
|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Teknik
Program Studi S1 Teknik Mesin
|
Kode Dokumen |
SEMESTER LEARNING PLAN |
Course |
KODE |
Rumpun MataKuliah |
Bobot Kredit |
SEMESTER |
Tanggal Penyusunan |
MEKANIKA KEKUATAN MATERIAL 2 |
2120102174 |
|
T=2 |
P=0 |
ECTS=3.18 |
3 |
30 Agustus 2025 |
OTORISASI |
Pengembang S.P |
Koordinator Rumpun matakuliah |
Koordinator Program Studi |
.......................................
|
.......................................
|
PRIYO HERU ADIWIBOWO |
Model Pembelajaran |
Case Study |
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah |
Program Objectives (PO) |
PO - 1 |
CO1/CPMK1 a. Kemampuan Identifikasi fakta spesifik mengenai matematika, sains, dan teknik yang diperlukan untuk situasi tertentu (Pengetahuan apa yang dibutuhkan) b. Mampu mengubah situasi dunia nyata menjadi model yang sesuai dengan mata kuliah terkait c. Mampu mendemonstrasikan penggunaan yang tepat dari fakta-fakta spesifik matematika, sains, dan teknik untuk mendapatkan perilaku kinerja yang diberikan input tertentu.
|
PO - 2 |
Mampu memperoleh data tentang variabel yang sesuai dalam bidang Teknik Mesin. b. Mampu membandingkan data dan hasil eksperimen dengan model teoritis yang sesuai. c. Mampu menjelaskan perbedaan yang diamati antara model dan percobaan.
|
PO - 3 |
Mampu merumuskan masalah dan mengidentifikasi masalah / variabel utama b. Kemapuan mengenali beberapa solusi yang diperlukan. c. Mampu menganalisis solusi alternatif untuk masalah teknik d. Mampu menyampaikan solusi untuk permasalah teknik
|
Matrik PLO-PO |
|
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO) |
|
PO |
Minggu Ke |
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
PO-1 | | | | | | | | | | | | | | | | | PO-2 | | | | | | | | | | | | | | | | | PO-3 | | | | | | | | | | | | | | | | |
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah ini merupakan pemahaman tentang sifat-sifat tumpuan, analisa gaya normal, momen rangka batang dalam teori statis tertentu dan statis tak tentu, tegangan tarik, tekan, geser, bending dan puntir, thermal, hukum hooke, persamaan garis elastis, dan metode diagram lingkaran mohr. |
Pustaka
|
Utama : |
|
- Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga.
- Heinz Frick. 1991. Mekanika Teknik 1 (Statika dan Kegunaanya). Yogyakarta: Kanisius.
- Timoshenko, S. dan Young, D.H. 1990. Mekanika Teknik. Jakarta: Erlangga.
- Hibbeler, R.C. Engineering Mechanics : Statics, 13th edition. Prentice Hall
- Rusell C. Hibbeler. Mechanics of Materials, 8th Edition. Prentice Hall
|
Pendukung : |
|
- [1] R u ssel C . H i bbeler , Engineeri n g Mechanic s: St a ti c s , 13th edition, P rentice Hall [2] R u ssel C . H i b b eler , Mechanic s of Ma t eri a ls, 8th edi t i o n, Prentice H all
|
Dosen Pengampu
|
ISKANDAR MOCHAMAD ARIF IRFA'I Iskandar, S.T., M.T. Iskandar, S.T., M.T. Dr. Mochamad Arif Irfa'i, S.Pd., M.T. Dr. Mochamad Arif Irfa'i, S.Pd., M.T. |
Minggu Ke- |
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian |
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu] |
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ] |
Bobot Penilaian (%) |
Indikator |
Kriteria & Bentuk |
Luring (offline) |
Daring (online) |
(1) |
(2) |
(3) |
(4) |
(5) |
(6) |
(7) |
(8) |
1
Minggu ke 1 |
- Mahasiswa mampu menganalisis sifat-sifat tumpuan dan gaya normal
- Mendeskripsikan dan menganalisa hasil Mendeskripsikan tegangan akibat beban kombinasi
|
a. Menjelaskan pengertian tegangan akibat beban kombinasi b.Menghitung tegangan akibat beban kombinasi c.Menjelaskan hasil perhitungan tegangankombinasi |
Kriteria:
- a. Kehadiran
- b. Keaktifan dalam tanya-jawab keseriusan dalam mengikuti perkuliahan
- c. Kesesuaian dengan kunci jawaban
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Ceramah diskusi tanya jawab latihan dan penugasan
Kuliah
Studi kasus, Diskusi dalam kelompok
