|

|
Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Hukum
Program Studi S2 Hukum
|
Kode Dokumen
|
SEMESTER LEARNING PLAN
|
|
Course
|
KODE
|
Rumpun MataKuliah
|
Bobot Kredit
|
SEMESTER
|
Tanggal Penyusunan
|
|
Hukum Otonomi Daerah
|
7410802059
|
|
T=2
|
P=0
|
ECTS=4.48
|
2
|
8 Mei 2026
|
|
OTORISASI
|
Pengembang S.P
|
Koordinator Rumpun matakuliah
|
Koordinator Program Studi
|
Dr. Sulaksono, S.H., M.H.
|
Dr. Hananto, S.H., M.H.
|
BUDI HERMONO
|
|
Model Pembelajaran
|
Case Study
|
|
Program Learning Outcomes (PLO)
|
PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah
|
|
PLO-1
|
Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya
|
|
PLO-3
|
Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
|
|
PLO-5
|
Mampu mengidentifikasi, mengkaji dan mengembangkan teori-teori hukum
|
|
PLO-6
|
Mengembangkan kemampuan mengkonstantir, mengkualifisir, mengkonstituir dan mengeksekutoir berlandaskan teori- teori hukum
|
|
PLO-7
|
Mampu menunjukkan sikap bertanggungjawab,bermoral, dan berintegritas
|
Program Objectives (PO)
|
|
PO - 1
|
Menjelaskan konsep dasar Hukum Otonomi Daerah, bentuk negara, dan teori-teori desentralisasi, termasuk praktik desentralisasi di berbagai negara
|
|
PO - 2
|
Menganalisis sejarah, prinsip, dan pengaturan desentralisasi di Indonesia, serta parameter pelaksanaannya
|
|
PO - 3
|
Mengevaluasi hubungan kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk peran Perda, Perdes, kepala daerah, DPRD, dan mekanisme Pilkada
|
|
PO - 4
|
Menilai sistem keuangan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah yang transparan dan akuntabel
|
|
PO - 5
|
Menunjukkan sikap jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas dalam menganalisis dan menyelesaikan studi kasus hukum otonomi daerah secara individu maupun kelompok
|
Matrik PLO-PO
|
| |
| PO | PLO-1 | PLO-3 | PLO-5 | PLO-6 | PLO-7 | | PO-1 | ✔ | | | | | | PO-2 | | ✔ | | | | | PO-3 | | | ✔ | | | | PO-4 | | | | ✔ | | | PO-5 | | | | | ✔ |
|
|
Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)
|
| |
| PO |
Minggu Ke |
| 1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
6 |
7 |
8 |
9 |
10 |
11 |
12 |
13 |
14 |
15 |
16 |
| PO-1 | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | | | | | | | | | PO-2 | | | | | | | | | | | | | | | | | | PO-3 | | | | | | | | | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | ✔ | | PO-4 | | | | | | | | | | | | | | | | | | PO-5 | | | | | | | | | | | | | | | | |
|
|
Deskripsi Singkat Mata Kuliah
|
Mata kuliah Hukum Otonomi Daerah membahas mengenai peristilahan dalam hukum otonomi daerah, bentuk negara, teori desentralisasi, desentralisasi di beberapa negara, sistem-sistem otonomi daerah, sejarah dan pengaturan desentralisasi di Indonesia, pelaksanaan desentralisasi di Indonesia, parameter pelaksanaan desentralisasi, pembagian dan hubungan kewenangan pusat dan daerah, Perda dan perdes, Pilkada, Kepala daerah dan DPRD, serta keuangan daerah.
|
|
Pustaka
|
Utama :
|
|
- 1. Andi Pangerang, Prinsip Permusyawaratan Rakyat berdasarkan Pasal 18 UUD 1945 dan Implementasinya dalam Sistem Penyelenggaraan Pemerintahan di Daerah, Disertasi, UNPAD, 1999.
