Course Description
Mata kuliah Gender dalam Hubungan Internasional membahas konsep dan perspektif gender serta penerapannya dalam memahami berbagai fenomena hubungan internasional. Mata kuliah ini mengkaji bagaimana konstruksi dan relasi gender memengaruhi dinamika politik global, termasuk isu konflik dan keamanan, perdamaian, ekonomi politik internasional, migrasi, tenaga kerja, serta hak asasi manusia. Mahasiswa juga diperkenalkan pada berbagai perspektif feminis sebagai salah satu pendekatan kritis dalam Hubungan Internasional untuk menganalisis relasi kekuasaan, ketidaksetaraan, representasi, dan pengalaman kelompok yang berbeda dalam politik global. Melalui pembahasan konsep, studi kasus, diskusi, dan analisis isu kontemporer, mahasiswa diharapkan mampu menggunakan perspektif gender secara kritis dalam menganalisis berbagai persoalan dalam Hubungan Internasional.
Program Objectives (PO)
- Mahasiswa mampu menjelaskan dan menguasai konsep, teori, serta perspektif gender dan feminisme dalam kajian Hubungan Internasional, termasuk keterkaitannya dengan aspek politik, ekonomi, sosial-budaya, dan hukum internasional.
- Mahasiswa mampu menganalisis secara logis, kritis, dan sistematis peran serta relasi gender dalam berbagai isu hubungan internasional, seperti konflik, keamanan, perdamaian, migrasi, ekonomi politik, dan hak asasi manusia pada tingkat lokal, nasional, regional, dan global.
- Mahasiswa mampu mengevaluasi berbagai bentuk ketimpangan, diskriminasi, dan permasalahan berbasis gender dalam hubungan internasional dengan menggunakan teori, konsep, data, dan informasi yang relevan.
- Mahasiswa mampu mengorganisasi dan mengomunikasikan hasil analisis mengenai isu gender dalam hubungan internasional secara argumentatif, sistematis, dan berbasis bukti, baik secara lisan maupun tulisan.
- Mahasiswa mampu merumuskan alternatif respons atau rekomendasi terhadap permasalahan gender dalam hubungan internasional berdasarkan hasil analisis terhadap teori, informasi, data, dan konteks sosial-politik yang relevan.