Tugas-1: Menghitung tegangan akibat beban kombinasi dan menghitung tegangan kombinasi pada balok (beam)
2x50 menit 2 X 50 |
|
Materi: Menghitung tegangan akibat beban kombinasi dan menghitung tegangan kombinasi pada balok (beam) Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. |
1% |
2
Minggu ke 2 |
Mendeskripsikan transformasi tegangan 2D: analitis dan grafis (Mohr) Mendeskpripsikan Plane stress-plane strain |
1.a. Menjelaskan transformasi tegangan 2D: analitis dan grafis (Mohr) 1.c. Menghitung transformasi tegangan 2D: analitis dan grafis (Mohr) 1.a. Menjelaskan transformasi tegangan 2D: analitis dan grafis (Mohr) 1.a.Menjelaskan Plane stress-plane strain 1.c. Menghitung Plane stress-plane strain |
Kriteria:
- a. Kehadiran
- b. Keaktifan dalam tanya-jawab keseriusan dalam mengikuti perkuliahan
- c. Kesesuaian dengan kunci jawaban
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Ceramah diskusi tanya jawab latihan dan penugasan
Kuliah
Studi kasus, Diskusi dalam kelompok 2 X 50 |
|
Materi: Menghitung transformasi tegangan 2D secara analitis dan dengan metode lingkaran Mohr Menghitung plane stress dan plain strain 2 (2x50) menit Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: Menghitung transformasi tegangan 2D secara analitis dan dengan metode lingkaran Mohr Menghitung plane stress dan plain strain 2 (2x50) menit Pustaka: Hibbeler, R.C. Engineering Mechanics : Statics, 13th edition. Prentice Hall |
1% |
3
Minggu ke 3 |
Mendeskripsikan transformasi tegangan 2D: analitis dan grafis (Mohr) Mendeskpripsikan Plane stress-plane strain |
1.a. Menjelaskan transformasi tegangan 2D: analitis dan grafis (Mohr) 1.c. Menghitung transformasi tegangan 2D: analitis dan grafis (Mohr) 1.a. Menjelaskan transformasi tegangan 2D: analitis dan grafis (Mohr) 1.a.Menjelaskan Plane stress-plane strain 1.c. Menghitung Plane stress-plane strain |
Kriteria:
- a. Kehadiran
- b. Keaktifan dalam tanya-jawab keseriusan dalam mengikuti perkuliahan
- c. Kesesuaian dengan kunci jawaban
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Ceramah diskusi tanya jawab latihan dan penugasan
Kuliah
Studi kasus, Diskusi dalam kelompok 2 X 50 |
|
Materi: Menghitung transformasi tegangan 2D secara analitis dan dengan metode lingkaran Mohr Menghitung plane stress dan plain strain 2 (2x50) menit Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: Menghitung transformasi tegangan 2D secara analitis dan dengan metode lingkaran Mohr Menghitung plane stress dan plain strain 2 (2x50) menit Pustaka: Hibbeler, R.C. Engineering Mechanics : Statics, 13th edition. Prentice Hall |
1% |
4
Minggu ke 4 |
Menganalisis Tegangan-tegangan ekstrem |
- Menghitung tegangan tarik dan tekan
- 4.a.Menggambarkan transformasi tegangan3D: analitis dan grafis 4.b.Menggambarkan State of stress
|
Kriteria:
- a. Kehadiran
- b. Keaktivan dalam mengikuti perkuliahan
- c. Kesesuaian dengan kunci jawaban
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Tes |
Ceramah diskusi tanya jawab latihan dan penugasan. Pastisipasi,
Tes tertulis, (Kuis-3) 4 X 50 |
|
Materi: Menganalisa hasil perhitungan tegangan ekstrem Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: Menganalisa hasil perhitungan tegangan ekstrem Pustaka: Rusell C. Hibbeler. Mechanics of Materials, 8th Edition. Prentice Hall Materi: Menganalisa hasil perhitungan tegangan ekstrem Pustaka: Timoshenko, S. dan Young, D.H. 1990. Mekanika Teknik. Jakarta: Erlangga. |
5% |
5
Minggu ke 5 |
Menganalisis Tegangan-tegangan ekstrem |
- Menghitung tegangan tarik dan tekan
- 4.a.Menggambarkan transformasi tegangan3D: analitis dan grafis 4.b.Menggambarkan State of stress
|
Kriteria:
- a. Kehadiran
- b. Keaktivan dalam mengikuti perkuliahan
- c. Kesesuaian dengan kunci jawaban
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Tes |
Ceramah diskusi tanya jawab latihan dan penugasan. Pastisipasi,
Tes tertulis, (Kuis-3) 4 X 50 |
|
