Landasan Perancangan Kurikulum Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
Perancangan dan pengembangan kurikulum Program Studi S1 Teknik Pertambangan Universitas Negeri Surabaya didasarkan pada berbagai landasan yang mencakup aspek filosofis, yuridis, akademik, dan kebutuhan pemangku kepentingan. Landasan ini menjadi acuan dalam memastikan kurikulum yang disusun relevan, adaptif, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan yang unggul.
Secara filosofis, kurikulum dikembangkan dengan mengedepankan nilai-nilai pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengembangan karakter, integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab sosial dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan tuntutan pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan dan beretika.
Secara yuridis, pengembangan kurikulum mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, antara lain Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023, KKNI, UNESA, Asosiasi FORKOPINDO, dan Lembaga Akreditasi IABEE.
Secara akademik, kurikulum disusun berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknik pertambangan, termasuk integrasi teknologi digital dan konsep smart mining. Pendekatan Outcome-Based Education (OBE) diterapkan untuk memastikan ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang mencakup aspek sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus.
Selain itu, perancangan kurikulum juga mempertimbangkan kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders), seperti industri pertambangan, alumni, asosiasi profesi, dan pengguna lulusan. Masukan dari berbagai pihak ini diperoleh melalui tracer study, forum diskusi, serta kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sehingga kurikulum yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global.
Dengan landasan tersebut, kurikulum Program Studi S1 Teknik Pertambangan Unesa dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas kegiatan pertambangan, berintegritas tinggi, serta mampu menguasai dan mengembangkan teknologi untuk mendukung penerapan smart mining yang berkelanjutan dan berorientasi kewirausahaan.