Universitas Negeri Surabaya
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Program Studi S2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Kode Dokumen

SEMESTER LEARNING PLAN

Course

KODE

Rumpun MataKuliah

Bobot Kredit

SEMESTER

Tanggal Penyusunan

Pedagogik Transformatif

8715702004

Mata Kuliah Wajib Program Studi

T=2

P=0

ECTS=4.48

1

1 Juli 2024

OTORISASI

Pengembang S.P

Koordinator Rumpun matakuliah

Koordinator Program Studi




Dr. Harmanto, M.Pd




Dr. Hj. Raden Roro Nanik Setyowati, M.Si.




RADEN RORO NANIK SETYOWATI

Model Pembelajaran

Case Study

Program Learning Outcomes (PLO)

PLO program Studi yang dibebankan pada matakuliah

PLO-2

Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan

PLO-8

Mampu memecahkan permasalahan bidang PPKn baik di persekolahan atau di masyarakat melalui pendekatan inter atau multidisipliner.

PLO-9

Mampu mengelola riset dan pengembangan (R&D) bidang PPKn yang bermanfaat bagi masyarakat.

Program Objectives (PO)

PO - 1

Memanfaatkan sumber belajar dan media tentang pedagogic transformative yang berbasis teknologi

PO - 2

Menguasai konsep pedagogi dan penggunaannya dalam pembelajaran PPKn

PO - 3

Membuat keputusan untuk menyelesaikan permasalahan pedagogik dalam pembelajaran PPKn dengan menggunakan prinsip, standar, dan teknik penilaian yang tepat.

PO - 4

ggungjawab terhadap kinerja pembelajaran sendiri dan kesepakatan yang dilakukan dengan teman kelompok dalam pencapaian hasil pembelajaran pedagogic transformatif

Matrik PLO-PO

 
POPLO-2PLO-8PLO-9
PO-1  
PO-2  
PO-3  
PO-4  

Matrik PO pada Kemampuan akhir tiap tahapan belajar (Sub-PO)

 
PO Minggu Ke
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
PO-1
PO-2
PO-3
PO-4

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Kajian tentang prinsip-prinsip pedagogik dan cara siswa belajar menurut teori belajar perilaku, teori belajar sosial, teori belajar kognitif, pendekatan konstruktivis, serta pemotivasian siswa untuk belajar, dan pengaplikasiannya dalam pembelajarannya melalui analisis contoh-contoh kasus di kelas.Perkuliahan dilaksanakan dengan sistem analisis studi kasus, presentasi dan diskusi, tugas proyek, dan refleksi.

Pustaka

Utama :

  1. Gusnarib Wahab dan Rosnawati. 2021.Teori -teori Belajar dan Pembelajaran. CV Adanu Adinata:Jawa Barat

Pendukung :

  1. 1. Bruce Joice, Marsha Weil, Emily Cahoun. 2009. Model of Teaching (Model Pengajaran). Yogjakarta: Pustaka Pelajar
  2. 2. Dahar, R. W. (1989). Teori-Teori Belajar. Bandung: Penerbit Erlangga.
  3. 3. Dale H. Schunk. 2012. Learning Theories An Educational Perspective. Sixth Edition. New York: Taylor & Francis.
  4. 4. Jack Zevin. 1992. Social Studies for The Twenty-First Century: Methods and Materials for Teaching in Middle and Scondary Schoola. New York:Longman.
  5. 5. Paul R. Pintrich, Dale H. Schunk. 2002. Motivation in Education: Theory, Research, and Aplication. 2nd Edition. New Jersey: Upper Saddle River.
  6. 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  7. 7. Slavin, R., E. (2006). Educational Psycology: Theory and Practice. Boston: Allyn and Bacon. Terjemahan Marianto Samosir. (2008). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Delapan Jilid 1. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.
  8. 8. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.

Dosen Pengampu

Prof. Dr. Hj. Raden Roro Nanik Setyowati, M.Si.

Dr. Harmanto, S.Pd., M.Pd.