Materi: Menganalisa hasil perhitungan tegangan ekstrem Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: Menganalisa hasil perhitungan tegangan ekstrem Pustaka: Rusell C. Hibbeler. Mechanics of Materials, 8th Edition. Prentice Hall Materi: Menganalisa hasil perhitungan tegangan ekstrem Pustaka: Timoshenko, S. dan Young, D.H. 1990. Mekanika Teknik. Jakarta: Erlangga. |
4% |
6
Minggu ke 6 |
Mendeskripsikan tegangan-tegangan ekstrem Melakukan perhitungan tegangan-tegangan ekstrem |
2.a.Mengkategorikan Tegangan2 ekstrem (prinsipal, max shear dan von Mises) 2.a. Menjelaskan Tegangan2 ekstrem (prinsipal, max shear dan von Mises) 2.c Melakukan perhitungan Tegangan2 ekstrem (prinsipal, max shear dan von Mises) |
Kriteria:
- a. Kehadiran
- b. Keaktivan dalam mengikuti perkuliahan
- c. Kesesuaian dengan kunci jawaban
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio, Praktik / Unjuk Kerja |
Ceramah diskusi tanya jawab latihan dan penugasan. 2 X 50 |
|
Materi: Menghitung tegangan principal, tegangan geser maksimum, dan metode perhitungan tegangan (Von Mises dan Tresca) Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: Menghitung tegangan principal, tegangan geser maksimum, dan metode perhitungan tegangan (Von Mises dan Tresca) Pustaka: Rusell C. Hibbeler. Mechanics of Materials, 8th Edition. Prentice Hall Materi: Menghitung tegangan principal, tegangan geser maksimum, dan metode perhitungan tegangan (Von Mises dan Tresca) Pustaka: Heinz Frick. 1991. Mekanika Teknik 1 (Statika dan Kegunaanya). Yogyakarta: Kanisius. |
2% |
7
Minggu ke 7 |
Mendeskripsikan tegangan-tegangan ekstrem Melakukan perhitungan tegangan-tegangan ekstrem |
2.a.Mengkategorikan Tegangan2 ekstrem (prinsipal, max shear dan von Mises) 2.a. Menjelaskan Tegangan2 ekstrem (prinsipal, max shear dan von Mises) 2.c Melakukan perhitungan Tegangan2 ekstrem (prinsipal, max shear dan von Mises) |
Kriteria:
- a. Kehadiran
- b. Keaktivan dalam mengikuti perkuliahan
- c. Kesesuaian dengan kunci jawaban
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Praktik / Unjuk Kerja |
Ceramah diskusi tanya jawab latihan dan penugasan. 2 X 50 |
|
Materi: Menghitung tegangan principal, tegangan geser maksimum, dan metode perhitungan tegangan (Von Mises dan Tresca) Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: Menghitung tegangan principal, tegangan geser maksimum, dan metode perhitungan tegangan (Von Mises dan Tresca) Pustaka: Rusell C. Hibbeler. Mechanics of Materials, 8th Edition. Prentice Hall Materi: Menghitung tegangan principal, tegangan geser maksimum, dan metode perhitungan tegangan (Von Mises dan Tresca) Pustaka: Heinz Frick. 1991. Mekanika Teknik 1 (Statika dan Kegunaanya). Yogyakarta: Kanisius. |
6% |
8
Minggu ke 8 |
Ujian Sub Sumatif |
Ujian Sub Sumatif |
Kriteria:
Kesesuaian dengan kunci jawaban Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Tes |
Ujian Sub Sumatif 2 X 50 |
|
Materi: UJIAN SUB SUMATIF Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: UJIAN SUB SUMATIF Pustaka: Hibbeler, R.C. Engineering Mechanics : Statics, 13th edition. Prentice Hall |
20% |
9
Minggu ke 9 |
- Mendeskripsikan angka keamanan - implementasi desain
- 4.a Menjelaskan Angka keamanan - 4.bImplementasi desain 4.d Menganalisis Angka keamanan - Implementasi desain
|
Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 |
Kriteria:
- a. Kehadiran
- b. Keaktivan dalam mengikuti perkuliahan
- c. Kesesuaian dengan kunci jawaban
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah diskusi tanya jawab latihan dan penugasan 4 X 50 |
|
Materi: Menganalisis angka keamanan pada perhitungan tegangan Pustaka: Hibbeler, R.C. Engineering Mechanics : Statics, 13th edition. Prentice Hall |
3% |
10
Minggu ke 10 |
- Mendeskripsikan Defleksi pada balok Menghitung Defleksi pada Balok
