Sidia is a education Platform website.
Our Top Course
Profil Program Studi S2 Psikologi Unesa
| Study Program | : | |
| Establishment Date | : | 22 Juni 2022 |
| Study Program Coordinator | : | RIZA NOVIANA KHOIRUNNISA |
Visi Misi & Tujuan Program Studi S2 Psikologi
Universitas Negeri Surabaya
Visi
Mengembangkan Keunggulan Riset dalam Ilmu Psikologi untuk Mendukung Kesejahteraan Psikologis Masyarakat secara Berkelanjutan yang Adaptif, Inovatif, dan Berdaya Saing Global.Misi
- 1. Menyelenggarakan pendidikan magister psikologi berbasis riset yang unggul, adaptif, dan inovatif untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan ilmu psikologi, berkontribusi pada kesejahteraan psikologis masyarakat, serta berdaya saing global.
- 2. Mengembangkan riset ilmu psikologi yang unggul, adaptif, inovatif dan kolaboratif, untuk menghasilkan kontribusi ilmiah yang mendukung kesejahteraan psikologis masyarakat pada tingkat nasional dan global.
- 3. Menerapkan dan menyebarluaskan hasil riset dan pengembangan ilmu psikologi melalui pengabdian kepada masyarakat yang yang adaptif, inovatif, dan kolaboratif untuk mendukung kesejahteraan psikologis masyarakat secara berkelanjutan.
Tujuan
- Menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu psikologi melalui pendidikan dan riset yang adaptif dan inovatif untuk mendukung kesejahteraan psikologis masyarakat.
- Menghasilkan lulusan yang mampu menghasilkan dan mengembangkan penelitian psikologi secara kolaboratif serta menghasilkan karya ilmiah yang berkontribusi pada pengembangan ilmu psikologi di tingkat nasional maupun global.
- Menghasilkan lulusan yang mampu menerapkan hasil riset dan pengembangan ilmu psikologi melalui pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung penyelesaian permasalahan psikologis dan meningkatkan kesejahteraan psikologis masyarakat secara berkelanjutan.
Capaian Lulusan Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
| PLO-1 | Mampu menunjukkan nilai-nilai agama, kebangsaan dan budaya nasional, serta etika akademik dalam melaksanakan tugasnya
Dibebankan pada matakuliah:
|
| PLO-2 | Menunjukkan karakter tangguh, kolaboratif, adaptif, inovatif, inklusif, belajar sepanjang hayat, dan berjiwa kewirausahaan
Dibebankan pada matakuliah: |
| PLO-3 | Mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
Dibebankan pada matakuliah: |
| PLO-4 | Mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi.
Dibebankan pada matakuliah:
|
| PLO-5 | Mampu menguasai prinsip- prinsip Iiterasi data, teknologi dan humanitas untuk pemecahan masalah manusia
Dibebankan pada matakuliah:
|
| PLO-6 | Kemampuan intelektual untuk berpikir secara mandiri dan kritis sebagai pembelajar sepanjang hayat
Dibebankan pada matakuliah:
|
| PLO-7 | Mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora berdasarkan kajian analisis atau eksperimental terhadap informasi dan data
Dibebankan pada matakuliah:
|
| PLO-8 | Mampu mengevaluasi, mengembangkan mengonstruksikan, dan mengadaptasikan instrumen pengukuran dan asesmen psikologi untuk individu, kelompok, komunitas dan organisasi untuk keperluan penelitian
Dibebankan pada matakuliah:
|
| PLO-9 | Mampu menuangkan pemikiran-pemikiran konseptual maupun hasil penelitian psikologi dalam bentuk tulisan ilmiah yang layak dipublikasikan, mampu mempresentasikan ilmu psikologi dalam forum akademik maupun masyarakat umum dan mampu mengomunikasikan dan menyebarIuaskan hasil riset pada forum akademik nasional atau internasional serta [urnal ilmiah nasional yang terakreditasi atau jurnal internasional.
Dibebankan pada matakuliah:
|
Occupational Profiles Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
- Pendidik
Mampu ikut serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan baik secara formal, non formal dan informal. Lulusan Prodi S2 Psikologi Unesa, diharapkan memiliki keahlian untuk memahami potensi peserta didik menggunakan pendekatan pedagogi dan asesmen berbasis nilai-nilai inklusi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang berwawasan Psikologi Olahraga. Bidang pekerjaan meliputi Guru, Dosen, Konselor, Instruktur dan Fasilitator.
