Deskripsi Mata Kuliah
Mata kuliah Neurosains memberikan pemahaman mendasar tentang struktur dan fungsi sistem saraf manusia serta hubungannya dengan fungsi tubuh, khususnya dalam konteks fisioterapi. Isi mata kuliah mencakup anatomi dan fisiologi sistem saraf pusat dan perifer, mekanisme neurotransmisi, dasar-dasar neuroplastisitas, serta prinsip-prinsip integrasi sensorimotor. Tujuannya adalah agar mahasiswa mampu mengaplikasikan pengetahuan neurosains dalam menilai dan menangani gangguan neurologis, memahami dasar patologi kondisi saraf, serta merancang intervensi fisioterapi yang berbasis bukti ilmiah. Ruang lingkup meliputi neurosains klinis yang relevan dengan praktik fisioterapi, seperti mekanisme nyeri, kontrol motorik, pemulihan fungsi pasca cedera saraf, dan dampak penuaan pada sistem saraf.
CPMK
- Menerapkan prinsip-prinsip dasar neurosains dalam menjelaskan mekanisme kontrol saraf terhadap sistem muskuloskeletal pada manusia (C3)
- Menganalisis hubungan antara struktur dan fungsi sistem saraf pusat dan perifer dalam konteks gerak dan fungsi tubuh manusia (C4)
- Mengevaluasi temuan pemeriksaan neurologis untuk menentukan gangguan fungsi saraf pada kasus-kasus fisioterapi (C5)
- Mengevaluasi perkembangan terkini dalam neurosains dan relevansinya terhadap praktik fisioterapi berbasis bukti (C5)
- Menciptakan strategi edukasi pasien tentang mekanisme neurologis yang mendasari kondisi mereka dengan mempertimbangkan nilai budaya dan etika (C6)