Mata kuliah Perawatan Rambut membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam melakukan pelayanan perawatan dan penataan rambut sesuai karakteristik rambut dan kulit kepala serta kebutuhan pelanggan. Materi pembelajaran mencakup konsep dan karakteristik rambut, analisis kondisi rambut dan kulit kepala, sanitasi dan higiene, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), persiapan area kerja, alat, bahan, lenan dan kosmetika, konsultasi pelanggan, penyampoan, dry treatment, creambath, hair spa, hair mask, styling, penggunaan alat penataan rambut, pratata rambut, serta penataan rambut dan sanggul dewi 1,2 dan 3. Model pembelajaran utama yang digunakan adalah Project Based Learning (PjBL), yang dipadukan dengan Case-Based Learning/Case Study dan pembelajaran praktik. Melalui model tersebut mahasiswa diarahkan untuk menyelesaikan permasalahan nyata dalam pelayanan perawatan rambut mulai dari melakukan konsultasi, menganalisis kondisi rambut dan kulit kepala, menentukan jenis pelayanan, merencanakan prosedur, melakukan praktik sesuai Prosedur Operasional Standar (POS), mengevaluasi hasil, memberikan aftercare, melakukan sanitasi dan penataan kembali area kerja, serta mendokumentasikan hasil dalam bentuk portofolio. SDG 4 – Quality Education (Pendidikan Bermutu) Mata kuliah mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi pengetahuan, keterampilan teknis, keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Keterkaitan paling kuat berada pada Target 4.3, yaitu akses terhadap pendidikan vokasional dan pendidikan tinggi yang berkualitas, serta Target 4.4, yaitu peningkatan keterampilan teknis dan vokasional yang relevan untuk pekerjaan, pekerjaan layak, dan kewirausahaan. SDG 8 – Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) Pembelajaran membekali mahasiswa dengan kompetensi praktis perawatan dan penataan rambut, budaya kerja industri, pelayanan pelanggan, kreativitas, serta kemampuan menghasilkan jasa kecantikan yang dapat mendukung kesiapan kerja dan pengembangan usaha di bidang kecantikan. Hal ini selaras dengan Target 8.3 tentang produktivitas, penciptaan pekerjaan, kewirausahaan, kreativitas dan inovasi serta Target 8.5 tentang pekerjaan produktif dan pekerjaan layak. SDG 12 – Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) Efisiensi penggunaan kosmetika, air dan bahan, sanitasi, pengurangan limbah, serta pengelolaan limbah praktik kecantikan.