Minggu Ke-

Kemampuan akhir tiap tahapan belajar
(Sub-PO)

Penilaian

Bantuk Pembelajaran,

Metode Pembelajaran,

Penugasan Mahasiswa,

 [ Estimasi Waktu]

Materi Pembelajaran

[ Pustaka ]

Bobot Penilaian (%)

Indikator

Kriteria & Bentuk

Luring (offline)

Daring (online)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

1

Minggu ke 1

Mahasiswa mampu menemukan manfaat teori belajar bagi profesi guru

  1. 1. 1 Mahasiswa mampu mendeskripsikan perkuliahan selama satu semester
  2. 1.2 Mahasiswa mampu menjelaskan manfaat mata kuliah teori belajar dalam konteks pembelajaran di sekolah
  3. 1.3 Mahasiswa mampu melakukan refleksi akan kemampuan awal dalam penguasaan materi kuliah pedagogik transformatif
Kriteria:

Pedoman penskoran 1-4 terkait teori belajar bagi profesi guru


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio

Daring
2x50 menit
Materi: Konsep-konsep dalam pedagogik transformative dan manfaatnya
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Konsep-konsep dalam pedagogik transformative dan manfaatnya
Pustaka: 9. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
5%

2

Minggu ke 2

Mahasiswa mampu Menganalisis peran guru dalam teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh Torndike dan Pavlov pada pembelajaran PPKn

  1. 2.1 Mahasiswa mampu mendeskripsikan teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh Torndike
  2. 2.2 Mahasiswa mampu mendeskripsikan teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh Pavlov
  3. 2.3 Memberikan contoh aplikasi teori behavioristik dalam pembelajaran PPKn yang dikemukakan Torndike
  4. 2.4 Memberikan contoh aplikasi teori behavioristik dalam pembelajaran PPKn yang dikemukakan Pavlov
  5. 2.5 Menganalisis peran guru dalam teori behavioristik pada pembelajaran PPKn yang dikemukakan Pavlov
  6. 2.6 Menganalisis peran guru dalam teori behavioristik pada pembelajaran PPKn yang dikemukakan Torndike
Kriteria:

Mahasiswa mampu menyampaikan semua indikator penilaian secara partisipatif di dalam perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio

Daring
2x50 menit
Materi: Teori dan aplikasi teori belajar behavioristik
Pustaka: 2. Dahar, R. W. (1989). Teori-Teori Belajar. Bandung: Penerbit Erlangga.

Materi: Teori dan aplikasi teori belajar behavioristik
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Teori dan aplikasi teori belajar behavioristik
Pustaka: 8. Slavin, R., E. (2006). Educational Psycology: Theory and Practice. Boston: Allyn and Bacon. Terjemahan Marianto Samosir. (2008). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Delapan Jilid I1. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.
5%

3

Minggu ke 3

Mahasiswa mampu Menganalisis peran guru dalam teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh Torndike dan Pavlov pada pembelajaran PPKn

  1. 2.1 Mahasiswa mampu mendeskripsikan teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh Torndike
  2. 2.2 Mahasiswa mampu mendeskripsikan teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh Pavlov
  3. 2.3 Memberikan contoh aplikasi teori behavioristik dalam pembelajaran PPKn yang dikemukakan Torndike
  4. 2.4 Memberikan contoh aplikasi teori behavioristik dalam pembelajaran PPKn yang dikemukakan Pavlov
  5. 2.5 Menganalisis peran guru dalam teori behavioristik pada pembelajaran PPKn yang dikemukakan Pavlov
  6. 2.6 Menganalisis peran guru dalam teori behavioristik pada pembelajaran PPKn yang dikemukakan Torndike
Kriteria:

Mahasiswa mampu menyampaikan semua indikator penilaian secara partisipatif di dalam perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Portofolio

Daring
2x50 menit
Materi: Teori dan aplikasi teori belajar behavioristik
Pustaka: 2. Dahar, R. W. (1989). Teori-Teori Belajar. Bandung: Penerbit Erlangga.

Materi: Teori dan aplikasi teori belajar behavioristik
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Teori dan aplikasi teori belajar behavioristik
Pustaka: 8. Slavin, R., E. (2006). Educational Psycology: Theory and Practice. Boston: Allyn and Bacon. Terjemahan Marianto Samosir. (2008). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Delapan Jilid I1. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.
5%

4

Minggu ke 4

Mahasiswa mampu mengevaluasi peran guru dalam teori perkembangan kognitif yang dikemukakan oleh Peaget pada pembelajaran PPKn.

  1. 4.1 Mahasiswa mampu mendeskripkan teori perkembangan kognitif yang dikemukakan oleh Peaget
  2. 4.2 Mahasiswa mampu memberikan contoh aplikasi teori perkembangan kognitif Peaget dalam pembelajaran PPKn
  3. 4.3 Mahasiswa mampu menganalisis peran guru dalam teori perkembangan kognitif Peaget pada pembelajaran PPKn
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Daring
2x50 menit
Materi: Teori perkembangan kognitif Peaget
Pustaka: 2. Dahar, R. W. (1989). Teori-Teori Belajar. Bandung: Penerbit Erlangga.