- 2.a.Menjelaskan defleksi pada balok 2.b.Menggambarkan defleksi pada balok tertentu: Integrasi ganda, diskontinyu, moment area 2.b.Menghitung defleksi pada balok tertentu: Integrasi ganda, diskontinyu, moment area 2.a. Menjelaskan Defleksi pada poros akibat putaran kritis 2.b. Menghitung Defleksi pada poros akibat putaran kritis 2.b. Menghitung Defleksi balok tak tentu: Integrasi ganda, diskontinyu, moment area
|
Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 |
Kriteria:
Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Pastisipasi,
Tes tertulis, (Kuis-6)
|
|
Materi: menghitung defleksi balok Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. |
3% |
11
Minggu ke 11 |
- Mendeskripsikan Defleksi pada balok Menghitung Defleksi pada Balok
- 2.a.Menjelaskan defleksi pada balok 2.b.Menggambarkan defleksi pada balok tertentu: Integrasi ganda, diskontinyu, moment area 2.b.Menghitung defleksi pada balok tertentu: Integrasi ganda, diskontinyu, moment area 2.a. Menjelaskan Defleksi pada poros akibat putaran kritis 2.b. Menghitung Defleksi pada poros akibat putaran kritis 2.b. Menghitung Defleksi balok tak tentu: Integrasi ganda, diskontinyu, moment area
|
Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 |
Kriteria:
Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Pastisipasi,
Tes tertulis, (Kuis-6)
|
|
Materi: menghitung defleksi balok Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. |
3% |
12
Minggu ke 12 |
- Mampu menjelaskan Buckling pada kolom (balok vertikal) Menjelaskan Metode energi regangan untuk analisis defleksi struktur
- 2.a.Menggambarkan Buckling pada kolom (balok vertikal) 2.b.Menghitung Buckling pada kolom (balok vertikal) 2.a.Dapat menjelaskan Metode energi regangan utk defleksi struktur 2.b.Dapat menghitung Metode energi regangan utk defleksi struktur 2.a.Dapat menjelaskan Metode Castigliano utk defleksi struktur 2.b.Dapat menghitung Metode Castigliano utk defleksi struktur
|
2.a.Menggambarkan Buckling pada kolom (balok vertikal) 2.b.Menghitung Buckling pada kolom (balok vertikal) 2.a.Dapat menjelaskan Metode energi regangan utk defleksi struktur 2.b.Dapat menghitung Metode energi regangan utk defleksi struktur 2.a.Dapat menjelaskan Metode Castigliano utk defleksi struktur 2.b.Dapat menghitung Metode Castigliano utk defleksi struktur |
Kriteria:
Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Pastisipasi,
Tes tertulis, (Kuis-6)
|
|
Materi: Menghitung buckling pada kolom (balok ertikal) Menghitung defleksi pada struktur Menghitung besarnya energi regangan Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: Menghitung buckling pada kolom (balok ertikal) Menghitung defleksi pada struktur Menghitung besarnya energi regangan Pustaka: Hibbeler, R.C. Engineering Mechanics : Statics, 13th edition. Prentice Hall |
5% |
13
Minggu ke 13 |
- Mampu menjelaskan Buckling pada kolom (balok vertikal) Menjelaskan Metode energi regangan untuk analisis defleksi struktur
- 2.a.Menggambarkan Buckling pada kolom (balok vertikal) 2.b.Menghitung Buckling pada kolom (balok vertikal) 2.a.Dapat menjelaskan Metode energi regangan utk defleksi struktur 2.b.Dapat menghitung Metode energi regangan utk defleksi struktur 2.a.Dapat menjelaskan Metode Castigliano utk defleksi struktur 2.b.Dapat menghitung Metode Castigliano utk defleksi struktur
|
2.a.Menggambarkan Buckling pada kolom (balok vertikal) 2.b.Menghitung Buckling pada kolom (balok vertikal) 2.a.Dapat menjelaskan Metode energi regangan utk defleksi struktur 2.b.Dapat menghitung Metode energi regangan utk defleksi struktur 2.a.Dapat menjelaskan Metode Castigliano utk defleksi struktur 2.b.Dapat menghitung Metode Castigliano utk defleksi struktur |
Kriteria:
Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Pastisipasi,
Tes tertulis, (Kuis-6)
|
|
Materi: Menghitung buckling pada kolom (balok ertikal) Menghitung defleksi pada struktur Menghitung besarnya energi regangan Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: Menghitung buckling pada kolom (balok ertikal) Menghitung defleksi pada struktur Menghitung besarnya energi regangan Pustaka: Hibbeler, R.C. Engineering Mechanics : Statics, 13th edition. Prentice Hall |