|
|
Pendukung :
|
|
|
|
Dosen Pengampu
|
Dr. Sulaksono, S.H., M.H. Dr. Hananto Widodo, S.H., M.H. |
|
Minggu Ke-
|
Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)
|
Penilaian
|
Bantuk Pembelajaran,
Metode Pembelajaran,
Penugasan Mahasiswa,
[ Estimasi Waktu]
|
Materi Pembelajaran
[ Pustaka ]
|
Bobot Penilaian (%)
|
|
Indikator
|
Kriteria & Bentuk
|
Luring (offline)
|
Daring (online)
|
|
(1)
|
(2)
|
(3)
|
(4)
|
(5)
|
(6)
|
(7)
|
(8)
|
|
1
Minggu ke 1
|
- Menjelaskan istilah dan ruang lingkup hukum otonomi daerah
- Menganalisis bentuk negara (unitary vs federal)
- Menjelaskan teori desentralisasi (devolusi, dekonsentrasi, delegasi)
- Membandingkan praktik desentralisasi di beberapa negara
|
- Quiz
- Partisipasi Diskusi
|
Kriteria:
- Ketepatan konsep dan istilah hukum
- Kelengkapan dan sistematika penjelasan
- Kedalaman dan ketajaman analisis
- Kemampuan membandingkan dan menarik kesimpulan
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif
Diskusi kelas
Studi komparatif
|
|
|
3% |
|
2
Minggu ke 2
|
- Menjelaskan istilah dan ruang lingkup hukum otonomi daerah
- Menganalisis bentuk negara (unitary vs federal)
- Menjelaskan teori desentralisasi (devolusi, dekonsentrasi, delegasi)
- Membandingkan praktik desentralisasi di beberapa negara
|
- Quiz
- Partisipasi Diskusi
|
Kriteria:
- Ketepatan konsep dan istilah hukum
- Kelengkapan dan sistematika penjelasan
- Kedalaman dan ketajaman analisis
- Kemampuan membandingkan dan menarik kesimpulan
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif
Diskusi kelas
Studi komparatif
|
|
|
3% |
|
3
Minggu ke 3
|
- Menjelaskan istilah dan ruang lingkup hukum otonomi daerah
- Menganalisis bentuk negara (unitary vs federal)
- Menjelaskan teori desentralisasi (devolusi, dekonsentrasi, delegasi)
- Membandingkan praktik desentralisasi di beberapa negara
|
- Quiz
- Partisipasi Diskusi
|
Kriteria:
- Ketepatan konsep dan istilah hukum
- Kelengkapan dan sistematika penjelasan
- Kedalaman dan ketajaman analisis
- Kemampuan membandingkan dan menarik kesimpulan
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif
Diskusi kelas
Studi komparatif
|
|
|
4% |
|
4
Minggu ke 4
|
- Menganalisis sejarah otonomi daerah di Indonesia
- Mengkaji regulasi desentralisasi (UU 23/2014, dll)
- Menilai parameter keberhasilan desentralisasi
|
- Quiz
- Partisipasi Diskusi
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif
Diskusi kelas
Studi komparatif
|
|
|
5% |
|
5
Minggu ke 5
|
- Menganalisis sejarah otonomi daerah di Indonesia
- Mengkaji regulasi desentralisasi (UU 23/2014, dll)
- Menilai parameter keberhasilan desentralisasi
|
- Quiz
- Partisipasi Diskusi
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif
Diskusi kelas
Studi komparatif
|
|
|
5% |
|
6
Minggu ke 6
|
- Menganalisis sejarah otonomi daerah di Indonesia
- Mengkaji regulasi desentralisasi (UU 23/2014, dll)
- Menilai parameter keberhasilan desentralisasi
|
- Quiz
- Partisipasi Diskusi
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif
Diskusi kelas
Studi komparatif
|
|
|
5% |
|
7
Minggu ke 7
|
|
- Quiz
- Partisipasi Diskusi
|
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif |
Ceramah interaktif
Diskusi kelas
Studi komparatif
|
|
|
5% |
|
8
Minggu ke 8
|
Mampu mengerjakan soal |
- Quiz
- Partisipasi Diskusi
|
|
Tes Submatif
|
|
|
25% |
|
9
Minggu ke 9
|
- Mengevaluasi Perda dan Perdes
- Menganalisis Pilkada dan sistem demokrasi lokal
- Menilai peran kepala daerah dan DPRD
|
- Mampu menjelaskan dasar hukum pembagian kewenangan
- Mampu menilai kesesuaian Perda/Perdes dengan hierarki peraturan perundang-undangan
- Mampu mengidentifikasi permasalahan dalam Pilkada
- Mampu memberikan evaluasi dan solusi terhadap penguatan kelembagaan daerah
|
Kriteria:
- Ketepatan analisis hukum
- Ketepatan penggunaan dasar hukum
- Kedalaman dan ketajaman argumentasi
- Sistematika dan konsistensi analisis
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Case Study
Debat akademik
|
|
|
5% |
|
10
Minggu ke 10
|
- Mengevaluasi Perda dan Perdes
- Menganalisis Pilkada dan sistem demokrasi lokal
- Menilai peran kepala daerah dan DPRD
|
- Mampu menjelaskan dasar hukum pembagian kewenangan
- Mampu menilai kesesuaian Perda/Perdes dengan hierarki peraturan perundang-undangan
- Mampu mengidentifikasi permasalahan dalam Pilkada
- Mampu memberikan evaluasi dan solusi terhadap penguatan kelembagaan daerah