- Peneliti di bidang Psikologi
Mampu mendesain metodologi penelitian, melaksanakan penelitian secara mandiri, serta membuat publikasi berdasarkan hasil penelitian Psikologi. Bidang pekerjaan meliputi peneliti baik di lembaga pemerintah maupun non pemerintah.
- Konsultan Psikologi
Mampu memberikan konsultasi dan konsep intervensi berbasis psikologi di berbagai bidang, dalam seting pendidikan, seting tempat kerja, seting kesehatan dan seting komunitas yang berwawasan Psikologi Olahraga. Bidang pekerjaan meliputi sebagai konsultan dalam pengembangan kebijakan, pelatihan, asesmen psikologi, serta peningkatan kesejahteraan individu dan kelompok
Struktur Kurikulum
Universitas Negeri Surabaya
Kurikulum Transformasi S2 Psikologi
Semester ke 1
Kode
Mata Kuliah
Kredit
Mandatori?
7310102004
PHILOSOPHY OF SCIENCE
2.00
7310103035
3.00
7310104028
4.00
7310102029
2.00
7310103030
3.00
7310102003
PSYCHOLOGY INCLUSION
2.00
7310104026
PSYCHOLOGY OF EDUCATOR PERSONALITY
4.00
Semester ke 2
Kode
Mata Kuliah
Kredit
Mandatori?
7310103036
3.00
7310103037
3.00
7310103008
FINAL PROJECT PROPOSAL
3.00
7310103046
3.00
7310103052
3.00
7310103043
3.00
7310102055
2.00
7310102038
2.00
7310103045
3.00
7310102051
2.00
7310102053
2.00
7310102056
2.00
7310102057
2.00
Semester ke 3
Kode
Mata Kuliah
Kredit
Mandatori?
1000003188
RESEARCH INSTRUMENT DEVELOPMENT
3.00
1000002166
RESEARCH RESULTS SEMINAR
3.00
1000007108
THESIS
7.00
7310103011
FIELD STUDY
4.00
Semester ke 4
Kode
Mata Kuliah
Kredit
Mandatori?
7310104012
PUBLICATION
4.00
| Kode | Mata Kuliah | Kredit | Mandatori? |
|---|---|---|---|
| 7310102004 | PHILOSOPHY OF SCIENCE | 2.00 | |
| 7310103035 | 3.00 | ||
| 7310104028 | 4.00 | ||
| 7310102029 | 2.00 | ||
| 7310103030 | 3.00 | ||
| 7310102003 | PSYCHOLOGY INCLUSION | 2.00 | |
| 7310104026 | PSYCHOLOGY OF EDUCATOR PERSONALITY | 4.00 |
| Kode | Mata Kuliah | Kredit | Mandatori? |
|---|---|---|---|
| 7310103036 | 3.00 | ||
| 7310103037 | 3.00 | ||
| 7310103008 | FINAL PROJECT PROPOSAL | 3.00 | |
| 7310103046 | 3.00 | ||
| 7310103052 | 3.00 | ||
| 7310103043 | 3.00 | ||
| 7310102055 | 2.00 | ||
| 7310102038 | 2.00 | ||
| 7310103045 | 3.00 | ||
| 7310102051 | 2.00 | ||
| 7310102053 | 2.00 | ||
| 7310102056 | 2.00 | ||
| 7310102057 | 2.00 |
| Kode | Mata Kuliah | Kredit | Mandatori? |
|---|---|---|---|
| 1000003188 | RESEARCH INSTRUMENT DEVELOPMENT | 3.00 | |
| 1000002166 | RESEARCH RESULTS SEMINAR | 3.00 | |
| 1000007108 | THESIS | 7.00 | |
| 7310103011 | FIELD STUDY | 4.00 |
| Kode | Mata Kuliah | Kredit | Mandatori? |
|---|---|---|---|
| 7310104012 | PUBLICATION | 4.00 |
Evaluasi Kurikulum Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
Jumlah alumni S1 Psikologi dari Unesa menjadi salah satu kekuatan lain dari Prodi S2 Psikologi sebagai salah satu sumber peminat dan pendaftar. Sejak tahun 2021, lulusan S1 Prodi Psikologi Unesa mencapai 1514 orang, pada tahun 2022 menjadi 1696 orang, dan pada tahun 2023 mencapai 1876 orang lulusan. Lulusan Sarjana Psikologi Unesa menjadi potensi calon pendaftar bagi Prodi S2 Psikologi. Berdasarkan hasil survei dari Admisi Unesa, minat alumni untuk melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi, sebesar 4,47 (skala 5), sehingga dapat dimaknai sebagai sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa dorongan alumni S1 Psikologi untuk melanjutkan pendidikan di Psikologi tinggi. Di sisi lain, mencapai 14% dari total alumni yang bisa segera melanjutkan kuliah di perguruan tinggi lain. Oleh sebab itu, kebutuhan untuk menyelenggarakan Program Studi S2 Psikologi sangat dibutuhkan. Penelusuran alumni juga menunjukkan bahwa lulusan S1 Psikologi yang bidang kerjanya dalam lingkup psikologi pendidikan dan perkembangan mencapai 23 %.