5% |
14
Minggu ke 14 |
Menganalis permasalahan hasil perhitungan tegagan kombinasi , transformasi tegangan, tegangan-tegangan ekstrem, defleksi pada balok, buckling pada kolom balok vertikal, dan metode energi regangan untuk analisis defleksi struktur |
4.C. Menganalisis dan memberikan solusi alternatif untuk permasalahan teknik |
Kriteria:
Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio, Praktik / Unjuk Kerja |
Pastisipasi,
Unjuk kerja
|
|
Materi: • Fase1: Orientasi pada masalah Dosen menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang dibutuhkan, memotiasi mahasiswa terhadap permasalahan yang akan dipilih • Fase2: Mengorganisasi Mahasiswa untuk belajar Dosen membantu mahasiswa mendefinisikan dan mengorganisakikan tugas belajar yang berkaitan dengan masalah yang dipilih pada matkul mekban 2 Mahasiswa Mahasiswa melakukan observasi di lapangan dapat melalui artikel maupun pada kejadian nyata sampai menemukan topik permasalahan Fase3: Membimbing Penyelidikan Kelompok Dosen mendorong mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang sesuai untuk membantu dalam penyelesaian masalah atau studi kasus yang dipilih dan berkaitan dengan mata kuliah mekanika dan kekuatan bahan 2 Mahasiswa Melaksanakan arahan yang diberikan oleh dosen • Fase4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Dosen memfasilitasi mahasiswa dalam analisis dan menyajikan dalam bentuk karya video Mahasiswa mengumpulkan hasil karya sesuai batas waktu yang telah disepakati • Fase5: Menganalisis dan evaluasi proses pemecahan masalah Dosen membantu mahasiswa dalam proses refleksi dan ealuasi TM: 2 (2x50) menit - Utama 1-4 Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Pustaka: Hibbeler, R.C. Engineering Mechanics : Statics, 13th edition. Prentice Hall Materi: • Fase1: Orientasi pada masalah Dosen menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang dibutuhkan, memotiasi mahasiswa terhadap permasalahan yang akan dipilih • Fase2: Mengorganisasi Mahasiswa untuk belajar Dosen membantu mahasiswa mendefinisikan dan mengorganisakikan tugas belajar yang berkaitan dengan masalah yang dipilih pada matkul mekban 2 Mahasiswa Mahasiswa melakukan observasi di lapangan dapat melalui artikel maupun pada kejadian nyata sampai menemukan topik permasalahan Fase3: Membimbing Penyelidikan Kelompok Dosen mendorong mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang sesuai untuk membantu dalam penyelesaian masalah atau studi kasus yang dipilih dan berkaitan dengan mata kuliah mekanika dan kekuatan bahan 2 Mahasiswa Melaksanakan arahan yang diberikan oleh dosen • Fase4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Dosen memfasilitasi mahasiswa dalam analisis dan menyajikan dalam bentuk karya video Mahasiswa mengumpulkan hasil karya sesuai batas waktu yang telah disepakati • Fase5: Menganalisis dan evaluasi proses pemecahan masalah Dosen membantu mahasiswa dalam proses refleksi dan ealuasi TM: 2 (2x50) menit - Utama 1-4 Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: • Fase1: Orientasi pada masalah Dosen menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang dibutuhkan, memotiasi mahasiswa terhadap permasalahan yang akan dipilih • Fase2: Mengorganisasi Mahasiswa untuk belajar Dosen membantu mahasiswa mendefinisikan dan mengorganisakikan tugas belajar yang berkaitan dengan masalah yang dipilih pada matkul mekban 2 Mahasiswa Mahasiswa melakukan observasi di lapangan dapat melalui artikel maupun pada kejadian nyata sampai menemukan topik permasalahan Fase3: Membimbing Penyelidikan Kelompok Dosen mendorong mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang sesuai untuk membantu dalam penyelesaian masalah atau studi kasus yang dipilih