busana (misal: negosiasi harga dengan buyer dari department store). Mahasiswa diminta untuk menganalisis kasus tersebut, mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, kepentingan masing-masing, serta merancang strategi dan skrip negosiasi yang efektif untuk salah satu pihak. Hasil analisis dan perencanaan dikumpulkan melalui LMS.
Materi: Konsep dan prinsip komunikasi bisnis efektif., Teknik dan strategi negosiasi dalam bisnis., Studi kasus komunikasi dan negosiasi di industri busana (misal: dengan supplier, buyer, atau retailer)., Simulasi negosiasi: skenario pembelian bahan baku atau penjualan koleksi.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
5%

15

Minggu ke 15

Mengevaluasi kegiatan praktik garmen industri yang telah dilakukan

  1. Kemampuan memetakan alur rantai pasok suatu merek busana secara komprehensif.
  2. Kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis minimal dua masalah utama dalam logistik berdasarkan studi kasus.
  3. Kemampuan mengevaluasi kelebihan dan kekurangan strategi optimasi rantai pasok yang diusulkan.
  4. Kemampuan menyusun rekomendasi perbaikan yang logis, terstruktur, dan relevan dengan konteks industri.

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes

3 X 50
Analisis Studi Kasus Rantai Pasok, Mahasiswa secara individu atau berkelompok kecil diminta untuk memilih satu merek busana (lokal atau global), kemudian menganalisis sistem rantai pasok dan logistiknya berdasarkan informasi yang tersedia di publik (website, laporan keberlanjutan, artikel). Tugas berupa laporan tertulis yang memuat peta rantai pasok, identifikasi masalah, dan rekomendasi optimasi. Presentasi hasil analisis dapat dilakukan melalui video rekaman atau forum diskusi asynchronous di LMS.
Materi: Konsep Dasar dan Komponen Rantai Pasok (Supply Chain) dalam Industri Busana (Bahan Baku, Produksi, Distribusi, Retail)., Logistik dalam Industri Busana: Manajemen Inventory, Transportasi, Gudang, dan Reverse Logistics., Tantangan Kontemporer: Volatilitas Permintaan, Isu Keberlanjutan (Sustainability), Disrupsi Digital., Strategi Optimasi: Lean & Agile Supply Chain, Vendor Managed Inventory (VMI), Teknologi RFID dan IoT, Kolaborasi Rantai Pasok., Analisis Kinerja: Metrik dan Key Performance Indicator (KPI) dalam Rantai Pasok.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%

16

Minggu ke 16

Setelah mengikuti perkuliahan, mahasiswa diharapkan mampu: 1) Mengidentifikasi komponen utama dan alur kerja dalam rantai pasok industri busana; 2) Menganalisis tantangan dan bottleneck dalam logistik busana; 3) Mengevaluasi strategi optimasi (seperti lean supply chain, agile logistics, dan integrasi teknologi) untuk meningkatkan kinerja operasional.

  1. Mampu menguraikan komponen dan alur rantai pasok busana dari bahan baku hingga konsumen.
  2. Mampu menganalisis masalah efisiensi (waktu, biaya, kualitas) dalam logistik busana menggunakan studi kasus.
  3. Mampu mengevaluasi dan membandingkan strategi optimasi rantai pasok yang sesuai untuk konteks industri busana tertentu.

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Tes
Ceramah interaktif, studi kasus, diskusi kelompok, dan presentasi analisis..
Analisis Studi Kasus Rantai Pasok, Mahasiswa secara individu atau berkelompok menganalisis studi kasus perusahaan busana (nyata atau simulasi) yang diberikan, mengidentifikasi komponen rantai pasok, masalah logistik, dan mengusulkan solusi optimasi berbasis teori. Hasilnya disusun dalam bentuk presentasi (PPT) atau dokumen analisis singkat yang diunggah ke LMS.
Materi: Konsep dasar dan komponen rantai pasok (supply chain) industri busana., Alur logistik: dari sourcing bahan, produksi, distribusi, hingga retail., Tantangan dan inefisiensi khas dalam logistik busana (musiman, lead time, inventory)., Strategi dan teknologi untuk optimasi (VMI, RFID, sustainable supply chain, omnichannel)., Studi kasus penerapan dan hasil optimasi rantai pasok di perusahaan busana.
Pustaka: Handbook Perkuliahan
10%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 10.83%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 38.33%
3. Penilaian Portofolio 15.83%
4. Penilaian Praktikum 6.67%
5. Praktik / Unjuk Kerja 4.17%
6. Tes 29.16%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.