Berdasarkan masukan dari tiga komponen yaitu 1) pengguna lulusan, 2) alumni dan 3) masyarakat, salah satu keterampilan yang perlu ditingkatkan pada adalah kebutuhan pada bidang minat pendidikan dan perkembangan yang mencapai lebih dari 10%. Potensi calon pendaftar Prodi S2 Psikologi juga guru-guru dan Kepala Sekolah yang selama ini memiliki hubungan yang erat dengan Unesa sebagai salah satu Universitas LPTK di Indonesia serta penyelenggara PPG. Maka untuk dapat menunjang peningkatan keahlian di bidang pendidikan dan perkembangan diperlukan alternatif pendidikan yang dapat mengakomodir kebutuhan tersebut.
Hasil evaluasi kurikulum Program Studi Magister Psikologi berdasarkan kegiatan sanctioning kurikulum yang dilaksanakan tahun 2025 menunjukkan beberapa aspek yang perlu disempurnakan untuk meningkatkan keselarasan dan keterpaduan desain kurikulum. Secara keseluruhan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa kurikulum perlu direvisi dengan memperkuat keselarasan vertikal antara visi-misi, profil lulusan, kompetensi lulusan, CPL, bahan kajian, mata kuliah, dan struktur kurikulum sehingga terbentuk kurikulum yang lebih sistematis, terukur, dan sesuai dengan standar pendidikan Magister Psikologi.
Berdasarkan hasil evaluasi dan masukan dari kegiatan sanctioning kurikulum, Program Studi S2 Psikologi telah melakukan perbaikan dan penyempurnaan dokumen kurikulum. Perbaikan yang dilakukan meliputi penyesuaian dan penyelarasan visi, misi, tujuan program studi, profil lulusan, kompetensi lulusan, serta capaian pembelajaran lulusan (CPL) agar lebih terintegrasi dan menunjukkan keterkaitan yang jelas. Selain itu, telah disusun profil lulusan sebagai dasar dalam perumusan kompetensi lulusan, CPL, bahan kajian, mata kuliah, dan CPMK.
Pada aspek bahan kajian dan mata kuliah, telah dilakukan pemetaan yang menunjukkan kontribusi masing-masing mata kuliah terhadap CPL yang ditetapkan. Cakupan bahan kajian juga telah disesuaikan dengan standar dan rekomendasi AP2TPI, khususnya terkait filsafat ilmu, metode penelitian psikologi, statistik penelitian psikologi, dan pengembangan instrumen penelitian. Selanjutnya, struktur kurikulum telah dilengkapi dengan narasi yang menjelaskan pembentukan mata kuliah dan penentuan bobot SKS sehingga alur pencapaian kompetensi lulusan menjadi lebih jelas dan sistematis.
Dengan perbaikan tersebut, dokumen kurikulum telah mengakomodasi seluruh masukan evaluator dan diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan pendidikan Magister Psikologi yang lebih terarah, relevan, dan sesuai dengan standar pendidikan tinggi serta kebutuhan pemangku kepentingan.
Penetapan peminatan dalam Program Studi S2 Psikologi UNESA didasarkan pada hasil analisis kebutuhan pemangku kepentingan yang melibatkan pengguna lulusan, alumni, masyarakat, perkembangan keilmuan psikologi, serta arah pengembangan Fakultas Psikologi UNESA. Hasil pemetaan kebutuhan kompetensi menunjukkan bahwa kompetensi yang paling banyak dibutuhkan berada pada bidang Psikologi Industri dan Organisasi (58%), Psikologi Klinis (23%), Psikologi Pendidikan dan Perkembangan (12%), serta Psikologi Sosial (6%).
Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan pengembangan kompetensi psikologi tidak terpusat pada satu bidang tertentu, melainkan tersebar pada beberapa area utama yang memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dunia pendidikan, kesehatan mental, dan pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, Program Studi S2 Psikologi UNESA mengembangkan kurikulum yang mengakomodasi kebutuhan tersebut melalui empat peminatan utama.
1. Peminatan Psikologi Pendidik dan Sekolah.
Peminatan ini dikembangkan berdasarkan kebutuhan peningkatan kompetensi pada bidang Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, sekaligus mempertimbangkan karakteristik UNESA sebagai perguruan tinggi yang memiliki kekuatan dan sejarah panjang dalam bidang kependidikan. Peminatan ini diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dalam:
- memahami karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik;
- mengembangkan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung kesejahteraan psikologis;
- melakukan asesmen dan intervensi psikologis dalam setting pendidikan;
- mengembangkan kebijakan dan program sekolah berbasis evidence-based practice.
Keberadaan peminatan ini juga didukung oleh tingginya kebutuhan guru, kepala sekolah, konselor pendidikan, dan praktisi pendidikan yang memerlukan penguatan kompetensi psikologi dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21, pendidikan inklusif, kesehatan mental peserta didik, serta transformasi digital pendidikan.
2. Peminatan Psikologi Industri dan Organisasi
Peminatan Psikologi Industri dan Organisasi dibuka karena hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa kompetensi pada bidang ini merupakan kebutuhan terbesar, yaitu mencapai 58%. Perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis, transformasi digital, perubahan pola kerja, kebutuhan pengembangan talenta, serta pentingnya kesejahteraan psikologis pekerja menuntut tersedianya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi psikologi organisasi yang kuat. Peminatan ini diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu:
- melakukan diagnosis organisasi;
- mengembangkan sistem manajemen sumber daya manusia berbasis psikologi;
- melakukan asesmen dan pengembangan kompetensi SDM;
- merancang intervensi organisasi berbasis evidence;
- meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan psikologis dalam organisasi.
Dengan tingginya kebutuhan dunia industri, pemerintahan, BUMN, lembaga pendidikan, dan organisasi sosial terhadap kompetensi ini, peminatan Psikologi Industri dan Organisasi menjadi salah satu fokus utama pengembangan program studi.
3. Peminatan Psikologi Klinis
Peminatan Psikologi Klinis dikembangkan sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan mental, baik pada tingkat individu, keluarga, maupun komunitas. Tingginya kebutuhan kompetensi pada bidang klinis (23%) menunjukkan bahwa isu kesehatan mental telah menjadi perhatian utama berbagai sektor. Selain itu, berbagai fenomena seperti peningkatan stres, burnout, gangguan psikologis, masalah kesehatan mental remaja, serta kebutuhan layanan psikologis berbasis komunitas semakin menuntut tersedianya tenaga yang memiliki kompetensi akademik dalam bidang psikologi klinis. Peminatan ini diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang mampu:
- melakukan asesmen psikologis berbasis riset;
- memahami dinamika kesehatan mental sepanjang rentang kehidupan;
- merancang program promotif, preventif, dan intervensi psikologis;
- mengembangkan program kesehatan mental berbasis komunitas;
- melakukan konsultasi psikologi dalam berbagai setting.
Keberadaan peminatan ini juga mendukung upaya peningkatan kesejahteraan psikologis masyarakat sebagaimana menjadi visi Fakultas Psikologi UNESA.
4. Peminatan Psikologi Performa dan Ketahanan Mental
Selain mengakomodasi kebutuhan yang muncul dari data tracer dan stakeholder, Program Studi S2 Psikologi UNESA juga mengembangkan peminatan Psikologi Performa dan Ketahanan Mental yang selaras dengan kekuatan institusi dan arah pengembangan Fakultas Psikologi UNESA. Peminatan ini merupakan pengembangan dari keunggulan UNESA dalam bidang olahraga dan pengembangan performa manusia. Ruang lingkupnya tidak terbatas pada atlet olahraga, tetapi mencakup seluruh individu yang dituntut mencapai performa optimal dalam berbagai bidang kehidupan, seperti pendidikan, organisasi, kepemimpinan, profesi kesehatan, militer, maupun komunitas. Peminatan ini dikembangkan karena beberapa alasan strategis:
- Meningkatnya kebutuhan pengembangan mental toughness, resilience, dan psychological well-being pada berbagai profesi di era yang penuh perubahan dan ketidakpastian.