dan berkaitan dengan mata kuliah mekanika dan kekuatan bahan 2 Mahasiswa Melaksanakan arahan yang diberikan oleh dosen • Fase4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Dosen memfasilitasi mahasiswa dalam analisis dan menyajikan dalam bentuk karya video Mahasiswa mengumpulkan hasil karya sesuai batas waktu yang telah disepakati • Fase5: Menganalisis dan evaluasi proses pemecahan masalah Dosen membantu mahasiswa dalam proses refleksi dan ealuasi TM: 2 (2x50) menit - Utama 1-4 Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Pustaka: Timoshenko, S. dan Young, D.H. 1990. Mekanika Teknik. Jakarta: Erlangga. Materi: • Fase1: Orientasi pada masalah Dosen menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang dibutuhkan, memotiasi mahasiswa terhadap permasalahan yang akan dipilih • Fase2: Mengorganisasi Mahasiswa untuk belajar Dosen membantu mahasiswa mendefinisikan dan mengorganisakikan tugas belajar yang berkaitan dengan masalah yang dipilih pada matkul mekban 2 Mahasiswa Mahasiswa melakukan observasi di lapangan dapat melalui artikel maupun pada kejadian nyata sampai menemukan topik permasalahan Fase3: Membimbing Penyelidikan Kelompok Dosen mendorong mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang sesuai untuk membantu dalam penyelesaian masalah atau studi kasus yang dipilih dan berkaitan dengan mata kuliah mekanika dan kekuatan bahan 2 Mahasiswa Melaksanakan arahan yang diberikan oleh dosen • Fase4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Dosen memfasilitasi mahasiswa dalam analisis dan menyajikan dalam bentuk karya video Mahasiswa mengumpulkan hasil karya sesuai batas waktu yang telah disepakati • Fase5: Menganalisis dan evaluasi proses pemecahan masalah Dosen membantu mahasiswa dalam proses refleksi dan ealuasi TM: 2 (2x50) menit - Utama 1-4 Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Pustaka: Heinz Frick. 1991. Mekanika Teknik 1 (Statika dan Kegunaanya). Yogyakarta: Kanisius. Materi: • Fase1: Orientasi pada masalah Dosen menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang dibutuhkan, memotiasi mahasiswa terhadap permasalahan yang akan dipilih • Fase2: Mengorganisasi Mahasiswa untuk belajar Dosen membantu mahasiswa mendefinisikan dan mengorganisakikan tugas belajar yang berkaitan dengan masalah yang dipilih pada matkul mekban 2 Mahasiswa Mahasiswa melakukan observasi di lapangan dapat melalui artikel maupun pada kejadian nyata sampai menemukan topik permasalahan Fase3: Membimbing Penyelidikan Kelompok Dosen mendorong mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang sesuai untuk membantu dalam penyelesaian masalah atau studi kasus yang dipilih dan berkaitan dengan mata kuliah mekanika dan kekuatan bahan 2 Mahasiswa Melaksanakan arahan yang diberikan oleh dosen • Fase4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Dosen memfasilitasi mahasiswa dalam analisis dan menyajikan dalam bentuk karya video Mahasiswa mengumpulkan hasil karya sesuai batas waktu yang telah disepakati • Fase5: Menganalisis dan evaluasi proses pemecahan masalah Dosen membantu mahasiswa dalam proses refleksi dan ealuasi TM: 2 (2x50) menit - Utama 1-4 Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Pustaka: [1] R u ssel C . H i bbeler , Engineeri n g Mechanic s: St a ti c s , 13th edition, P rentice Hall [2] R u ssel C . H i b b eler , Mechanic s of Ma t eri a ls, 8th edi t i o n, Prentice H all |
5% |
15
Minggu ke 15 |
Menganalis permasalahan hasil perhitungan tegagan kombinasi , transformasi tegangan, tegangan-tegangan ekstrem, defleksi pada balok, buckling pada kolom balok vertikal, dan metode energi regangan untuk analisis defleksi struktur |
4.C. Menganalisis dan memberikan solusi alternatif untuk permasalahan teknik |
Kriteria:
Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio, Praktik / Unjuk Kerja |
Pastisipasi,
Unjuk kerja
|
|