Materi: Teori perkembangan kognitif Peaget
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Teori perkembangan kognitif Peaget
Pustaka: 9. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
10%

5

Minggu ke 5

Mahasiswa mampu mengevaluasi peran guru dalam teori perkembangan kognitif yang dikemukakan oleh Peaget pada pembelajaran PPKn.

  1. 4.1 Mahasiswa mampu mendeskripkan teori perkembangan kognitif yang dikemukakan oleh Peaget
  2. 4.2 Mahasiswa mampu memberikan contoh aplikasi teori perkembangan kognitif Peaget dalam pembelajaran PPKn
  3. 4.3 Mahasiswa mampu menganalisis peran guru dalam teori perkembangan kognitif Peaget pada pembelajaran PPKn
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk

Daring
2x50 menit
Materi: Teori perkembangan kognitif Peaget
Pustaka: 2. Dahar, R. W. (1989). Teori-Teori Belajar. Bandung: Penerbit Erlangga.

Materi: Teori perkembangan kognitif Peaget
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Teori perkembangan kognitif Peaget
Pustaka: 9. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
10%

6

Minggu ke 6

Mahasiswa mampu Menganalisis peran guru dalam teori belajar konstruktivistik yang dikemukakan Brunner pada pembelajaran PPKn

  1. 6.1 Mahasiswa mampu mendeskrikan teori belajar konstruktivistik yang dikemukakan oleh Brunner
  2. 6.2 Mahasiswa mampu memberikan contoh aplikasi teori belajar konstruktivistik Brunner dalam pembelajaran
  3. 6.3 Mahasiswa mampu menganalisis peran guru dalam teori belajar konstruktivistik Brunner pada pembelajaran
Kriteria:

Rubrik penilaian


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif, Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk

Daring
2x50 menit
Materi: Teori dan aplikasi teori belajar konstruktivistik Brunner
Pustaka: 2. Dahar, R. W. (1989). Teori-Teori Belajar. Bandung: Penerbit Erlangga.

Materi: Teori dan aplikasi teori belajar konstruktivistik Brunner
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Teori dan aplikasi teori belajar konstruktivistik Brunner
Pustaka: 8. Slavin, R., E. (2006). Educational Psycology: Theory and Practice. Boston: Allyn and Bacon. Terjemahan Marianto Samosir. (2008). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Delapan Jilid I1. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.

Materi: Teori dan aplikasi teori belajar konstruktivistik Brunner
Pustaka: 9. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
5%

7

Minggu ke 7

Mahasiswa mampu Menganalisis peran guru dalam teori belajar konstruktivistik yang dikemukakan Vigotsky dalam pembelajaran

  1. 7.1 Mahasiswa mampu mendeskrikan teori belajar konstruktivistik yang dikemukakan oleh Vigotsky
  2. 7.2 Mahasiswa mampu memberikan contoh aplikasi teori belajar konstruktivistik Vigotsky dalam pembelajaran
  3. 7.3 Mahasiswa mampu menganalisis peran guru dalam teori belajar konstruktivistik yang dikemukakan Vigotsky dalam pembelajaran
Kriteria:

Pedoman Penskoran


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Daring
2x50 menit
Materi: Teori dan aplikasi teori belajar konstruktivistik Vigotsky
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Teori dan aplikasi teori belajar konstruktivistik Vigotsky
Pustaka: 8. Slavin, R., E. (2006). Educational Psycology: Theory and Practice. Boston: Allyn and Bacon. Terjemahan Marianto Samosir. (2008). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Delapan Jilid I1. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.

Materi: Teori dan aplikasi teori belajar konstruktivistik Vigotsky
Pustaka: 9. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
5%

8

Minggu ke 8

Pertemuan 1 sampai 7

Mahasiswa mampu menjawab 5 soal esai sesuai materi pertemuan 1-7

Kriteria:

5 soal esai dengan skor masing-masing 20


Bentuk Penilaian :
Tes

Daring
2x50 menit
Materi: semua materi pertemuan 1-7
Pustaka:
8%

9

Minggu ke 9

Mahasiswa mampu Menganalisis peran guru dalam teori belajar humanisme yang dikemukakan C. Rogers pada pembelajaran

