Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Pendidikan
Program Studi S1 Pendidikan Luar Biasa

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Pembelajaran Anak Disabilitas Netra

8620203398

T=2

P=0

ECTS=3.18

4

18 Februari 2026

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Acep Ovel Novari Beny, Pamuji




.......................................




KHOFIDOTUR ROFIAH

Model Pembelajaran

Project Based Learning

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

Program Objectives (PO)

PO - 1

Mampu mengenali berbagai teori belajar dan pembelajaran serta kebutuhan pembelajaran anak tunanetra

PO - 2

memperoleh kompetensi cara membelajarkan anak tunanetra sesuai kebutuhan tingkat belajar

PO - 3

mampu merancang pembelajaran sesuai perkembangan kurikulum di tingkat jenjang

PO - 4

memiliki keterampilan dalam melayani pembelajaran anak tunanetra

PO - 5

Mampu mengkomunikasikan Ide dalam perbaikan pembelajaran anak tunanetra

Matrik PLO-PO

 
PO
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4
PO-5

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Kajian tentang teori belajar dan pembelajaran anak tunanetra dalam usia sekolah, pengembangan kurikulum SLB, evaluasi, sarana dan prasarana belajar, strategi belajar mengajar, dan lingkungan belajar serta pembelajaran bidang bahasa, matematika, IPA, IPS dan TIK, melaksanakan pembelajaran perbaikan untuk anak tunanetra, memahami fenomena dan problematika pembelajaran anak tunanetra, dan mengaplikasikan perencanaan dalam pengembangan pendidikan luar biasa serta pengelolaan pembelajaran anak tunanetra yang inspiratif, inovatif, memotivasi, menyenangkan dan menantang. Mata kuliah ini disajikan dalam bentuk diskusi, presentasi, dan Observasi lapangan.

Pustaka

Utama :

  1. Referensi. Arends, Richard I, (1997). Classroom Instruction and Management , The Mc.Graw-Hill Companies.
  2. Arends, Richard I, (1998). Learning to Teach , The Mc.Graw-Hill Companies.
  3. Daniel Hallahan dan James Kauffman (1994), Exceptional Children (Introduction to Special Education) . Massachusetts: Allyn and Bacon.
  4. Gargiulo, Richard M. 2012. Special Education in Contemporary Society: An Introduction to Exceptionality . United State of America: Sage Publications, Inc.
  5. Kingsley, M. (1999).
  6. Michael L. Hardman dkk. (1990), Human Exceptionality (society, school and family ), Massachusetts: Allyn and Bacon.
  7. Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Nomor: 10/D/Kr/2017 Tentang Struktur Kurikulum, Kompetensi Inti-Kompetensi Dasar, Dan Pedoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus.
  8. Slavin, R.E. 1995. Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice . Massachusetts: Allyn & Bacon.

Pendukung :

  1. Twomwy, F.C. 1989. Equiring Teachers. Equiring Learners: A Constructivist approach for teaching . New York: Teacher College Press.
  2. Coughlin Pamela A, dkk. (2000). 2000 2000 Menciptakan Kelas yang Berpusat pada Anak, Children’s Resources International Inc. Washington, DC.
  3. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional RI No. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
  4. Ainin, I. K. (2022). PKM Edukasi Pola Hidup Sehat melalui Inclusive Physical Literacy (INCALCY) bagi Komunitas Penyandang Disabilitas dengan Hambatan Penglihatan di Kota Batu

Dosen Pengampu

Dr. H. Pamuji, M.Kes.

Acep Ovel Novari Beny, M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

· Memahami kompetensi, deskripsi, sekuensi materi mata kuliah Pembelajaran ATN

Menjelaskan kompetensi, deskripsi, sekuensi materi mata kuliah Pembelajaran ATN

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  4. 0: tidak menjawab

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Saintifik . Kolaboratif
3 X 50

Materi: pengantar Pembelajaran ATN
Pustaka: Gargiulo, Richard M. 2012. Special Education in Contemporary Society: An Introduction to Exceptionality . United State of America: Sage Publications, Inc.
5%

2

Minggu ke 2

· Memahami teori belajar dan pembelajaran bagi anak tunanetra

Menjelaskan teori belajar dan pembelajaran bagi anak tunanetra

Kriteria:
  1. 2: menyebut dan menjelaskan dengan tepat 2 macam bentuk pembelajaran
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Saintifik . Kolaboratif
3 X 50

Materi: teori belajar dan pembelajaran bagi anak tunanetra
Pustaka: Coughlin Pamela A, dkk. (2000). 2000 2000 Menciptakan Kelas yang Berpusat pada Anak, Children’s Resources International Inc. Washington, DC.
5%

3

Minggu ke 3

Merekonstruksi kurikulum, evaluasi, sarana dan prasarana belajar

Mendeskripsikan kurikulum, evaluasi, sarana dan prasarana belajar

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
· Saintifik · Humanistik . Kolaboratif
3 X 50

Materi: kurikulum, evaluasi, sarana dan prasarana belajar
Pustaka: Referensi. Arends, Richard I, (1997). Classroom Instruction and Management , The Mc.Graw-Hill Companies.