- Perkembangan ilmu psikologi modern menunjukkan bahwa performa optimal tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga faktor psikologis seperti motivasi, regulasi emosi, grit, self-efficacy, resilience, dan psychological readiness.
- Belum banyak program magister psikologi di Indonesia yang secara khusus mengembangkan bidang performa dan ketahanan mental, sehingga menjadi keunggulan kompetitif Program Studi S2 Psikologi UNESA.
- Selaras dengan visi Fakultas Psikologi UNESA yang memiliki fokus pengembangan keilmuan pada bidang psikologi olahraga serta kesejahteraan psikologis masyarakat.
- Dapat menjawab kebutuhan lintas sektor, karena konsep performa dan ketahanan mental dapat diterapkan pada atlet, guru, mahasiswa, pemimpin organisasi, pekerja, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum.
Melalui peminatan ini, lulusan diharapkan mampu:
- mengembangkan program peningkatan performa individu dan kelompok;
- merancang intervensi berbasis psikologi performa;
- meningkatkan resiliensi dan ketahanan mental;
- mengembangkan strategi psychological skills training;
- melakukan penelitian terkait performa, kesejahteraan psikologis, dan pengembangan potensi manusia.
Meskipun hasil analisis kebutuhan menunjukkan adanya kebutuhan pengembangan kompetensi pada bidang Psikologi Sosial sebesar 6%, Program Studi S2 Psikologi UNESA saat ini belum membuka peminatan Psikologi Sosial secara khusus. Keputusan tersebut didasarkan pada beberapa pertimbangan akademik dan strategis sebagai berikut.
Pertama, tingkat kebutuhan yang teridentifikasi masih relatif lebih rendah dibandingkan bidang Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Klinis, serta Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, yang secara kumulatif mencakup lebih dari 90% kebutuhan kompetensi yang diharapkan oleh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, pada tahap awal pengembangan program studi, sumber daya dan kurikulum diprioritaskan pada bidang yang memiliki kebutuhan paling tinggi dan prospek lulusan yang lebih luas.
Kedua, pengembangan peminatan memerlukan dukungan sumber daya manusia yang memadai, baik dari sisi jumlah maupun kepakaran dosen. Saat ini Program Studi S2 Psikologi lebih memiliki kekuatan dan konsentrasi kepakaran dosen pada bidang psikologi pendidikan dan sekolah, psikologi industri dan organisasi, psikologi klinis, serta psikologi performa dan ketahanan mental. Oleh karena itu, pengembangan peminatan difokuskan pada bidang yang telah memiliki kelompok dosen, roadmap penelitian, jejaring kerja sama, dan rekam jejak publikasi yang kuat sehingga dapat menjamin mutu penyelenggaraan pendidikan.
Ketiga, beberapa kajian dalam bidang Psikologi Sosial sesungguhnya telah terintegrasi secara lintas peminatan, khususnya pada mata kuliah yang membahas perilaku kelompok, dinamika sosial, kesejahteraan komunitas, kepemimpinan, budaya organisasi, psikologi komunitas, pendidikan inklusif, maupun kesehatan mental masyarakat. Dengan demikian, substansi keilmuan Psikologi Sosial tetap diperoleh mahasiswa meskipun belum menjadi peminatan tersendiri.
Keempat, Program Studi menerapkan prinsip pengembangan bertahap (phased development) dalam penyelenggaraan kurikulum. Bidang Psikologi Sosial tetap menjadi salah satu area pengembangan keilmuan yang potensial untuk dibuka sebagai peminatan di masa mendatang apabila hasil evaluasi kebutuhan menunjukkan peningkatan demand serta didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia, sarana pendukung, jejaring kerja sama, dan roadmap penelitian yang memadai.
Dengan pertimbangan tersebut, keputusan untuk belum membuka peminatan Psikologi Sosial merupakan langkah strategis untuk menjaga fokus pengembangan program studi, menjamin kualitas penyelenggaraan pendidikan, dan memastikan setiap peminatan yang dibuka memiliki dukungan sumber daya dan kebutuhan pasar yang kuat.