  1. 9.1 Mahasiswa mampu mendeskrikan teori belajar humanisme yang dikemukakan oleh Card Roger
  2. 9.2 Mahasiswa mampu memberikan contoh aplikasi teori belajar Humanisme yang dikemukakan oleh Card Roger dalam pembelajaran
  3. 9.3 Mahasiswa mampu menganalisis peran guru dalam teori belajar humanisme yang dikemukakan C. Rogers pada pembelajaran
Kriteria:

Mahasiswa mampu menyampaikan 3 indikator penilaian secara partisipatif di dalam perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Daring
2x50 menit
Materi: Teori dan aplikasi belajar Humanisme
Pustaka: 1. Bruce Joice, Marsha Weil, Emily Cahoun. 2009. Model of Teaching (Model Pengajaran). Yogjakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Teori dan aplikasi belajar Humanisme
Pustaka: 3. Dale H. Schunk. 2012. Learning Theories An Educational Perspective. Sixth Edition. New York: Taylor & Francis.

Materi: Teori dan aplikasi belajar Humanisme
Pustaka: 5. Paul R. Pintrich, Dale H. Schunk. 2002. Motivation in Education: Theory, Research, and Aplication. 2nd Edition. New Jersey: Upper Saddle River.
5%

10

Minggu ke 10

Mahasiswa mampu menemukan peran guru dalam teori belajar observasional (sosial) yang dikemukakan Bandura pada pembelajaran

  1. 10.1 Mahasiswa mampu mendeskrikan teori belajar Observasional yang dikemukakan oleh Bandura
  2. 10.2 Mahasiswa mampu memberikan contoh aplikasi teori belajar observasional yang dikemukakan oleh Bandura dalam pembelajaran
  3. 10.3 Mahasiswa mampu menganalisis peran guru yang dikemukakan oleh Card Roger
Kriteria:

Mahasiswa mampu menyampaikan 3 indikator penilaian secara partisipatif di dalam perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Daring
2x50 menit
Materi: Teori dan Aplikasi dalam pembelajaran teori Belajar Observasional Albert Bandura
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Teori dan Aplikasi dalam pembelajaran teori Belajar Observasional Albert Bandura
Pustaka: 9. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
2%

11

Minggu ke 11

Mahasiswa mampu Membedakan belajar pengetahuan deklaratif, Prosedural, dan konsep

  1. 11.1 Mahasiswa mampu menjelaskan pengetahuan deklaratif
  2. 11.2 Mahasiswa mampu menjelaskan pengetahuan proseduran
  3. 11.3 Mahasiswa mampu menjelaskan belajar konsep
  4. 11.4 Mahasiswa mampu membedakan belajar pengetahuan deklaratif, Prosedural, dan konsep
Kriteria:

Mahasiswa mampu menyampaikan 3 indikator penilaian secara partisipatif di dalam perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Daring
2x50 menit
Materi: Konsep dasar pengetahuan deklaratif
Pustaka: 4. Jack Zevin. 1992. Social Studies for The Twenty-First Century: Methods and Materials for Teaching in Middle and Scondary Schoola. New York:Longman.

Materi: Konsep dasar pengetahuan deklaratif
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Konsep dasar pengetahuan deklaratif
Pustaka: 8. Slavin, R., E. (2006). Educational Psycology: Theory and Practice. Boston: Allyn and Bacon. Terjemahan Marianto Samosir. (2008). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Delapan Jilid I1. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.

Materi: Konsep dasar pengetahuan deklaratif
Pustaka: 9. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
5%

12

Minggu ke 12

Mahasiswa mampu menemukan karakteristik gaya belajar peserta didik

  1. 12.1 Mahasiswa mampu menyebutkan macam-macam gaya belajar
  2. 12.2 Mahasiswa mampu menjelaskan peran ganya belajar bagi guru dan peserta didik
  3. 12.3 Mahasiswa mampu mendeskrikan karakteristik gaya belajar visual
  4. 12.4 Mahasiswa mampu mendeskrikan karakteristik gaya belajar auditoris
  5. 12.5 Mahasiswa mampu mendeskrikan karakteristik gaya belajar kinestetik
  6. 12.6 Mahasiswa mampu menganalisis karakteristik gaya belajar peserta didik
  7. 12.7 Mahasiswa mampu menganalisis peran guru dalam pembelajaran terkait dengan gaya berlajar peserta didik yang beragam
Kriteria:

Mahasiswa mampu menyampaikan 3 indikator penilaian secara partisipatif di dalam perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Daring
2x50 menit
Materi: Konsep dan Aplikasi Gaya Belajar
Pustaka: 4. Jack Zevin. 1992. Social Studies for The Twenty-First Century: Methods and Materials for Teaching in Middle and Scondary Schoola. New York:Longman.