Materi: kurikulum, evaluasi, sarana dan prasarana belajar
Pustaka: Peraturan Mentri Pendidikan Nasional RI No. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
5%

4

Minggu ke 4

Merekonstruksi kurikulum, evaluasi, sarana dan prasarana belajar

Mendeskripsikan kurikulum, evaluasi, sarana dan prasarana belajar

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
· Saintifik · Humanistik . Kolaboratif
3 X 50

Materi: kurikulum, evaluasi, sarana dan prasarana belajar
Pustaka: Peraturan Mentri Pendidikan Nasional RI No. 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
5%

5

Minggu ke 5

· Memahami strategi belajar mengajar, program pendidikan dan lingkungan belajar.

· Menyusun strategi belajar mengajar, program pendidikan . Mendeskripsikan lingkungan belajar untuk anak tunanetra.

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk, Penilaian Portofolio
· Saintifik · Humanistik . Kolaboratif
3 X 50

Materi: strategi belajar mengajar, program pendidikan dan lingkungan belajar.
Pustaka: Coughlin Pamela A, dkk. (2000). 2000 2000 Menciptakan Kelas yang Berpusat pada Anak, Children’s Resources International Inc. Washington, DC.
5%

6

Minggu ke 6

· Memahami strategi belajar mengajar, program pendidikan dan lingkungan belajar.

· Menyusun strategi belajar mengajar, program pendidikan . Mendeskripsikan lingkungan belajar untuk anak tunanetra.

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
· Saintifik · Humanistik . Kolaboratif
3 X 50

Materi: strategi belajar mengajar, program pendidikan dan lingkungan belajar.
Pustaka: Coughlin Pamela A, dkk. (2000). 2000 2000 Menciptakan Kelas yang Berpusat pada Anak, Children’s Resources International Inc. Washington, DC.
5%

7

Minggu ke 7

· Memahami strategi belajar mengajar, program pendidikan dan lingkungan belajar.

· Menyusun strategi belajar mengajar, program pendidikan . Mendeskripsikan lingkungan belajar untuk anak tunanetra.

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
· Saintifik · Humanistik . Kolaboratif
3 X 50

Materi: strategi belajar mengajar, program pendidikan dan lingkungan belajar.
Pustaka: Referensi. Arends, Richard I, (1997). Classroom Instruction and Management , The Mc.Graw-Hill Companies.
5%

8

Minggu ke 8

Melaksanakan Ujian Tengah Semester

UTS

Kriteria:

UTS


Bentuk Penilaian :
Tes
UTS
3 X 50

Materi: UTS
Pustaka: Gargiulo, Richard M. 2012. Special Education in Contemporary Society: An Introduction to Exceptionality . United State of America: Sage Publications, Inc.
15%

9

Minggu ke 9

· Memahami pembelajaran bidang studi bahasa . Mengaplikasikan bidang studi bahasa

· Mendeskripsikan bidang kajian bahasa . Memaparkan cara membelajarkan bidang studi bahasa

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. 2: isi sebagian benar, dan sebagaian benar sistematika

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
· Saintifik · Humanistik . Kolaboratif
3 X 50

Materi: pembelajaran bidang studi bahasa
Pustaka: Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Nomor: 10/D/Kr/2017 Tentang Struktur Kurikulum, Kompetensi Inti-Kompetensi Dasar, Dan Pedoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus.
5%

10

Minggu ke 10

· Memahami pembelajaran bidang studi matematika . Mengaplikasikan bidang studi matematika

· Mendeskripsikan bidang studi matematika . Menyajikan cara membelajarkan bidang studi matematika

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
· Saintifik · Humanistik . Kolaboratif
3 X 50

Materi: pembelajaran bidang studi matematika
Pustaka: Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Nomor: 10/D/Kr/2017 Tentang Struktur Kurikulum, Kompetensi Inti-Kompetensi Dasar, Dan Pedoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus.
5%