Dengan demikian, pembukaan empat peminatan tersebut tidak hanya didasarkan pada hasil analisis kebutuhan pemangku kepentingan dan tren perkembangan dunia kerja, tetapi juga mempertimbangkan mandat keilmuan psikologi, visi Fakultas Psikologi UNESA, kebutuhan masyarakat, serta keunggulan institusi. Keempat peminatan tersebut saling melengkapi dalam menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi pada pengembangan ilmu psikologi dan peningkatan kesejahteraan psikologis masyarakat secara berkelanjutan.
Rekap PLO Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
| Nama Matakuliah | Sks | Program Learning Outcomes PLO) | Total | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| PLO1 | PLO2 | PLO3 | PLO4 | PLO5 | PLO6 | PLO7 | PLO8 | PLO9 | |||
| Organizational Theory | 4 | 25% | 43.75% | 31.25% | 100 % | ||||||
| Development of Individual Instruments and Measurements | 5 | 11.11% | 44.44% | 44.44% | 99.99 % | ||||||
| Research methodology | 5 | 40% | 60% | 100 % | |||||||
| Philosophy of Science | 2 | 60% | 20% | 20% | 100 % | ||||||
| Psychology Inclusion | 2 | 27.27% | 18.18% | 27.27% | 27.27% | 99.99 % | |||||
| Human Resource Management | 5 | 60% | 40% | 100 % | |||||||
| Performance Management | 5 | 35.71% | 42.86% | 21.43% | 100 % | ||||||
| Organizational Diagnosis and Change | 4 | 37.5% | 37.5% | 25% | 100 % | ||||||
| Micro Macro Clinical Psychology | 4 | 33.33% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | ||||||
| Life Span Development of Psychopathology | 4 | 40% | 20% | 40% | 100 % | ||||||
| Positive Psychology and Psychopathology Interventions | 4 | 33.33% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | ||||||
| Cross-Cultural Psychopathology | 3 | 33.33% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | ||||||
| Psychopathology and Technology | 3 | 33.33% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | ||||||
| Qualitative Research Methodology | 3 | 33.33% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | ||||||
| Quantitative Research Methodology | 3 | 33.33% | 33.33% | 33.33% | 99.99 % | ||||||
| Micro Macro Problems in Education | 3 | 40% | 20% | 40% | 100 % | ||||||
| Psychology of Educator Personality | 4 | 40% | 20% | 40% | 100 % | ||||||
Landasan Perancangan Kurikulum Program Studi
Universitas Negeri Surabaya
Landasan Filosofis
Landasan filosofis yang mendasari pengembangan kurikulum Prodi Magister Sains Psikologi tahun 2024 ini adalah bahwa mahasiswa adalah makhluk rasional yang memiliki otonomi dan independensi dalam memilih pengalaman belajar mereka. Karena itu pendekatan pembelajaran yang dikedepankan adalah yang berorientasi pada kebutuhan mahasiswa. Pendekatan pembelajaran didesain untuk memberikan keleluasan bagi mahasiswa untuk dapat mengembangkan diri sesuai potensinya. Para pengajar lebih banyak berperan dalam memfasilitasi dan merealisasikan potensi mahasiswa sesuai dengan minatnya ini terutama di bidang psikologi.
Kurikulum yang dirancang ini mengakomodasi beberapa pilihan peminatan seperti psikologi pendidik dan sekolah, psikologi bidang industri dan organisasi, serta bidang klinis atau Kesehatan mental. Kurikulum yang dirancang ini juga memberikan fleksibilitas pada mahasiswa dalam memilih pengalaman belajar di lapangan atau di berbagai tempat sesuai bidang karirnya masing-masing.
Pengembangan kurikulum Prodi Magister Sains Psikologi dilandasi pandangan filosofis bahwa pengetahuan dan pengalaman belajar mahasiswa adalah diarahkan untuk tujuan membuat mereka lebih memahami hakikat dan tujuan hidupnya sebagai manusia dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas hidupnya baik sebagai individu maupun anggota masyarakat. Atas dasar landasan filosofis tersebut, kurikulum Prodi Magister Sains Psikologi 2024 ini bertujuan untuk membuat mahasiswa menjadi pembelajar mandiri dengan memfasilitasi kemampuan kognitif yang sesuai dengan perkembangan mahasiswa meliputi kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking), dan penalaran kritis (critical thinking). Selain itu, kurikulum ini juga dimaksudkan untuk dapat membentuk pribadi mahasiswa yang otonom, bebas, tangguh, bertanggungjawab, dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi sehingga mereka mampu mengoptimalkan pengembangan potensi dirinya sebagai manusia.