Materi: Konsep dan Aplikasi Gaya Belajar
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Konsep dan Aplikasi Gaya Belajar
Pustaka: 8. Slavin, R., E. (2006). Educational Psycology: Theory and Practice. Boston: Allyn and Bacon. Terjemahan Marianto Samosir. (2008). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Delapan Jilid I1. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.

Materi: Konsep dan Aplikasi Gaya Belajar
Pustaka: 9. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
2%

13

Minggu ke 13

Mahasiswa mampu Menganalisis peran motivasi dalam pembelajaran

  1. 13.1 Mahasiswa mampu menjelaskan konsep motivasi
  2. 13.2 Mahasiswa mampu menjelaskan teori-teori motivasi
  3. 13.3 Mahasiswa mampu mendeskrikan motivasi berprestasi.
  4. 13.4 Mahasiswa mampu menganalisis peran motivasi dalam pembelajaran
Kriteria:

Mahasiswa mampu menyampaikan 3 indikator penilaian secara partisipatif di dalam perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Daring
2x50 menit
Materi: Teori dan Aplikasi Motivasi dalam pembelajaran
Pustaka: 4. Jack Zevin. 1992. Social Studies for The Twenty-First Century: Methods and Materials for Teaching in Middle and Scondary Schoola. New York:Longman.

Materi: Teori dan Aplikasi Motivasi dalam pembelajaran
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Teori dan Aplikasi Motivasi dalam pembelajaran
Pustaka: 8. Slavin, R., E. (2006). Educational Psycology: Theory and Practice. Boston: Allyn and Bacon. Terjemahan Marianto Samosir. (2008). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Delapan Jilid I1. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.

Materi: Teori dan Aplikasi Motivasi dalam pembelajaran
Pustaka: 9. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
5%

14

Minggu ke 14

Mahasiswa mampu Merancang kegiatan yang mampu mengembangkan kemampuan peserta didik berpikir kritis dalam pembelajaran

  1. 14.1 Mahasiswa mampu menjelaskan konsep berpikir tingkat rendah (LOTS)
  2. 14.2 Mahasiswa mampu menjelaskan konsep berpikir krtitis (HOTS)
  3. 14.3 Mahasiswa mampu membedakan pertanyaan dan pernyataan yang mengandung LOTS dan HOTS
  4. 14.4 Mahasiswa mampu merancang kegiatan yang mampu mengembangkan kemampuan peserta didik berpikir kritis dalam pembelajaran
Kriteria:

Mahasiswa mampu menyampaikan 3 indikator penilaian secara partisipatif di dalam perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Aktifitas Partisipasif

Daring
2x50 menit
Materi: Pengembangan Berpikir Kritis dalam pembelajaran Konsep LOTS dan HOTS dalam pembelajaran
Pustaka: 4. Jack Zevin. 1992. Social Studies for The Twenty-First Century: Methods and Materials for Teaching in Middle and Scondary Schoola. New York:Longman.

Materi: Pengembangan Berpikir Kritis dalam pembelajaran Konsep LOTS dan HOTS dalam pembelajaran
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Pengembangan Berpikir Kritis dalam pembelajaran Konsep LOTS dan HOTS dalam pembelajaran
Pustaka: 8. Slavin, R., E. (2006). Educational Psycology: Theory and Practice. Boston: Allyn and Bacon. Terjemahan Marianto Samosir. (2008). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Delapan Jilid I1. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.

Materi: Pengembangan Berpikir Kritis dalam pembelajaran Konsep LOTS dan HOTS dalam pembelajaran
Pustaka: 9. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
5%

15

Minggu ke 15

Mahasiswa mampu Menganalisis pentingnya konsep diri bagi perkembangan peserta didik

  1. 15.1 Mahasiswa mampu menjelaskan konsep diri
  2. 15.2 Mahasiswa mampu mendeskrisikan cara mengembangkan konsep diri bagi peserta didik
  3. 15.3 Mahasiswa mampu menganalisis pentingnya konsep diri bagi perkembangan peserta didik
Kriteria:

Mahasiswa mampu menyampaikan 3 indikator penilaian secara partisipatif di dalam perkuliahan


Bentuk Penilaian :
Penilaian Portofolio, Praktik / Unjuk Kerja

Daring
2x50 menit
Materi: Pengembangan konsep diri dan perilaku social
Pustaka: 4. Jack Zevin. 1992. Social Studies for The Twenty-First Century: Methods and Materials for Teaching in Middle and Scondary Schoola. New York:Longman.