11

Minggu ke 11

· Memahami pembelajaran bidang studi IPA dan IPS . Mengaplikasikan bidang studi IPA dan IPS

· Mendeskripsikan bidang studi IPA dan IPS . Menyajikan cara membelajarkan bidang studi IPA dan IPS

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
· Saintifik · Humanistik . Kolaboratif
3 X 50

Materi: bidang studi IPA dan IPS
Pustaka: Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Nomor: 10/D/Kr/2017 Tentang Struktur Kurikulum, Kompetensi Inti-Kompetensi Dasar, Dan Pedoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus.
5%

12

Minggu ke 12

· Memahami pembelajaran bidang studi IPA dan IPS . Mengaplikasikan bidang studi IPA dan IPS

· Mendeskripsikan bidang studi IPA dan IPS . Menyajikan cara membelajarkan bidang studi IPA dan IPS

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
· Saintifik · Humanistik . Kolaboratif
3 X 50

Materi: bidang studi IPA dan IPS
Pustaka: Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Nomor: 10/D/Kr/2017 Tentang Struktur Kurikulum, Kompetensi Inti-Kompetensi Dasar, Dan Pedoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus.
5%

13

Minggu ke 13

· Memahami pembelajaran bidang studi Teknologi informatika dan komunikasi (TIK) - Mengaplikasikan bidang studi Teknologi informatika dan komunikasi (TIK)

· Mendeskripsi kan bidang studi Teknologi informatika dan komunikasi (TIK) - Menyajikan cara membelajarkan bidang studi Teknologi informatika dan komunikasi (TIK)

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. 3: benar isi, ada kekurangan dalam sistematika, ATAU benar sistematika salah isi
  3. 2: isi sebagian benar, dan sebagaian benar sistematika

Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
· Saintifik · Humanistik - Kolaboratif
3 X 50

Materi: bidang studi Teknologi informatika dan komunikasi (TIK)
Pustaka: Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Nomor: 10/D/Kr/2017 Tentang Struktur Kurikulum, Kompetensi Inti-Kompetensi Dasar, Dan Pedoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus.
5%

14

Minggu ke 14

· Memahami fenomena dan problematika pembelajaran anak tunanetra sesuai dengan dasar-dasar teoretis keilmuan pendidikan luar biasa - Mengaplikasikan perencanaan dalam pengembangan pendidikan luar biasa

· Menjelaskan fenomena dan problematika pembelajaran anak tunanetra sesuai dengan dasar-dasar teoretis keilmuan pendidikan luar biasa - Mengaplikasikan perencanaan dalam pengembangan pendidikan luar biasa

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)

Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif
· Saintifik · Humanistik - Kolaboratif
3 X 50

Materi: fenomena dan problematika pembelajaran anak tunanetra sesuai dengan dasar-dasar teoretis keilmuan pendidikan luar biasa
Pustaka: Daniel Hallahan dan James Kauffman (1994), Exceptional Children (Introduction to Special Education) . Massachusetts: Allyn and Bacon.
5%

15

Minggu ke 15

· Menganalisis pengelolaan pembelajaran anak tunanetra yang inspiratif, inovatif, memotivasi, menyenangkan dan menantang.

Menjelaskan pengelolaan pembelajaran anak tunanetra yang inspiratif, inovatif, memotivasi, menyenangkan dan menantang

Kriteria:
  1. Aktifitas Partisipatif : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  2. Pemahaman Materi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)
  3. Diskusi : Baik sekali (Skor 4); Baik (Skor 3); Cukup (Skor 2); Kurang (Skor 1)

Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio
· Saintifik · Humanistik - kolaboratif
3 X 50

Materi: pengelolaan pembelajaran anak tunanetra yang inspiratif, inovatif, memotivasi, menyenangkan dan menantang.
Pustaka: Slavin, R.E. 1995. Cooperative Learning: Theory, Research, and Practice . Massachusetts: Allyn & Bacon.
5%

16

Minggu ke 16

Melaksanakan Ujian Akhir Semester

UAS

Kriteria:

UAS


Bentuk Penilaian :
Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk
UAS
3 X 50

Materi: UAS
Pustaka: Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Nomor: 10/D/Kr/2017 Tentang Struktur Kurikulum, Kompetensi Inti-Kompetensi Dasar, Dan Pedoman Implementasi Kurikulum 2013 Pendidikan Khusus.
15%



Rekap Persentase Evaluasi : Project Based Learning

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 15%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 50%
3. Penilaian Portofolio 20%
4. Tes 15%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.