Selain itu, kurikulum yang dikembangkan ini juga diharapkan dapat membantu pertumbuhan pribadi yang menjadi pribadi yang lebih baik secara moral, menghargai nilai-nilai kemanusian universal serta memiliki orientasi sosial dan kemampuan adaptasi yang tinggi dalam kehidupan bermasyarakat. Karakteristik pribadi semacam ini akan dapat memfasilitasi munculnya perilaku kolaboratif dan toleran serta mengedepankan kontribusi berarti bagi masyarakat luas. Berdasarkan arah tersebut, kurikulum Prodi Magister Sains Psikologi telah mengakomodasi pengalaman belajar mahasiswa tidak hanya dalam perguruan tinggi, namun juga pengalaman belajar langsung untuk mengidentifikasi masalah-masalah kongkrit dalam kehidupan masyarakat dan memberikan alternatif solusi pemecahan berdasarkan bidang ilmu psikologi. Berdasarkan landasan ini, Kurikulum Prodi Magister Sains Psikologi Unesa tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi akademik, namun juga telah memasukkan aspek nilai dan sikap sosial sebagai tujuan pendidikan dan capaian pembelajaran yang perlu dipenuhi mahasiswa selama menjalani perkuliahan.
Landasan Psikologis
Landasan Psikologis Kurikulum S2 Psikologi Unesa mempertimbangkan kondisi psikologis mahasiswa sebagai subjek belajar, termasuk karakteristik individu mahasiswa, tahap perkembangannya, serta dinamika proses pembelajaran. Landasan psikologis adalah kondisi karakteristik manusia sebagai individu, yang dinyatakan dalam berbagai bentuk perilaku dalam interaksinya dengan lingkungan. Perilaku merupakan manifestasi dari ciri-ciri kehidupan berupa perilaku kognitif, afektif, psikomotor sebagai akibat interaksi individu dengan lingkungannnya. Kondisi psikologis yang dimaksud adalah kondisi psikologis mahasiswa sebagai subjek dalam pembelajaran. Dalam pengembangan kurikulum hal ini perlu mendapat perhatian karena perilaku individu dipengaruhi oleh kondisi psikologisnya. Perilaku belajar dalam proses pembelajaran sangat ditentukan oleh kondisi psikologis mahasiswa, oleh sebab itu kurikulum perlu mengetahui dan mengakomodasi kondisi tersebut agar pembelajaran dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
Pada pengembangan kurikulum S2 Psikologi Unesa, landasan psikologis yang digunakan perlu memandang mahasiswa selaku peserta didik sebagai individu dalam satu kesatuan psikofisik yang selalu beraktivitas dan berinteraksi dengan lingkungannya. Mahasiswa Unesa secara psikologis berada pada tahap berpikir formal, tahap perkembangan moral yang pada umumnya telah mencapai pascakonvensional (Kohlberg,1995) dan tahap perkembangan sosial yang telah mencapai usia remaja dengan karakteristik yang khas, kurikulum Unesa yang dikembangkan prodi di Unesa perlu memperhatikan tahap-tahap pperkembangan psikologi mahasiswa tersebut. Selain itu perlu pula diakomodasi bahwa mahasiswa merupakan individu yang bersifat unik dengan memiliki banyak aspek yang membentuk kesatuan khas. Mahasiswa merupakan individu yang berada dalam proses perkembangan yang bersifat dinamis sesuai dengan karakteristik dan tingkat kematangannya. Oleh karena itu, pengembangan kurikulum perlu mencermati perkembangan dan dinamika tersebut untuk menghasilkan kurikulum yang membuat mahasiswa merasa nyaman dan terlayani untuk memperoleh hasil yang maksimal. Hal tersebut dapat diakomodasikan dalam bentuk implementasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan yakni pendalaman ilmu sebagai penguatan keilmuan dan kebebasan cara belajar sebagai bentuk penghargaan humanisasi dan demokratisasi belajar.