Materi: Pengembangan konsep diri dan perilaku social
Pustaka: 6. Schunk, D. H. (2012). Learning Theories an Educational Perspective, Sixth Edition, Boston: Pearson Education. Terjemahan Eva Hamidah dan Rahmat Fajar. (2012). Teori-Teori Pembelajaran: Perspektif Pendidikan, Edisi Keenam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Materi: Pengembangan konsep diri dan perilaku social
Pustaka: 8. Slavin, R., E. (2006). Educational Psycology: Theory and Practice. Boston: Allyn and Bacon. Terjemahan Marianto Samosir. (2008). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik, Edisi Delapan Jilid I1. Jakarta: PT. Macanan Jaya Cemerlang.

Materi: Pengembangan konsep diri dan perilaku social
Pustaka: 9. Winkel, W. S. 2004. Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.
10%

16

Minggu ke 16

Mahasiswa memiliki kemampuan sesuai indikator pertemuan 9-15 dengan baik

Mahasiswa memiliki kemampuan sesuai indikator perkuliahan pertemuan 9-15

Kriteria:

Mahasiswa diberi 5 soal esai masing-masing bernilai 20 maksimal 100


Bentuk Penilaian :
Tes

Daring
Materi: Semua materi pertemuan 9-15
Pustaka:

Materi: Materi 9-15
Pustaka:
13%



Rekap Persentase Evaluasi : Case Study

No Evaluasi Persentase
1. Aktifitas Partisipasif 54%
2. Penilaian Hasil Project / Penilaian Produk 7.5%
3. Penilaian Portofolio 12.5%
4. Praktik / Unjuk Kerja 5%
5. Tes 21%
100%

Catatan

  1. Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (PLO - Program Studi) adalah kemampuan yang dimiliki oleh setiap lulusan Program Studi yang merupakan internalisasi dari sikap, penguasaan pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan jenjang prodinya yang diperoleh melalui proses pembelajaran.
  2. PLO yang dibebankan pada mata kuliah adalah beberapa capaian pembelajaran lulusan program studi (CPL-Program Studi) yang digunakan untuk pembentukan/pengembangan sebuah mata kuliah yang terdiri dari aspek sikap, ketrampulan umum, ketrampilan khusus dan pengetahuan.
  3. Program Objectives (PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PLO yang dibebankan pada mata kuliah, dan bersifat spesifik terhadap bahan kajian atau materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  4. Sub-PO Mata kuliah (Sub-PO) adalah kemampuan yang dijabarkan secara spesifik dari PO yang dapat diukur atau diamati dan merupakan kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran, dan bersifat spesifik terhadap materi pembelajaran mata kuliah tersebut.
  5. Indikator penilaian kemampuan dalam proses maupun hasil belajar mahasiswa adalah pernyataan spesifik dan terukur yang mengidentifikasi kemampuan atau kinerja hasil belajar mahasiswa yang disertai bukti-bukti.
  6. Kreteria Penilaian adalah patokan yang digunakan sebagai ukuran atau tolok ukur ketercapaian pembelajaran dalam penilaian berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Kreteria penilaian merupakan pedoman bagi penilai agar penilaian konsisten dan tidak bias. Kreteria dapat berupa kuantitatif ataupun kualitatif.
  7. Bentuk penilaian: tes dan non-tes.
  8. Bentuk pembelajaran: Kuliah, Responsi, Tutorial, Seminar atau yang setara, Praktikum, Praktik Studio, Praktik Bengkel, Praktik Lapangan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan/atau bentuk pembelajaran lain yang setara.
  9. Metode Pembelajaran: Small Group Discussion, Role-Play & Simulation, Discovery Learning, Self-Directed Learning, Cooperative Learning, Collaborative Learning, Contextual Learning, Project Based Learning, dan metode lainnya yg setara.
  10. Materi Pembelajaran adalah rincian atau uraian dari bahan kajian yg dapat disajikan dalam bentuk beberapa pokok dan sub-pokok bahasan.
  11. Bobot penilaian adalah prosentasi penilaian terhadap setiap pencapaian sub-PO yang besarnya proposional dengan tingkat kesulitan pencapaian sub-PO tsb., dan totalnya 100%.
  12. TM=Tatap Muka, PT=Penugasan terstruktur, BM=Belajar mandiri.