Kajian berbagai jenis biota perairan yang dapat dibudidayakan untuk pemenuhan kebutuhan bahan pangan, kesehatan, sandang, dan rekreasi dalam mendukung kesejahteraan manusia.Penyajian kuliah dilaksanakan dalam bentuk kajian teoritis dan praktikum di lapangan dan laboratorium.
CPMK
Aktifitas Pembelajaran
Pertemuan 1
Ruang lingkup Teknologi Budidaya Biota Air.
Date 2 September 2025
Pertemuan 2
Prospek pengembangan budidaya biota air di Indonesia
Date 9 September 2025
Pertemuan 3
Jenis-jenis biota air yang dibudidayakan
Date 16 September 2025
Pertemuan 4
Jenis- jenis biota air bernilai ekonomi.
Date 23 September 2025
Pertemuan 5
Potensi biota air sebagai bioindikator
Date 30 September 2025
Pertemuan 6
Peran biota air sebagai bahan baku untuk kesehatan obat-obatan, dan kosmetika
Date 7 Oktober 2025
Pertemuan 7
Peran biota air dalam pengendalian pencemaran.
Date 14 Oktober 2025
Pertemuan 8
UTS
Date 21 Oktober 2025
Pertemuan 9
Peran biota air untuk pemenuhan kebutuhan rekreasi.
Date 28 Oktober 2025
Pertemuan 10
Prospek pengembangan budidaya alga.
Date 4 November 2025
Pertemuan 11
Terampil melakukan kultur alga di laboratorium
Date 11 November 2025
Pertemuan 12
System budidaya dan manajemen usaha yang diterapkan oleh pelaku usaha budidaya.
Date 18 November 2025
Pertemuan 13
Tata cara budidaya biota air tawar
Date 25 November 2025
Pertemuan 14
Tata cara budidaya biota air payau
Date 2 Desember 2025
Pertemuan 15
Tata cara budidaya biota air laut. Menjelaskan system pengolahan hasil budidaya biota air
Kajian tentang konsep-konsep dasar: Stoikhiometri, Struktur Atom & Sistem Periodik Unsur, Ikatan Kimia, Larutan, Sistem Koloid, Energetika, Laju Reaksi, Kesetimbangan Kimia, Redoks & Elektrokimia, Kimia
Memahami konsep dasar Biologi sebagai ilmu, struktur dan fungsi sel, metabolisme yang mencakup transpor, fotosintesis dan respirasi, genetika, keanekaragaman makhluk hidup dan nomenklatur, asal usul
Mata kuliah Bahasa Indonesia membahas 1) sejarah, fungsi, dan kedudukan bahasa Indonesia; 2) kesantunan berbahasa Indonesia; 3) membaca kritis; 4) karakteristik bahasa Indonesia ilmiah; 5)