Landasan Sosiologis
Pengembangan kurikulum Prodi S2 Psikologi Unesa juga dilandaskan pada pertimbangan sosiologis yang menegaskan bahwa pendidikan berlangsung dalam konteks sosial dan budaya tertentu. Sebagai program studi yang lahir dan berkembang dalam masyarakat Indonesia, Prodi Magister Sains Psikologi Unesa mengedepankan penciptaan lingkungan belajar yang positif untuk perkembangan diri mahasiswa menuju pencapaian kemajuan ilmu pengetahuan bidang psikologi dan literasi teknologi yang berwawasan keragaman budaya. Kurikulum yang dikembangkan diharapkan dapat melahirkan lulusan yang mampu menghargai keragaman budaya di tengah masyarakat dan memiliki toleransi dan saling pengertian antar sesama anggota masyarakat Indonesia yang beragam. Demi menghasilkan lulusan yang memiliki kepekaan sosial budaya, kurikulum Prodi Magister Sains Psikologi Unesa memfasilitasi belajar di lapangan dengan berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam kehidupan nyata.
Landasan Historis
Kurikulum Prodi Magister Sains Psikologi juga dikembangkan sebagai jawaban atas tuntutan perubahan zaman dalam berbagai bidang kehidupan yang terus berubah. Pada era masyarakat industri 4.0 ini, tuntutan akan kompetensi lulusan yang memiliki daya saing menjadi lebih tinggi. Oleh karena itu, kurikulum ini disusun dengan memperhatikan kebutuhan dan tuntutan masyarakat pada era saat ini. Kebutuhan dan tuntutan masyarakat saat ini di antaranya adalah kesiapan untuk berubah dan kreativitas serta penguasaan teknologi. Berdasarkan kebutuhan dan tantangan tersebut, kurikulum ini didesain untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan identifikasi masalah sesuai bidang ilmu, perumusan, serta desain penyelesaian masalah sesuai dengan bidang psikologi yang melibatkan penguasaan literasi data dan literasi teknologi.
Secara khusus, Kurikulum Prodi Magister Sains Psikologi Unesa tahun 2024 ini dikembangkan dengan menjaga perjalanan historisnya sebagai Program Studi di bawah naungan Universitas Negeri Surabaya yang unggul dalam bidang kependidikan. Keunggulan institusi ini dipadu dengan tuntutan kebutuhan masyarakat atas layanan psikologi. Karena itu, pendirian Prodi Magister Sains Psikologi Unesa tidak lepas dari upaya untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat dalam berbagai bidang. Berdasarkan keunggulan institusi dan kebutuhan masyarakat ini, maka Prodi Magister Sains Psikologi Unesa mengembangkan Kurikulum Pendidikan psikologi tingkat Magister yang memfasilitasi mahasiswa untuk dapat memilih pendalaman atau pengayaan sesuai bidang terapan yang dibutuhkan masyarakat yaitu Bidang Psikologi Pendidik dan sekolah, Psikologi Klinis, dan Psikologi Industri dan Organisasi.
Landasan Hukum
Pedoman Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi Kurikulum ini disusun berdasarkan peraturan dan kebijakan yang berlaku meliputi:
- Pancasila dan UUD 1945;
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586);
- Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336);
- Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Pendidikan dan Layanan Psikologi
- Peraturan pemerintah Republik Indonesia No. 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;
- Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Pendidikan Tinggi;
- Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 37 Tahun 2022 tentang Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum Universitas Negeri Surabaya;
- Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);
- Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013 tentang Penerapan KKNI Bidang Perguruan Tinggi;
- Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2022 tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Sertifikat Profesi, Gelar, dan Kesetaraan Ijazah Perguruan Tinggi Negara Lain;
- Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. 123 Tahun 2019 tentang Magang dan Pengakuan Satuan Kredit Semester Magang Industri untuk Program Sarjana dan Sarjana Terapan;
- Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 7 Tahun 2020 tentang Pendirian Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri, dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta;
- Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia No. 13 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 Tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024;
- Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti;
- Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi;
- Peraturan Rektor Universitas Negeri Surabaya No. 15 Tahun 2023 tentang Kurikulum Universitas Negeri Surabaya;
- Rencana Strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2020-2024;
- Rencana Strategis (Renstra) Universitas Negeri Surabaya PTNBH 2020-2025; 19. Rencana Pengembangan Jangka Panjang (RPJP) Universitas Negeri Surabaya 2022-2045;
- Renstra Program Pascasarjana dan Renstra Fakultas selingkung UNESA.
Copyright © 2026 Sinau Digital UNESA All Rights Reserved
