Course Description
Mata kuliah ini membekali peserta didik dengan kompetensi dalam pencegahan, asesmen, penatalaksanaan awal, dan pengelolaan cedera olahraga secara cepat, tepat, aman, dan sistematis pada situasi on-site, dengan mengutamakan patient safety. Pembelajaran menerapkan Interprofessional Education (IPE) melalui kolaborasi dengan tim kesehatan lainnya pada event olahraga serta mendukung SDG 3 “Good Health and Well-being” dalam mewujudkan pelayanan kesehatan olahraga yang aman dan berkualitas
Program Objectives (PO)
- Mampu menjelaskan konsep dasar, epidemiologi, dan klasifikasi cedera olahraga, serta merencanakan kesiapsiagaan tim kesehatan (health team preparation) termasuk pre-participation screening sebelum kompetisi olahraga dengan menjunjung prinsip caring.
- Mampu melakukan penilaian (assessment) cedera olahraga on-site secara sistematis menggunakan metode TOTAPS, mengidentifikasi kondisi mechanical fatigue dan heat-related illness, serta menerapkan tracking metabolik dalam monitoring kondisi fisiologis atlet.
- Mampu melakukan penatalaksanaan kegawatdaruratan dan cedera akut di lapangan olahraga, meliputi resusitasi jantung paru (RJP) pada cardiac event, transportasi pasien secara aman, penanganan cedera muskuloskeletal (balut bidai), dan penerapan prinsip PRICE pada cedera akut.
- Mampu merancang dan melaksanakan medical coverage pada cabang olahraga tim dan endurance (football serta race running), termasuk penanganan exercise-associated muscle cramps.
- Mampu merancang medical coverage pada olahraga akuatik (swimming), raket, dan beladiri (martial arts), termasuk penanganan kondisi spesifik cabang olahraga (drowning, cedera non-kontak, epistaksis), serta mengembangkan diri secara berkelanjutan dan berkolaborasi dalam tim kesehatan keolahragaan.