Materi: • Fase1: Orientasi pada masalah Dosen menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang dibutuhkan, memotiasi mahasiswa terhadap permasalahan yang akan dipilih • Fase2: Mengorganisasi Mahasiswa untuk belajar Dosen membantu mahasiswa mendefinisikan dan mengorganisakikan tugas belajar yang berkaitan dengan masalah yang dipilih pada matkul mekban 2 Mahasiswa Mahasiswa melakukan observasi di lapangan dapat melalui artikel maupun pada kejadian nyata sampai menemukan topik permasalahan Fase3: Membimbing Penyelidikan Kelompok Dosen mendorong mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang sesuai untuk membantu dalam penyelesaian masalah atau studi kasus yang dipilih dan berkaitan dengan mata kuliah mekanika dan kekuatan bahan 2 Mahasiswa Melaksanakan arahan yang diberikan oleh dosen • Fase4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Dosen memfasilitasi mahasiswa dalam analisis dan menyajikan dalam bentuk karya video Mahasiswa mengumpulkan hasil karya sesuai batas waktu yang telah disepakati • Fase5: Menganalisis dan evaluasi proses pemecahan masalah Dosen membantu mahasiswa dalam proses refleksi dan ealuasi TM: 2 (2x50) menit - Utama 1-4 Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Pustaka: Hibbeler, R.C. Engineering Mechanics : Statics, 13th edition. Prentice Hall Materi: • Fase1: Orientasi pada masalah Dosen menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang dibutuhkan, memotiasi mahasiswa terhadap permasalahan yang akan dipilih • Fase2: Mengorganisasi Mahasiswa untuk belajar Dosen membantu mahasiswa mendefinisikan dan mengorganisakikan tugas belajar yang berkaitan dengan masalah yang dipilih pada matkul mekban 2 Mahasiswa Mahasiswa melakukan observasi di lapangan dapat melalui artikel maupun pada kejadian nyata sampai menemukan topik permasalahan Fase3: Membimbing Penyelidikan Kelompok Dosen mendorong mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang sesuai untuk membantu dalam penyelesaian masalah atau studi kasus yang dipilih dan berkaitan dengan mata kuliah mekanika dan kekuatan bahan 2 Mahasiswa Melaksanakan arahan yang diberikan oleh dosen • Fase4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Dosen memfasilitasi mahasiswa dalam analisis dan menyajikan dalam bentuk karya video Mahasiswa mengumpulkan hasil karya sesuai batas waktu yang telah disepakati • Fase5: Menganalisis dan evaluasi proses pemecahan masalah Dosen membantu mahasiswa dalam proses refleksi dan ealuasi TM: 2 (2x50) menit - Utama 1-4 Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: • Fase1: Orientasi pada masalah Dosen menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang dibutuhkan, memotiasi mahasiswa terhadap permasalahan yang akan dipilih • Fase2: Mengorganisasi Mahasiswa untuk belajar Dosen membantu mahasiswa mendefinisikan dan mengorganisakikan tugas belajar yang berkaitan dengan masalah yang dipilih pada matkul mekban 2 Mahasiswa Mahasiswa melakukan observasi di lapangan dapat melalui artikel maupun pada kejadian nyata sampai menemukan topik permasalahan Fase3: Membimbing Penyelidikan Kelompok Dosen mendorong mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang sesuai untuk membantu dalam penyelesaian masalah atau studi kasus yang dipilih dan berkaitan dengan mata kuliah mekanika dan kekuatan bahan 2 Mahasiswa Melaksanakan arahan yang diberikan oleh dosen • Fase4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Dosen memfasilitasi mahasiswa dalam analisis dan menyajikan dalam bentuk karya video Mahasiswa mengumpulkan hasil karya sesuai batas waktu yang telah disepakati • Fase5: Menganalisis dan evaluasi proses pemecahan masalah Dosen membantu mahasiswa dalam proses refleksi dan ealuasi TM: 2 (2x50) menit - Utama 1-4 Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Pustaka: Timoshenko, S. dan Young, D.H. 1990. Mekanika Teknik. Jakarta: Erlangga. Materi: • Fase1: Orientasi pada