Mata Kuliah Sosiologi Virtual (2 SKS)
Deskripsi Mata Kuliah :
Sosiologi virtual mengacu pada studi tentang interaksi social, dan dinamika sosial yang terjadi dalam dunia virtual, seperti media sosial, permainan online, forum diskusi, dan lingkungan digital lainnya. Ini melibatkan analisis tentang bagaimana individu dan kelompok berinteraksi, membentuk identitas, dan membangun hubungan sosial dalam konteks digital.
Capaian Mata Kuliah :
- Mahasiswa mampu memahami konsep Sosiologi Digital;
- Mahasiswa mampu memahami dan menganalisis Persamaan dan Perbedaan Sosiologi Virtual Dengan Sosiologi Internet
- Mahasiswa mampu memahami dan menganalisis Persamaan dan Perbedaan Sosiologi Virtual Dengan Sosiologi Digital
- Mahasiswa mampu memahami dan menganalisis Identitas Digital, Perilaku sosial online, Pengaruh media sosial;
- Mahasiswa mampu memahami dan menganalisis Konflik dan kesenjangan digital;
- Mahasiswa mampu memahami dan mendeskripsikan Online Research Methods (ORMs)
- Mahasiswa mampu memahami dan mendeskripsikan Dampak Virtual pada Individu, Masyarakat, dan Budaya
- Mahasiswa mampu memahami dan mendeskripsikan Diskursus Membentuk Struktur Sosial Virtual
- Mahasiswa mampu memahami dan mendeskripsikan Sosiolog Profesional dan Sosiolog Amatir
Sumber Rujukan :
1."Virtual Society? Technology, Cyberbole, Reality" oleh Steve Woolgar (2002): Buku ini membahas peran teknologi dalam membentuk masyarakat virtual. Penulisnya mengeksplorasi bagaimana hubungan antara teknologi dan sosialitas dapat dipahami melalui pendekatan sosiologi. 2."The Virtual Community: Homesteading on the Electronic Frontier" oleh Howard Rheingold (1993): Buku ini membahas komunitas online dan peran internet dalam membentuk interaksi sosial. Penulisnya menggambarkan pengalaman dan dinamika komunitas virtual serta efeknya terhadap masyarakat. 3."The Social Media Reader" oleh Michael Mandiberg (Editor) (2012): Buku ini adalah kumpulan esai yang mendalam tentang berbagai aspek sosiologi virtual, termasuk identitas digital.4. "Networked: The New Social Operating System" oleh Lee Rainie dan Barry Wellman (2012): Buku ini membahas bagaimana internet dan teknologi digital telah mengubah cara kita berinteraksi dan membentuk hubungan sosial. Penulisnya meneliti tren dan pola hubungan sosial dalam era digital.5. "Digital Sociology" oleh Deborah Lupton (2015): Buku ini menggambarkan konsep-konsep dasar dalam sosiologi digital, termasuk identitas online, komunitas virtual, dan metode penelitian yang digunakan dalam mempelajari fenomena sosial digital.6. "Virtual Ethnography: Online and Offline" oleh Christine Hine (2000): Buku ini membahas metode etnografi dalam konteks dunia virtual. Penulisnya menjelaskan bagaimana peneliti dapat menggunakan teknik etnografi untuk memahami interaksi dan dinamika sosial dalam lingkungan online.7. “The Virtual Self: A Contemporary Sociology” oleh Ben Agger (2015). Ia telah memperkenalkan disiplin Sosiologi Virtual yang menarik, dan memperkaya Sosiologi. Cabang Sosiologi yang membahas perubahan di dunia virtual yang masih berlangsung, terutama dalam cara manusia bekerja, berkomunikasi, membesarkan keluarga, dan menghibur diri sendiri.
1."Virtual Society? Technology, Cyberbole, Reality" oleh Steve Woolgar (2002): Buku ini membahas peran teknologi dalam membentuk masyarakat virtual. Penulisnya mengeksplorasi bagaimana hubungan antara teknologi dan sosialitas dapat dipahami melalui pendekatan sosiologi. 2."The Virtual Community: Homesteading on the Electronic Frontier" oleh Howard Rheingold (1993): Buku ini membahas komunitas online dan peran internet dalam membentuk interaksi sosial. Penulisnya menggambarkan pengalaman dan dinamika komunitas virtual serta efeknya terhadap masyarakat. 3."The Social Media Reader" oleh Michael Mandiberg (Editor) (2012): Buku ini adalah kumpulan esai yang mendalam tentang berbagai aspek sosiologi virtual, termasuk identitas digital.4. "Networked: The New Social Operating System" oleh Lee Rainie dan Barry Wellman (2012): Buku ini membahas bagaimana internet dan teknologi digital telah mengubah cara kita berinteraksi dan membentuk hubungan sosial. Penulisnya meneliti tren dan pola hubungan sosial dalam era digital.5. "Digital Sociology" oleh Deborah Lupton (2015): Buku ini menggambarkan konsep-konsep dasar dalam sosiologi digital, termasuk identitas online, komunitas virtual, dan metode penelitian yang digunakan dalam mempelajari fenomena sosial digital.6. "Virtual Ethnography: Online and Offline" oleh Christine Hine (2000): Buku ini membahas metode etnografi dalam konteks dunia virtual. Penulisnya menjelaskan bagaimana peneliti dapat menggunakan teknik etnografi untuk memahami interaksi dan dinamika sosial dalam lingkungan online.7. “The Virtual Self: A Contemporary Sociology” oleh Ben Agger (2015). Ia telah memperkenalkan disiplin Sosiologi Virtual yang menarik, dan memperkaya Sosiologi. Cabang Sosiologi yang membahas perubahan di dunia virtual yang masih berlangsung, terutama dalam cara manusia bekerja, berkomunikasi, membesarkan keluarga, dan menghibur diri sendiri.
© 2025. Develop BY PPTIx UNESA TEAM