|
Kriteria:
- Ketepatan analisis hukum
- Ketepatan penggunaan dasar hukum
- Kedalaman dan ketajaman argumentasi
- Sistematika dan konsistensi analisis
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Case Study
Debat akademik
|
|
|
5% |
|
11
Minggu ke 11
|
- Menjelaskan sistem keuangan daerah
- Menganalisis APBD dan sumber pendapatan daerah
- Mengevaluasi prinsip transparansi dan akuntabilitas
|
- Mampu mengidentifikasi komponen utama sistem keuangan daerah
- Mampu menganalisis komposisi dan proporsi pendapatan daerah
- Mampu menilai tingkat transparansi dan akuntabilitas suatu daerah/kasus
|
Kriteria:
- Ketepatan analisis hukum
- Ketepatan penggunaan dasar hukum
- Kedalaman dan ketajaman argumentasi
- Sistematika dan konsistensi analisis
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Case Study
Debat akademik
|
|
|
5% |
|
12
Minggu ke 12
|
- Menjelaskan sistem keuangan daerah
- Menganalisis APBD dan sumber pendapatan daerah
- Mengevaluasi prinsip transparansi dan akuntabilitas
|
- Mampu mengidentifikasi komponen utama sistem keuangan daerah
- Mampu menganalisis komposisi dan proporsi pendapatan daerah
- Mampu menilai tingkat transparansi dan akuntabilitas suatu daerah/kasus
|
Kriteria:
- Ketepatan analisis hukum
- Ketepatan penggunaan dasar hukum
- Kedalaman dan ketajaman argumentasi
- Sistematika dan konsistensi analisis
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Case Study
Debat akademik
|
|
|
10% |
|
13
Minggu ke 13
|
- Menjelaskan sistem keuangan daerah
- Menganalisis APBD dan sumber pendapatan daerah
- Mengevaluasi prinsip transparansi dan akuntabilitas
|
- Mampu mengidentifikasi komponen utama sistem keuangan daerah
- Mampu menganalisis komposisi dan proporsi pendapatan daerah
- Mampu menilai tingkat transparansi dan akuntabilitas suatu daerah/kasus
|
Kriteria:
- Ketepatan analisis hukum
- Ketepatan penggunaan dasar hukum
- Kedalaman dan ketajaman argumentasi
- Sistematika dan konsistensi analisis
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Case Study
Debat akademik
|
|
|
5% |
|
14
Minggu ke 14
|
Menyusun dan menyelesaikan studi kasus otonomi daerah melalui analisis hukum berbasis teori dan peraturan perundang-undangan secara sistematis, argumentatif, serta berintegritas |
- Mampu mengidentifikasi komponen utama sistem keuangan daerah
- Mampu menganalisis komposisi dan proporsi pendapatan daerah
- Mampu menilai tingkat transparansi dan akuntabilitas suatu daerah/kasus
|
Kriteria:
- Mampu mengaitkan kasus dengan teori desentralisasi / hukum administrasi negara
- Mampu menerapkan norma hukum secara tepat dalam analisis kasus
- Mampu menyusun analisis hukum secara logis dan sistematis
- Mampu merumuskan solusi atau rekomendasi hukum yang relevan
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Case Study
Debat akademik
|
|
|
5% |
|
15
Minggu ke 15
|
Menyusun dan menyelesaikan studi kasus otonomi daerah melalui analisis hukum berbasis teori dan peraturan perundang-undangan secara sistematis, argumentatif, serta berintegritas |
- Mengaitkan kasus dengan teori dan peraturan perundang-undangan
- Menyusun analisis dan argumentasi hukum secara sistematis
- Merumuskan solusi hukum (legal opinion)
|
Kriteria:
- Mampu mengaitkan kasus dengan teori desentralisasi / hukum administrasi negara
- Mampu menerapkan norma hukum secara tepat dalam analisis kasus
- Mampu menyusun analisis hukum secara logis dan sistematis
- Mampu merumuskan solusi atau rekomendasi hukum yang relevan
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio |
Case Study
Debat akademik
|
|
|
5% |
|
16
Minggu ke 16
|
Menyusun dan menyelesaikan studi kasus otonomi daerah melalui analisis hukum berbasis teori dan peraturan perundang-undangan secara sistematis, argumentatif, serta berintegritas |
- Mampu mengidentifikasi komponen utama sistem keuangan daerah
- Mampu menganalisis komposisi dan proporsi pendapatan daerah
- Mampu menilai tingkat transparansi dan akuntabilitas suatu daerah/kasus
|
Kriteria:
- Mampu mengaitkan kasus dengan teori desentralisasi / hukum administrasi negara
- Mampu menerapkan norma hukum secara tepat dalam analisis kasus
- Mampu menyusun analisis hukum secara logis dan sistematis
- Mampu merumuskan solusi atau rekomendasi hukum yang relevan
Bentuk Penilaian : Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio, Tes |
Case Study
Debat akademik
|
|
|
30% |