masalah Dosen menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang dibutuhkan, memotiasi mahasiswa terhadap permasalahan yang akan dipilih • Fase2: Mengorganisasi Mahasiswa untuk belajar Dosen membantu mahasiswa mendefinisikan dan mengorganisakikan tugas belajar yang berkaitan dengan masalah yang dipilih pada matkul mekban 2 Mahasiswa Mahasiswa melakukan observasi di lapangan dapat melalui artikel maupun pada kejadian nyata sampai menemukan topik permasalahan Fase3: Membimbing Penyelidikan Kelompok Dosen mendorong mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang sesuai untuk membantu dalam penyelesaian masalah atau studi kasus yang dipilih dan berkaitan dengan mata kuliah mekanika dan kekuatan bahan 2 Mahasiswa Melaksanakan arahan yang diberikan oleh dosen • Fase4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Dosen memfasilitasi mahasiswa dalam analisis dan menyajikan dalam bentuk karya video Mahasiswa mengumpulkan hasil karya sesuai batas waktu yang telah disepakati • Fase5: Menganalisis dan evaluasi proses pemecahan masalah Dosen membantu mahasiswa dalam proses refleksi dan ealuasi TM: 2 (2x50) menit - Utama 1-4 Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Pustaka: Heinz Frick. 1991. Mekanika Teknik 1 (Statika dan Kegunaanya). Yogyakarta: Kanisius. Materi: • Fase1: Orientasi pada masalah Dosen menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan logistic yang dibutuhkan, memotiasi mahasiswa terhadap permasalahan yang akan dipilih • Fase2: Mengorganisasi Mahasiswa untuk belajar Dosen membantu mahasiswa mendefinisikan dan mengorganisakikan tugas belajar yang berkaitan dengan masalah yang dipilih pada matkul mekban 2 Mahasiswa Mahasiswa melakukan observasi di lapangan dapat melalui artikel maupun pada kejadian nyata sampai menemukan topik permasalahan Fase3: Membimbing Penyelidikan Kelompok Dosen mendorong mahasiswa untuk mendapatkan informasi yang sesuai untuk membantu dalam penyelesaian masalah atau studi kasus yang dipilih dan berkaitan dengan mata kuliah mekanika dan kekuatan bahan 2 Mahasiswa Melaksanakan arahan yang diberikan oleh dosen • Fase4: Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Dosen memfasilitasi mahasiswa dalam analisis dan menyajikan dalam bentuk karya video Mahasiswa mengumpulkan hasil karya sesuai batas waktu yang telah disepakati • Fase5: Menganalisis dan evaluasi proses pemecahan masalah Dosen membantu mahasiswa dalam proses refleksi dan ealuasi TM: 2 (2x50) menit - Utama 1-4 Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Pustaka: [1] R u ssel C . H i bbeler , Engineeri n g Mechanic s: St a ti c s , 13th edition, P rentice Hall [2] R u ssel C . H i b b eler , Mechanic s of Ma t eri a ls, 8th edi t i o n, Prentice H all |
5% |
16
Minggu ke 16 |
Ujian Sumatif |
Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 |
Kriteria:
Kriteria nilai: Istimewa : 90 sd 100; Sangat baik : 76 sd 89; Rata-rata : 56 sd 75; Dibawah rata-rata: 0 sd 55 Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Tes |
TES
|
|
Materi: Ujian Sumatif Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. Materi: Ujian Sumatif Pustaka: Heinz Frick. 1991. Mekanika Teknik 1 (Statika dan Kegunaanya). Yogyakarta: Kanisius. Materi: Ujian Sumatif Pustaka: Timoshenko, S. dan Young, D.H. 1990. Mekanika Teknik. Jakarta: Erlangga. Materi: Ujian Sumatif Pustaka: Hibbeler, R.C. Engineering Mechanics : Statics, 13th edition. Prentice Hall Materi: Ujian Sumatif Pustaka: Rusell C. Hibbeler. Mechanics of Materials, 8th Edition. Prentice Hall Materi: Ujian Sumatif Pustaka: [1] R u ssel C . H i bbeler , Engineeri n g Mechanic s: St a ti c s , 13th edition, P rentice Hall [2] R u ssel C . H i b b eler , Mechanic s of Ma t eri a ls, 8th edi t i o n, Prentice H all Materi: Ujian Sumatif Pustaka: Bear, F.P. dan Johnston, E.R. 1987. Statika. (Mekanika untuk Insinyur), Jakarta: Erlangga. |
30% |