One of the important parts of being an intellectual is developing knowledge through research. This course targets the development of students‘ research skills with the following specific aims: (1) providing research experience through analysis of existing or ongoing mathematics education research data and interpretation of the results before programming a dissertation; (2) involving students in conducting initial dissertation research; (3) improving students‘ research skills; and (4) develop skills in writing for publication.
Program Objectives (PO)
Aktifitas Pembelajaran
Pertemuan 1
Ide penelitian, kerangka berpikir latar belakang masalah penelitian pendahuluan
Date 2 September 2024
Pertemuan 2
Ide penelitian, kerangka berpikir latar belakang masalah penelitian pendahuluan
Date 9 September 2024
Pertemuan 3
Merumuskan masalah penelitian pendahuluan.
Date 16 September 2024
Pertemuan 4
Melakukan Systematic Literature Reviews dan menyusun kerangka teoretik dan kerangka konseptual penelitian pendahuluan.
Date 23 September 2024
Pertemuan 5
Melakukan Systematic Literature Reviews dan menyusun kerangka teoretik dan kerangka konseptual penelitian pendahuluan.
Date 30 September 2024
Pertemuan 6
Menyusun kajian teori penelitian pendahuluan.
Date 7 Oktober 2024
Pertemuan 7
Hasil kajian teori secara verbal (lisan dan tulisan)
Date 14 Oktober 2024
Pertemuan 8
Pendekatan/metode penelitian pendahuluan dan mendeskripsikan tahapan-tahapan penelitian pendahuluan.
Date 21 Oktober 2024
Pertemuan 9
Pendekatan/metode penelitian pendahuluan dan mendeskripsikan tahapan-tahapan penelitian pendahuluan.
This course examines research paradigms, research approaches, types of research, study of the latest research articles, hypotheses, variables, research designs, research instruments, research techniques, data
Mata kuliah ini membahas tentang hakikat dan ruang lingkup IPA, IPA sebagai inkuiri, Keterampilan Proses Sains (KPS), aspek konten IPA, fungsi IPA dalam penumbuhan kecakapan
Statistical Physics studies the behavior of microscopic systems with a very large number of forming particles through two approaches, namely classical statistical distribution laws (Maxwell-Boltzmann